Sektor Pertanian Kuansing
Kepala Dinas Perikanan kabupaten Kuantan Singingi Ir.Emmerson
Emmerson : Sektor perkembangan Ekonomi Budidaya Ikan Di Kuansing Meningkat
Kamis 06 September 2018, 22:55 WIB
Teluk Kuantan. RIAUMADANI. com - Kepala Dinas Perikanan Ir.Emmerson yang di dampingi staff Sepriwarman Coffe morning dengan wartawan Lintas Media Kuansing, menyampaikan Sektor perkembangan budidaya ikan di kuansing terus mengalami peningkatan Kamis (6/9/2018) Teluk Kuantan.
Banyak hal yang di perbincangkan seputaran persoalan Usaha Perikanan di Kuantan Singingi, Emmerson seorang insinyur Perikanan terlihat gamblang membentang kan persoalan Perikanan di Kabupaten Kuansing, mulai dari ketersediaan benih, Pelet, sampai persoalan pemasaran semuanya disampaikan dengan jelas oleh Emmerson.
Mulai dari persoalan ketersediaan benih ikan di Kuansing kata Emmerson masih tersedia dengan memadai, suplai dari hectary Perikanan dan Balai Beni Ikan (BBI) yang berlokasi di Desa Marsawah Kecamatan Sentajo Raya masih mencukupi untuk kebutuhan benih petani ikan di Kuansing, Menurutnya kebutuhan benih untuk petani Kuansing berkisar 700 sampai 1 juta ekor, perbulan ini masih dapat di suplay dari penangkar benih yang ada di Kuansing saat ini," ungkap Emerson.
Selain penangkar benih yang kita miliki khusus dinas perikanan kita juga melakukan pembinaan terhadap usaha perikanan perorangan, saat ini telah ada di beberapa Kecamatan di Kuansing petani yang lansung melakukan penangkaran benih secara mandiri, ini termasuk bagian dari usaha dinas perikanan untuk menciptakan kemandirian para petani Kuansing," ungkapnya.
"Menyangkut kualitas benih dinas perikanan memiliki tenaga pengawas kualitas benih, yang selalu melakukan peninjauan ke lokasi pembudidaya benih di Kecamatan," ucapnya.
Ketersediaan lahan BBI 260 hektar tahun 2018, saat ini baru tergarap sekitar 50 hektar, jika seluruh lahan BBI ini bisa kita garap akan memberikan dampak yang luar biasa terhadap perekonomian daerah, terutama sektor Perikanan.
Pengembangan usaha perikanan dan pusat pelatihan perikanan, masih akan terus kita tingkatkan, kedepan kata Emmerson kita juga akan kombinasikan usaha perikanan dengan prospek pariwisata alam ini sedang kita rumuskan," ungkap emmerson.
" Saya melihat peluang kombinasi usaha perikanan dengan penunjang objek wisata di Lahan BBI desa Marsawah sangat bagus , namun perlu adanya dukungan dari OPD terkait untuk membangun fasilitas pendukungnya. Fungsi irigasi akan sangat mendukung pengembangan objek wisata alam, kolom ikan di sekeliling bendungan bisa dijadikan fasilitas pendukung pariwisata kuliner," ungkap Emmerson.
Selain itu kebutuhan ikan untuk konsumsi masyarakat Kuansing berkisar 10 ribu ton sementara produksi kita pwrbulan 3600 ton, ini bisa kita jadikan peluang usaha perikanan di Kuansing masih terbuka lebar. Untuk menutupi kekurangan kebutuhan pasokan Ikan yang di pasok dari luar,seperti kabupaten Kampar, dan Sumbar," Ucap Emmerson.
Dengan begitu sambung Emmerson, dinas perikanan juga melakukan kegiatan pelatihan tenaga penangkar benih, kita bisa menciptakan tenaga yang mampu membuat pembenihan yang berkualitas, sehingga petani perikanan di Kuansing dapat memproduksi ikan dengan maksimal," katanya.
Dia mencontohkan pelaku usaha budidaya ikan Iwan yang berlokasi di belakang kantor Bupati Kuansing tidak hanya menjual ikan, tetapi sudah mulai merambah ke bisnis pembenihan," ini satu kemajuan pungkas Emmerson. (Ijk/Mu/Rls)
| Editor | : | Tis/Rls |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham