BANGKINANG KOTA,RIAUMADANI.com  - Sebuah kabel listrik bertegangan tinggi  milik PLN terbakar dan mengelu" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
KABEL PLN TERBAKAR
Breaking News, Kabel PLN Terbakar, Warga Kampung Godang Histeris
Selasa 17 Juli 2018, 14:19 WIB
Sebuah kabel listrik bertegangan tinggi  milik PLN terbakar dan mengeluarkan api di Jl. Nur Mahyudin tepatnya di Desa Lawas, sebelum jembatan Water Front City Bangkinang, Selasa (17/7/2018) sekitar pu
BANGKINANG KOTA,RIAUMADANI.com  - Sebuah kabel listrik bertegangan tinggi  milik PLN terbakar dan mengeluarkan api di Jl. Nur Mahyudin tepatnya di Desa Lawas, sebelum jembatan Water Front City Bangkinang, Selasa (17/7/2018) sekitar pukul 20.15 Wib.

Sontak percikan api disertai suara gemuruh membuat warga yang tinggal disekitar lokasi histeris dan melarikan diri menjauh dari percikan api.

"Suaranya mirip bunyi Helikopter, dan percikan api sampai kejalan, sontak saya dan keluarga berlari ke belakang rumah, menjauh dari percikan api, kobaran api terjadi hingga 5 menit lamanya," ungkap Suparman (32), Warga Pulau Lawas.

Ia juga mengungkapkan kekesalannya karena kerusakan jaringan listrik tersebut sudah dilaporkan sejak 3 hari yang lalu namun tidak pernah ditanggapi pihak PLN.

"Saya sudah nelpon langsung PLN, memberitahukan ada kerusakan karena kabelnya sudah terlihat bagian yang merahnya, namun tak ada digubris, abang saya juga semoat menelpon, namun tetap saja tidak ada petugas PLN yang turun, sampai peristiwa malam terjadi," kesal Pria yang juga Anggota Satpol PP Kampar ini.

Ia juga sempat menyampaikan kekecewaannya petugas PLN yang datang ke lokasi, ia menyayangkan lambannya respon petugas PLN menanggapi informasi warga, namun cepat menindak petugas warga yang telat membayar tagihan listrik hingga mengganti meteran listrik.

"Tak becus, bagaimana kalau ada korban, padahal kita sebagai warga sudah memberi tahu, tapi pelayanannya seperti ini, coba kalau masyarakat telat yang telat bayar, cepat dikasih denda hingga dicabut meterannya," bebernya dengan nada kesal.

Sementara itu, Azwirman, petugas PLN mengungkapkan, dirinya akan menindaklajuti aduan warga yang sudah melapor namun tidak digubris PLN.

"Saya akan samaikan dan melakukan pengecekan laporan bapak, karena 3 hari yang lalu bukan kami yang piket. Terkait perbaikan ini membutuhkan waktu sekitar 15 menit, karena ada yang diganti," terangnya.

(And)



Editor : ANDRIANI
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top