Penagkapan 8 Ton ganja Oleh BNN
Konfrensi Pers BNN
Lima Tersangka 8 Ton Ganja di Riau Terancam Hukuman Mati
Senin 27 Oktober 2014, 00:49 WIB
Konfrensi Pers BNN
PEKANBARU. Riaumadani. com - Kepala Badan Narkotika Nasional [BNN] Republik Indonesia, Anang Iskandar mengatakan lima tersangka 8,088 ton ganja yang tertangkap di Kandis, Riau terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. Kelimanya dijerat dengan Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.
"Atas perbuatannya, seluruh tersangka terancam pasal 111 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) Jo 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujar Anang Iskandar didampingi Kabag Humas BNN RI, Sumirat Dwiyanto dan Kepala BNN Riau Ali Pranata di Kantor BNN Riau, Minggu [26/10/2014] sore.
Dikatakan Anang, tidak ada perbedaan untuk kelima tersangka, baik pemilik, pemesan maupun yang membawa. "Semua tetap diancam dengan pasal diatas," katanya.
"Untuk selanjutnya, petugas BNN RI akan membawa seluruh tersangka ke BNN Cawang guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Anang.
Dalam pemberitaan sebelumnya, BNN RI berhasil mengamankan sebuah truk di Kandis, Riau dengan muatan 8,088 ton ganja. Bersama ganja tersebut, BNN RI turut mengamankan tiga orang di dalam truk, satu supir dan dua rekannya.
Ganja tersebut berasal dari Aceh menuju gudang penyimpanan di Sukabumi, Jawa Barat. Kepada petugas, MJ, M dan S mengaku disuruh oleh Bang Pin untuk membawa ganja dengan upah RP120 juta.
Untuk diketahui, MJ supir truk merupakan supir mobil ekspedisi. Namun, truk yang dikendarainya bukan truk ekspedisi. Sejak berangkat dari Sigli, Aceh pada 20 Oktober 2014, truk mendapat pengawalan."Truk bergerak sesuai dengan arah pengawal, mereka dikawal hingga perbatasan Aceh-Sumut," ujar Anang.
"Sesampai di Kandis, truk baru diamankan oleh petugas beserta isinya," jelas Anang. Dalam penangkapan ini, BNN RI terbagi dalam beberapa tim. Untuk mengamankan truk, ada tiga tim yang bekerja.
"Atas perbuatannya, seluruh tersangka terancam pasal 111 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) Jo 132 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," ujar Anang Iskandar didampingi Kabag Humas BNN RI, Sumirat Dwiyanto dan Kepala BNN Riau Ali Pranata di Kantor BNN Riau, Minggu [26/10/2014] sore.
Dikatakan Anang, tidak ada perbedaan untuk kelima tersangka, baik pemilik, pemesan maupun yang membawa. "Semua tetap diancam dengan pasal diatas," katanya.
"Untuk selanjutnya, petugas BNN RI akan membawa seluruh tersangka ke BNN Cawang guna penyelidikan lebih lanjut," ujar Anang.
Dalam pemberitaan sebelumnya, BNN RI berhasil mengamankan sebuah truk di Kandis, Riau dengan muatan 8,088 ton ganja. Bersama ganja tersebut, BNN RI turut mengamankan tiga orang di dalam truk, satu supir dan dua rekannya.
Ganja tersebut berasal dari Aceh menuju gudang penyimpanan di Sukabumi, Jawa Barat. Kepada petugas, MJ, M dan S mengaku disuruh oleh Bang Pin untuk membawa ganja dengan upah RP120 juta.
Untuk diketahui, MJ supir truk merupakan supir mobil ekspedisi. Namun, truk yang dikendarainya bukan truk ekspedisi. Sejak berangkat dari Sigli, Aceh pada 20 Oktober 2014, truk mendapat pengawalan."Truk bergerak sesuai dengan arah pengawal, mereka dikawal hingga perbatasan Aceh-Sumut," ujar Anang.
"Sesampai di Kandis, truk baru diamankan oleh petugas beserta isinya," jelas Anang. Dalam penangkapan ini, BNN RI terbagi dalam beberapa tim. Untuk mengamankan truk, ada tiga tim yang bekerja.
| Editor | : | Tis/Go |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan