Teluk Kuantan. Benai. RIAUMADANI. com  - Kepolisian Sektor (Polsek) Benai, Res Kuansing menyita sekitar 240 liter tuak " />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Hukum
Polsek Benai Sita 240 Liter Tuak di Desa Langsat Hulu
Rabu 31 Oktober 2018, 13:12 WIB
Kepolisian Sektor (Polsek) Benai, Res Kuansing menyita sekitar 240 liter tuak (minuman tradisional) dibeberapa tempat di Desa Langsat Hulu, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing, 
Teluk Kuantan. Benai. RIAUMADANI. com  - Kepolisian Sektor (Polsek) Benai, Res Kuansing menyita sekitar 240 liter tuak (minuman tradisional) dibeberapa tempat di Desa Langsat Hulu, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau, Selasa (30/10/18).

Minuman beralkohol buatan lokal itu diamankan (sita) dari rumah produksi milik Prantau ,40, Dusun Rawa Asri, Desa Langsat Hulu. Dari rumah Prantau diamankan sekitar 80 liter tuak. Kemudian Tim Polsek mendatangi kediaman Nelson Sinaga ,38, masih di Dusun yang sama. Dari Rumah Nelson diamankan sekitar 3 Jerigen minuman jenis tuak diperkirakan sekitar 50 liter.

Selanjutnya menyasar rumah Budi silaban ,47, di Dusun Kembang, Desa Langsat Hulu. Dari rumah Silaban diamankan 3 jerigen minuman jenis tuak diperkirakan sekitar 50 liter.

Sedangkan dari rumah Muka yani ,51, di Desa Langsat Hulu, polisi mengamankan 2 jerigen minuman jenis tuak diperkirakan sekitar 60 liter.

Sementara warga bernama Yatno, Presli ,38, di Dusun Rawa Asri, Desa Langsat Hulu yang sebelumnya juga memproduksi tuak, belakangan sudah tidak memproduksi minuman tersebut.

Selain menyita barang bukti, tidak ada tindakan hukum terhadap para produsen minuman tuak tersebut. Mereka hanya diberi teguran dan pengarahan agar tidak lagi membuat tuak.

Personel yang turun menertipkan pembuatan minuman tuak tersebut, Kanit Intelkam Bripka Afrizal, Kanit Reskrim Bripka Eko Kurnia SH, Bhabinkamtibmas Brigadir Aldestan, anggotan Reskrim Brigadir Rizqa Al Amin dan Sekdes Desa Langsat Hulu, Ketua Karang Taruna dan Satgas Langsat Hulu. (rilis)



Editor : Tis
Kategori : Kuansing
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top