Rencana Pembangunan di APBD Riau 2019
Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi
Tim Transisi Gubernur Terpilih Syamsuar Bahas Bersama TAPD Rencana Pembangunan di APBD Riau 2019
Senin 29 Oktober 2018, 06:35 WIB
Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi
Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Tim transisi gubernur terpilih Syamsuar sudah membahas tentang rencana pembangunan yang diakomodir di APBD Riau 2019, dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Pemprov Riau. Setidaknya ada tiga detail engineering design (DED) yang diusulkan.
Tiga DED pembangunan fisik yang diusulkan dalam APBD Riau 2019 antara lain, Qur an Center, Riau Kreatif Hub, dan bandara. Hanya saja, lokasi pembangunan masih belum ditentukan.
Misalnya, Qur an Center. Informasi yang beredar, Quran Center dibangun di komplek Purna MTQ. Tapi, Pemprov Riau belum bisa memastikan itu. "Kita juga belum dapat untuk penegasan lokasi. Misalnya Qur an Center. Sampai rapat terakhir, belum dipertegas," kata Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi, kemarin.
Riau Kreatif Hub juga diusulkan untuk DED-nya di APBD Riau 2019. Hal ini juga sudah menjadi kesepakatan antara TAPD Pemprov Riau dengan tim transisi gubernur terpilih Syamsuar. "Kedua tentang Kreatif Hub. Ini juga belum ada penegasan lokasinya. Ini masih pending," ujar Ahmad Hijazi.
Riau Kreatif Hub menjadi program Syamsuar sebelum terpilih. Ini sengaja dibangun, sebagai wadah dan tempat berkarya anak muda Riau. Terutama dalam sektor industri kreatif yang selama ini dinilai karya dan aspirasi anak muda tidak difasilitasi.
Selanjutnya kata Ahmad Hijazi, terkait pembangunan atau pemindahan bandara Riau. Ini juga menjadi usulan tim transisi. Namun ini masih tertunda, mengingat apakah pembangunan bandara boleh dilakukan oleh pemerintah daerah. Terlebih dahulu ditinjau dari segi kewenangannya.
"Fisibility study (studi kelayakan) tentang bandara. Ini perlu kita konsultasikan ke kementerian. Kalau kewenangan pusat, apakah boleh daerah menganggarkan. Jadi ada dua yang kita lalui, pertama soal kewenangan, kedua soal persetujuan DPRD," kata Ahmad Hijazi.
Secara umum kata dia, ada persamaan persepsi antara TAPD dengan tim transisi. Tidak hanya pembangunan fisik, tapi juga terkait dengan pendidikan dan kesehatan. "Kita tak mengukur persentase. Jadi tiga sektor itu, umumnya hampir sama persepsi," ujarnya.
Seperti di Pendidikan kata Ahmad Hijqzi, 80 persen sama persepsinya dengan tim transisi. "20 persen lagi paling-paling penyesuaian," ujarnya.
Sektor kesehatan lebih banyak lagi. Katanya, ada sekitar 90 persamaan persepsi TAPD dengan tim transisi. Selebihnya juga penyesuaian. "Penyesuaian-penyesuaian itu menyangkut volume, lokasi, dan kita bahas bersama DPRD," sebut Ahmad Hijazi.
"Kemudian infrastruktur, sekitar 70 persen sama persepsinya. Cuma mereka hanya ingin menambah DED saja. Mengenai yang mencoret-coret itu, tidak ada. Sudah kita luruskan semua," sambungnya.
Dia juga menyebut, memang ada anggota tim transisi yang mengusulkan untuk mencoret. "Tapi secara keseluruhan tidak. Karena mekanisme perencanaannya melalui Musrenbang yang diusulkan oleh kabupaten. Seperti jalan di Kubu, Kampar Kiri, tidak mungkin itu dianulir," ujarnya.
"Memang ada salah seorang anggota yang mengusulkan untuk dihapus, tapi yang menentukan tim secara keseluruhan. Tapi sekarang sudah tidak ada masalah," tegasnya.
Terkait dengan DED yang diusulkan tersebut kata Ahmad Hijazi, tidak serta merta diakomodir. Harus melalui pembahasan dengan Badan anggaran (Banggar) di DPRD Riau. Selanjutnya diparipurnakan untuk disetujui.
