Korupsi Proyek Semenisasi
Proyek Semenisasi jl,Hasanudin Gg,Hasanudin Kel,Rintis di duga Korupsi material karena baru siap di kerjakan sudah Pecah-pecah
Dugaan Korupsi Proyek Semenisasi Gg Hasanudin Rintis Kecamatan Lima Puluh
Selasa 04 November 2014, 01:36 WIB
Proyek Semenisasi jl,Hasanudin Gg,Hasanudin Kel,Rintis di duga Korupsi material karena baru siap di kerjakan sudah Pecah-pecah
PEKANBARU. Riaumadani. com - Warga RW 01 Kelurahan Rintis Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, mengeluhkan proyek semenisasi yang ada di Jalan Hassanudin Gang Hassanudin 1. Sebab, warga menduga pengerjaan semenisasi jalan tersebut tak sesuai bestek.
"Kita protes, masak gang rumah ini disemen tipis sekali. Kami yakin ada penyimpangan dalam pengerjaan proyek semenisasi ini kontraktornya main bahan. Masak baru disemen sebagian jalan sudah pecah-pecah," kata salah seorang warga RT 05 RW 01 Kelurahan Rintis, Budi Darma, kepada wartawan saat ditemui di lokasi.
Berangkat dari keluhan warga, Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat [LPM] Kelurahan Rintis Endro, turun ke lokasi. Dari peninjauannya di lapangan, Endro mengakui bahwa proyek semenisasi tersebut terdapat kesalahan. Hal itu diakuinya setelah melakukan pengukuran langsung di lapangan. Dari hasil pengukurannya, terlihat ketebalan semenisasi hanya 5 cm.
"Jalan ini disemenisasi tapi sangat tipis sekali. Kalau mobil masuk jalan ini rusak. Harusnya ketebalan semenisasi normalnya 15 cm. Yang buat kita heran, belum sampai dua hari jalan ini sudah banyak yang pecah-pecah," ucap Endro.
Selain menyalahi, Endro melihat proyek semenisasi dari Kecamatan Lima Puluh tersebut menyalahi kriteria. Karena dari masuk jalan hingga ke ujung ketebalan semenisasi makin tipis mencapai 4cm.
"Ketebalan semenisasinya seperti naik tangga. Dari atas 5cm turun ke bawah jadi kecil hingga 4-3cm. Sebagian sudah banyak yang pecah. Bahkan semenisasi ini tidak dilapis saya lihat," paparnya..**
"Kita protes, masak gang rumah ini disemen tipis sekali. Kami yakin ada penyimpangan dalam pengerjaan proyek semenisasi ini kontraktornya main bahan. Masak baru disemen sebagian jalan sudah pecah-pecah," kata salah seorang warga RT 05 RW 01 Kelurahan Rintis, Budi Darma, kepada wartawan saat ditemui di lokasi.
Berangkat dari keluhan warga, Sekretaris Lembaga Pemberdayaan Masyarakat [LPM] Kelurahan Rintis Endro, turun ke lokasi. Dari peninjauannya di lapangan, Endro mengakui bahwa proyek semenisasi tersebut terdapat kesalahan. Hal itu diakuinya setelah melakukan pengukuran langsung di lapangan. Dari hasil pengukurannya, terlihat ketebalan semenisasi hanya 5 cm.
"Jalan ini disemenisasi tapi sangat tipis sekali. Kalau mobil masuk jalan ini rusak. Harusnya ketebalan semenisasi normalnya 15 cm. Yang buat kita heran, belum sampai dua hari jalan ini sudah banyak yang pecah-pecah," ucap Endro.
Selain menyalahi, Endro melihat proyek semenisasi dari Kecamatan Lima Puluh tersebut menyalahi kriteria. Karena dari masuk jalan hingga ke ujung ketebalan semenisasi makin tipis mencapai 4cm.
"Ketebalan semenisasinya seperti naik tangga. Dari atas 5cm turun ke bawah jadi kecil hingga 4-3cm. Sebagian sudah banyak yang pecah. Bahkan semenisasi ini tidak dilapis saya lihat," paparnya..**
| Editor | : | Amsar-ra |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan