Minggu, 19 Juli 2026

Breaking News

  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat   ●   
  • Pemprov Riau Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kantor Gubernur, Malam Ini!    ●   
  • Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA   ●   
  • Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan   ●   
  • LSP PIP Semarang Gelar Pelatihan dan Uji Kompetensi TKBM Pelabuhan Tanjung Buton Sungai Apit berjalan Lancar   ●   
Kenaikan Harga
Harga Cabai Merah di Pekanbaru Rp.80 Ribu/KG Naik 100 Persen
Jumat 07 November 2014, 01:11 WIB
POTO INT.  iLUSTARSI

PEKANBARU. Riaumadani. com - Isu gejolak akan naiknya Bahan Bakar Minyak [BBM], sudah dirasakan warga Pekanbaru, khussnya bagi ibu-ibu rumah tangga, harga cabai melonjak tajam. Kondisi ini terpantau di beberapa pasar yang ada dikota Pekanbaru. Harga yang semula Rp40 ribu per kilo melonjak 100 % dari  harga biasanya.

Cabai yang didatangkan dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat tersebut naik semenjak sepekan terakhir. Kondisi ini membuat beberapa kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) mengeluh.

"Cabe mahal sekali. Biasa saya beli Rp40 ribu sekilo dipasar, sekarang sudah Rp80 ribu," kata seorang yang berbelanja, kepada wartawan, Kamis [6/11/2014].

Naiknya harga cabai merah tersebut, juga diakui oleh salah seorang pedagang pasar H Agus Salim, H Fatmi.

"Sekarang cabe yang didatangkan disumbar sulit diperoleh. Karena banyaknya permintaan pasar dan sulitnya mendapatkan cabe dalam beberapa hari ini, terpaksa harganya dibuat naik," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang [Kabid] Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba H Sulaiman, saat dikonfirmasi tentang kenaikan harga cabai merah ini menuturkan bahwa hal itu disebabkan karena kendala faktor cuaca gagal panen di tingkat petani.

"Karena faktor kendala cuaca, persediaan barang di tingkat distribusi dan ditingkat pedagang mengalami kesulitan harga cabai merah asal Bukit Tinggi di jual mencapai sebesar Rp80 ribu perkilonya. Sedangkan cabai merah asal Jawa Rp60 ribu perkilonya," ungkapnya.

Dikatakannya lagi, kenaikan cabai merah secara signifikan tersebut bertepatan dengan isu kenaikan Bahan Bakar Minyak [BBM]. " jelas Irba, kenaikan harga cabai melewati yang diprediksikan selama ini.**




Editor : TIS
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top