Kuansing. Lubuk Jambi. RIAUMADANI. com - Panen perdana atau panen raya bawang merah dari biji (TSS) dilaksanakan d" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Pertanian
Desa Kinali Kuantan Mudik Akan Jadi Sentra Bawang Merah
Jumat 02 November 2018, 04:00 WIB
Panen perdana atau panen raya bawang merah dari biji (TSS) dilaksanakan di Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (31/10/2018).

Kuansing. Lubuk Jambi. RIAUMADANI. com - Panen perdana atau panen raya bawang merah dari biji (TSS) dilaksanakan di Desa Kinali Kecamatan Kuantan Mudik Kabupaten Kuantan Singingi, Rabu (31/10/2018).          

Desa Kinali ini direncanakan akan menjadi sentra bawang merah. Hingga penanaman bawang secara besar dilakukan di desa tersebut.  Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi turun langsung  panen raya, didampingi Kepala Dinas Pertanian Kuansing Ir Emmerson dan Wakil Ketua DPRD Kuansing Sardiyono AMd.                                                 

Mengenaini, Camat Kuantan Mudik Drs Jevrian Apriadi MSi membenarkan bahwa Desa Kinali akan dijadikan sentra bawang merah. Berdampingan dengan desa-desa lainnya, seperti Desa Aur Duri akan dijadikan sentra cabai merah, sedangkan Desa Pebaun Hilir menjadi sentra pariwisata.

"Ini berkaitan dengan adanya inovasi desa, maka desa di Kecamatan Kuantan Mudik akan dijadikan sentra dengan unggulan masing-masing," terang camat.

Selanjutnya, Bupati Kuantan Singingi H Mursini menyampaikan apresiasi kepada petani Kelompok Tani Serba Jadi Desa Kinali, yang melakukan inovasi baru di Kuantan Mudik.                       

"Saya berharap kepada petani lainnya akan mengikuti inovasi lagi di setiap desa," harap Bupati Mursini.

Bupati menambahkan, dengan hasil padi 18 ribu ton per hektar saat ini di Kuasing, belum memenuhi kebutuhan masyarakat Kuansing. Oleh karena itu, Bupati Mursini juga berharap ke depan, hasil pertanian padi dapat ditingkatkan. Sehingga produksi padi di Kuansing dapat meningkat.    "Saya mengajak petani untuk bersemangat melaksanakan inovasi baru di bidang pertanian. Khususnya di Kecamatan Kuantan Mudik," harap Bupati Mursini. (SR/MU)




Editor : Tis
Kategori : Kuansing
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top