Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Presiden Joko Widodo akan datang ke Pekanbaru 15 Desember nanti. Selain mengikuti penambalan ge" />
Rabu, 22 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Lurah di Pekanbaru Diminta Kerahkan Massa saat Jokowi Datang ke Riau
Rabu 12 Desember 2018, 05:48 WIB
Joko Widodo Presiden RI
Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Presiden Joko Widodo akan datang ke Pekanbaru 15 Desember nanti. Selain mengikuti penambalan gelar adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Riau, kedatangan Joko Widodo juga untuk membagikan sertifikat tanah Program Nasional Agraria (Prona). Karena itu, setiap kelurahan yang ada di Pekanbaru diminta mengerahkan 300 orang massa. 

Salah satu Lurah di Pekanbaru berinisial FR, membenarkan pihaknya mendapatkan tugas untuk mengerahkan 300 massa saat kedatangan Joko Widodo nanti.

“Tugas kami dari pihak kelurahan memang diminta menghubungi warga yang akan menerima sertifikat Prona tersebut. Selain itu, sebagai Presiden, Pak Jokowi diinformasikan akan memberikan Sembako ke warga, makanya kami diberikan tugas untuk mengerahkan massa,” kata lurah yang meminta namanya lengkapnya tidak disebutkan, Rabu (12/12/2018).

Ia menambahkan, khusus untuk wilayah yang padat penduduk dalam rapat terakhir diminta masing-masing kelurahan mengerahkan 300 massa.

“Kecamatan Tampan kan ada 9 Kelurahan, makanya per kelurahan 300 orang dengan total 2800 massa. Massa 300 orang ini lah lurah yang mengatur masanya, entah dari PKK, RT, RW atau warga tidak mampu dan lainnya,” katadia.

Ia menyebutkan, 300 massa yang dikerahkan memang tidak semuanya mendapatkan sertifikat Prona. Hanya saja, nantinya 300 massa yang didatangkan tersebut akan diberikan Sembako.

“Untuk teknisnya kami belum tahu, karena sampai hari ini kuotanya masih belum fix. Dari 300 orang itu belum pasti juga dapat Sembako semua. Yang jelas ditekankan ke kami ini kedatangan Pak Jokowi bukan sebagai Capres tapi sebagai Kepala Pemerintah atau Negara,” ujarnya.Rls/cakaplah




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top