Deklarasi#2019GantiPresiden
Puluhan Ribu Massa akan Hadiri Deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan Pekanbaru
Sabtu 18 Agustus 2018, 01:53 WIB
Puluhan Ribu Massa akan Hadiri Deklarasi #2019GantiPresiden di Tugu Pahlawan Pekanbaru
Pekanbaru. RIAUMADANI. com - Deklarasi #2019GantiPresiden rencananya juga akan dilaksanakan di Pekanbaru, Riau, Minggu (26/8) mendatang. Aksi itu akan digelar di Tugu Pahlawan, Jalan Diponegoro. Diperkirakan, aksi ini diikuti sekitar 20 ribu orang.
Ketua Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden di Pekanbaru, Husni Thamrin mengatakan, dalam deklarasi tersebut ada beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya seperti, pembacaan Pancasila; menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu 2019 Ganti Presiden.
Saat kegiatan berlangsung, nantinya juga akan ada kata sambutan dari beberapa tokoh. Pada kegiatan ini, juga akan dilakukan doa bersama. "Nanti ada tokoh Riau, ulama Riau, dan tokoh nasional yang memberikan arahan dalam deklarasi tersebut," kata Husni Thamrin, pada Jumat (17/8) seperti dilansir Jawapos.com.
Deklarasi itu pun akan dihadiri banyak tokoh. Para penggagas gerakan #2019GantiPresiden pun hadir, antara lain, Ustazah Neno Warisman; Abu Djibril Fuad; John Sang Alang dan Musisi Ahmad Dhani dikabarkan juga akan hadir.
"Insya Allah hadir mereka. Agendanya hampir sama dengan deklarasi yang sudah dilakukan di berbagai daerah sebelumnya," ujarnya.
Dia menyebut, kegiatan ini adalah aksi menyuarakan suara masyarakat. Bukanlah suara dari suatu kelompok tertentu. "Ini suara seluruh lapisan rakyat Riau yang memiliki keinginan yang sama. Siapa pun presidennya, yang penting ganti presiden," katanya.
Husni Thamrin menyebut, deklarasi ini dilatarbelakangi oleh kejenuhan masyarakat terhadap rezim saat ini. Kejenuhan itu muncul karena melambungnya harga-harga sembako dan belum terciptanya keadilan di tengah masyarakat.
"Yang penting, ini adalah suara rakyat yang ingin perubahan ke arah yang lebih baik," sebutnya.
Diketahui, beberapa daerah yang pernah melakukan deklarasi #2019GantiPresiden mendapat penolakan dari kelompok lain. Meski demikian kata Husni, tak mengurungkan niat mereka untuk melanjutkan aksi tersebut.
Dia pun tak mengelak, bahwa ada sekelompok kecil pihak yang berupaya menolak adanya deklarasi tersebut. Itu ditandai dengan dijumpainya sebuah spanduk yang bertuliskan "menolak deklarasi #2019GantiPresiden, karena memecah belah NKRI".
"Kalau itu (penolakan secara langsung), belum ada. Tapi ada satu spanduk kecil di fly over di Pekanbaru. Itu mengatasnamakan sebuah kelompok, yang menyatakan penolakannya itu," ungkap dia.
"Biarlah mereka menyuarakan pendapat mereka. Kita masing-masing punya hak. Asalkan kita tak melakukan dengan anarkis. Kita jaga sopan santun. Kebersihan dijaga. Kita tidak ingin ada permasalahan di deklarasi ini," sambungnya.
Terkait dengan rencana aksi ini kata Husni, panitia deklarasi juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. "Ada tim kita yang mengurus izin keramaiannya," ujarnya.
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, tak mau berkomentar banyak terkait dengan rencana deklarasi #2019GantiPresiden itu. Tak ada himbauan darinya, walaupun menyampaikan pendapat di muka umum adalah bagian dari demokrasi.
Dia pun belum mengetahui adanya rencana deklarasi tersebut. Dia akan mengecek terlebih dahulu izin keramaian terkait aksi itu. "Nanti saya cek dulu ke Intel," tutup mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara itu. (Rls)
| Editor | : | Tis/Rls |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham