Anugerah LAM Buat Presiden Penyair
Sutardji Calzoum Bachri (SCB).
LAM Anugerahi Presiden Penyair Indonesia Datuk Seri Pujangga Utama
Kamis 04 Oktober 2018, 08:28 WIB
Sutardji Calzoum Bachri (SCB).
Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Datuk Seri Pujangga Utama merupakan gelar adat kehormatan yang diberikan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) kepada sastrawan terkemuka Sutardji Calzoum Bachri (SCB). Gelar ini akan ditabalkan kepada yang bersangkutan dalam suatu upacara adat khusus hari Rabu, 7 November mendatang.
Demikian antara lain hasil musyawarah Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR hari Rabu (3/10/18). “Sebutan itu merupakan pilihan dari beberapa sebutan yang diajukan anggota MKA maupun dari luar MKA,†kata Ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri H. Al azhar kepada pers.
Gelar tersebut merujuk pada sisi pengabdian yang diperlihatkan SCB secara luar biasa. Ia tidak saja sastrawan, tetapi pemikir sastra, bahkan mengimplementasikan nilai-nilai pemuliaan terhadap manusia dalam kehidupannya. Dia adalah sastrawan yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa dekade terakhir dengan berbagai pencapaian khusus yang menunjukkan sebagai suatu keutamaan.
SCB secara berani dan berhasil mengusung jati dirinya menjadi sesuatu yang tidak saja Indonesia, tetapi sastra secara umum. Bagi Riau, hal tersebut menjadi makin bermakna karena dengan sadar ia berpijak pada tradisi yang ada di kawasan ini antara lain mantera sebagai medium pengabdian kata-kata.
Dalam alam Melayu banyak sekali ungkapan senada, misalnya tergambar dari makna bahasa menunjukkan bangsa. Hal ini pasti lahir dari kepedulian yang besar terhadap keberadaan bahasa.
“Alasan lain tentu masih banyak,†kata Al azhar seraya menambahkan, alasan-alsan tersebut menyebabkan LAMR khususnya merasa bangga. Gelar adat kehormatan merupakan salah satu bentuk perasaan LAMR tersebut.
Dilembagakan sejak tahun 1970, sampai sekarang LAMR baru memberi gelar adat kehormatan kepada delapan tokoh. Sebelum ini, gelar tersebut diberikan kepada Ustadz Abdul Somad dan Rida K.Liamsi. Bambang Susilo Yudhoyono dan Hamengkubuwono X juga sempat menerima gelar adat kehormatan tersebut.
Sutardji lahir di Rengat, Riau, 24 Juni 1941. Mengalami masa kanak-kanak di berbagai kota di Riau seperti di Bengkalis, Pasirpengaraian, dan Pekanbaru, ia menyelesaikan SMP dan SMA di Tanjungpinang. Dari kota ini, ia berpindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolah, kemudian kini menetap di Bekasi bersama isteri dan seorang anaknya.(Tis)
Demikian antara lain hasil musyawarah Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR hari Rabu (3/10/18). “Sebutan itu merupakan pilihan dari beberapa sebutan yang diajukan anggota MKA maupun dari luar MKA,†kata Ketua Umum MKA LAMR, Datuk Seri H. Al azhar kepada pers.
Gelar tersebut merujuk pada sisi pengabdian yang diperlihatkan SCB secara luar biasa. Ia tidak saja sastrawan, tetapi pemikir sastra, bahkan mengimplementasikan nilai-nilai pemuliaan terhadap manusia dalam kehidupannya. Dia adalah sastrawan yang paling banyak dibicarakan dalam beberapa dekade terakhir dengan berbagai pencapaian khusus yang menunjukkan sebagai suatu keutamaan.
SCB secara berani dan berhasil mengusung jati dirinya menjadi sesuatu yang tidak saja Indonesia, tetapi sastra secara umum. Bagi Riau, hal tersebut menjadi makin bermakna karena dengan sadar ia berpijak pada tradisi yang ada di kawasan ini antara lain mantera sebagai medium pengabdian kata-kata.
Dalam alam Melayu banyak sekali ungkapan senada, misalnya tergambar dari makna bahasa menunjukkan bangsa. Hal ini pasti lahir dari kepedulian yang besar terhadap keberadaan bahasa.
“Alasan lain tentu masih banyak,†kata Al azhar seraya menambahkan, alasan-alsan tersebut menyebabkan LAMR khususnya merasa bangga. Gelar adat kehormatan merupakan salah satu bentuk perasaan LAMR tersebut.
Dilembagakan sejak tahun 1970, sampai sekarang LAMR baru memberi gelar adat kehormatan kepada delapan tokoh. Sebelum ini, gelar tersebut diberikan kepada Ustadz Abdul Somad dan Rida K.Liamsi. Bambang Susilo Yudhoyono dan Hamengkubuwono X juga sempat menerima gelar adat kehormatan tersebut.
Sutardji lahir di Rengat, Riau, 24 Juni 1941. Mengalami masa kanak-kanak di berbagai kota di Riau seperti di Bengkalis, Pasirpengaraian, dan Pekanbaru, ia menyelesaikan SMP dan SMA di Tanjungpinang. Dari kota ini, ia berpindah ke Bandung untuk melanjutkan sekolah, kemudian kini menetap di Bekasi bersama isteri dan seorang anaknya.(Tis)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Budaya |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham