Teroris
Baku Tembak di Kaliurang, Tiga Terduga Teroris Tewas Baku tembak
kepolisian dengan terduga teroris di Kaliurang Kilometer 9, Yogyakarta.
(Dok. Istimewa).
Tiga Terduga Teroris Tewas Baku Tembak Dengan Polisi di Kaliurang Yogyakarta
Sabtu 14 Juli 2018, 23:33 WIB
Baku Tembak di Kaliurang, Tiga Terduga Teroris Tewas Baku tembak
kepolisian dengan terduga teroris di Kaliurang Kilometer 9, Yogyakarta.
(Dok. Istimewa).
Jakarta, RIAUMADANI. com - Baku tembak yang terjadi di Jalan Kaliurang Kilometer 9, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (14/7) sore melibatkan polisi dan terduga teroris. Dalam baku tembak itu, tiga terduga teroris dikabarkan tewas.
"Tiga terduga teroros tewas. Inisial S, A, dan G," ujar seorang sumber kepolisian kepada CNNIndonesia.com.
Baku tembak ini terkait upaya penangkapan polisi terhadap empat terduga teroris. Tiga dari empat terduga tewas usai ditembak petugas kepolisian.
"Terkait penangkapan terduga teroris dan tindakan tegas terhadap 3 orang dari 4 tersangka," kata sumber tersebut.
Sedangkan satu terduga teroris lainnya belum diketahui nasibnya.
Sebelumnya salah seorang saksi menyebut akses Jalan Kaliurang ditutup untuk umum dari Kilometer 9,5.
"Saya mau ke atas, tiba-tiba dialihkan, katanya ada baku tembak antara dua tiga orang dengan polisi," kata warga lokal Stefanus Haranditio (23) saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (14/7).
Pria yang dipanggil Tio yang berada di lokasi ini mengaku sempat bertanya pada petugas pengalih jalan.
"Pas saya tanya sama petugas, katanya ada yang mau aksi teror makanya jadi tembak-tembakan sama polisi," kata dia.
Baku tembak itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga pukul 18.30 WIB akses jalan belum dibuka.
"Tadi saya sempat lihat ada ambulans dan ada juga mobil polisi yang naik ke atas (lokasi baku tembak), pas saya di sana itu sekitar jam 18.30 yah," katanya.
CNNIndonesia.com pun mencoba menghubungi pihak kepolisian. Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto tidak mengangkat telepon. Pesan singkat yang dikirim pun belum dijawab.
Sumber: CNNIndonesiia
"Tiga terduga teroros tewas. Inisial S, A, dan G," ujar seorang sumber kepolisian kepada CNNIndonesia.com.
Baku tembak ini terkait upaya penangkapan polisi terhadap empat terduga teroris. Tiga dari empat terduga tewas usai ditembak petugas kepolisian.
"Terkait penangkapan terduga teroris dan tindakan tegas terhadap 3 orang dari 4 tersangka," kata sumber tersebut.
Sedangkan satu terduga teroris lainnya belum diketahui nasibnya.
Sebelumnya salah seorang saksi menyebut akses Jalan Kaliurang ditutup untuk umum dari Kilometer 9,5.
"Saya mau ke atas, tiba-tiba dialihkan, katanya ada baku tembak antara dua tiga orang dengan polisi," kata warga lokal Stefanus Haranditio (23) saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (14/7).
Pria yang dipanggil Tio yang berada di lokasi ini mengaku sempat bertanya pada petugas pengalih jalan.
"Pas saya tanya sama petugas, katanya ada yang mau aksi teror makanya jadi tembak-tembakan sama polisi," kata dia.
Baku tembak itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga pukul 18.30 WIB akses jalan belum dibuka.
"Tadi saya sempat lihat ada ambulans dan ada juga mobil polisi yang naik ke atas (lokasi baku tembak), pas saya di sana itu sekitar jam 18.30 yah," katanya.
CNNIndonesia.com pun mencoba menghubungi pihak kepolisian. Kabid Humas Polda DIY AKBP Yulianto tidak mengangkat telepon. Pesan singkat yang dikirim pun belum dijawab.
Sumber: CNNIndonesiia
| Editor | : | Tis-rls |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham