BANGKINANG KOTA, RIAUMADANI.COM - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar menggelar rapat medissi penyelesai" />
Jumat, 30 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
DISBUNNAKKESWAN
Disbun Kampar Mediasi PT SPS Dengan Kelompok Tani Patambor
Kamis 11 Oktober 2018, 02:16 WIB
Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar menggelar rapat medissi penyelesaian sengketa lahan seluas 200 hektar antara kelompok tani Patambor Ksmpar Jaya Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampa dengan PT
BANGKINANG KOTA, RIAUMADANI.COM - Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kampar menggelar rapat medissi penyelesaian sengketa lahan seluas 200 hektar antara kelompok tani Patambor Ksmpar Jaya Desa Pulau Birandang Kecamatan Kampa dengan PT Surya Palma Sejahtera (SPS) Rabu (10/10/2018).

Rapat yang dilaksanakan diruang rapat Disbunakkeswan Kampar ini dipimpin langsung Kadis H.Ir  Bustan dan dihadiri Sri Murliati bagian hukum Setda Kampar, Dalisman Kades Pulau Birandang, Viktor Manurung Ketua Kelompok tani Patambor Kampar Jaya dan anggota, Tambur Hsrianja ketua DPD JMN Riau, Saiful Bahri Manager Kebun PT SPS, Hairam MS humas SPS, H Hamsar masyarakat Pulau Birandang.  

Rapat mediasi tersebut menghasilkan kesepakatan sebagai berikut, Disbunakkeswan meminta PT SPS menyerahkan dokumen kepemilikan lahan yang dimiliki serta Peta koordinat kebun yang dimiliki, melakukan pengecekan koordinat ke lokasi yang disengketakan dengan turun bersama ke lapangan dan PT SPS nenyetujui untuk mendampingi tim ke lokasi.

Disampaikan Bustan, kita dari tim akan menentukan nanti tanggal berapa kita akan turun bersama ke lokasi yang disengketakan untuk mengecek titik koordinat dan hasilnya akan kita sampaikan ke Bupati Kampar untuk diambil langkah selanjutnya," ujarnya.

"Saya berharap setelah sama - sama turun ke lokasi nanti ada titik terang sehingga permasalahan ini bisa kita selesaikan," harapnya..

Kelompok tani Patambor Kmpar Jaya Desa Pulau Birandang menduga lahan milik mereka seluas 200 hektar dikuasai alias diambil oleh PT SPS dengan memperlihatkan bukti kepemilikannya.

Sementara itu manager PT SPS Saiful Bahri membantah tudingan tersebut, " kami tidak ada mengambil lahan milik masyarakat dan kami bekerja sesuai dengan izin yang ada," ungkapnya.

(and)



Editor : ANDRIANI
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top