"Yang sifatnya lain hanya penambahan DED. DED ini juga akan dibahas bersama dewan. Yang jelas materinya sudah masuk ke DPRD pada tanggal 24 Oktober lalu," kata dia. (mcr/rls)
Tiga DED pembangunan fisik yang diusulkan dalam APBD Riau 2019 antara lain, Qur an Center, Riau Kreatif Hub, dan bandara. Hanya saja, lokasi pembangunan masih belum ditentukan.
Misalnya, Qur an Center. Informasi yang beredar, Quran Center dibangun di komplek Purna MTQ. Tapi, Pemprov Riau belum bisa memastikan itu. "Kita juga belum dapat untuk penegasan lokasi. Misalnya Qur an Center. Sampai rapat terakhir, belum dipertegas," kata Sekdaprov Riau, Ahmad Hijazi, kemarin.
Riau Kreatif Hub juga diusulkan untuk DED-nya di APBD Riau 2019. Hal ini juga sudah menjadi kesepakatan antara TAPD Pemprov Riau dengan tim transisi gubernur terpilih Syamsuar. "Kedua tentang Kreatif Hub. Ini juga belum ada penegasan lokasinya. Ini masih pending," ujar Ahmad Hijazi.
Riau Kreatif Hub menjadi program Syamsuar sebelum terpilih. Ini sengaja dibangun, sebagai wadah dan tempat berkarya anak muda Riau. Terutama dalam sektor industri kreatif yang selama ini dinilai karya dan aspirasi anak muda tidak difasilitasi.
Selanjutnya kata Ahmad Hijazi, terkait pembangunan atau pemindahan bandara Riau. Ini juga menjadi usulan tim transisi. Namun ini masih tertunda, mengingat apakah pembangunan bandara boleh dilakukan oleh pemerintah daerah. Terlebih dahulu ditinjau dari segi kewenangannya.
"Fisibility study (studi kelayakan) tentang bandara. Ini perlu kita konsultasikan ke kementerian. Kalau kewenangan pusat, apakah boleh daerah menganggarkan. Jadi ada dua yang kita lalui, pertama soal kewenangan, kedua soal persetujuan DPRD," kata Ahmad Hijazi.
Secara umum kata dia, ada persamaan persepsi antara TAPD dengan tim transisi. Tidak hanya pembangunan fisik, tapi juga terkait dengan pendidikan dan kesehatan. "Kita tak mengukur persentase. Jadi tiga sektor itu, umumnya hampir sama persepsi," ujarnya.
Seperti di Pendidikan kata Ahmad Hijqzi, 80 persen sama persepsinya dengan tim transisi. "20 persen lagi paling-paling penyesuaian," ujarnya.
Sektor kesehatan lebih banyak lagi. Katanya, ada sekitar 90 persamaan persepsi TAPD dengan tim transisi. Selebihnya juga penyesuaian. "Penyesuaian-penyesuaian itu menyangkut volume, lokasi, dan kita bahas bersama DPRD," sebut Ahmad Hijazi.
"Kemudian infrastruktur, sekitar 70 persen sama persepsinya. Cuma mereka hanya ingin menambah DED saja. Mengenai yang mencoret-coret itu, tidak ada. Sudah kita luruskan semua," sambungnya.
Dia juga menyebut, memang ada anggota tim transisi yang mengusulkan untuk mencoret. "Tapi secara keseluruhan tidak. Karena mekanisme perencanaannya melalui Musrenbang yang diusulkan oleh kabupaten. Seperti jalan di Kubu, Kampar Kiri, tidak mungkin itu dianulir," ujarnya.
"Memang ada salah seorang anggota yang mengusulkan untuk dihapus, tapi yang menentukan tim secara keseluruhan. Tapi sekarang sudah tidak ada masalah," tegasnya.
Terkait dengan DED yang diusulkan tersebut kata Ahmad Hijazi, tidak serta merta diakomodir. Harus melalui pembahasan dengan Badan anggaran (Banggar) di DPRD Riau. Selanjutnya diparipurnakan untuk disetujui.
"Yang sifatnya lain hanya penambahan DED. DED ini juga akan dibahas bersama dewan. Yang jelas materinya sudah masuk ke DPRD pada tanggal 24 Oktober lalu," kata dia. (mcr/rls)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan