Perda Sampah Sanksi Pidana dan denda Rp. 2,5 juta
Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2014 tentang Pengelolaan
Sampah dengan tindakan tegas apabila tertangkap tangan diberi sanksi
berupa pidana dan denda sebesar Rp2,5 Juta,
Perda Sampah Mulai Berlaku Agustus, Pemko Pekanbaru Bakal Sebar CCTV
Sabtu 14 Juli 2018, 23:13 WIB
Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2014 tentang Pengelolaan
Sampah dengan tindakan tegas apabila tertangkap tangan diberi sanksi
berupa pidana dan denda sebesar Rp2,5 Juta,
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Pemerintah Kota Pekanbaru gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat.
Hal ini menyusul akan diberlakukannya Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dimana pelaku pembuang sampah sembarangan bakal dikenai denda cukup besar.
"Selama bulan Juli ini kita akan terus mensosialisasikan kepada khalayak umum agar membuang sampah pada Jam 20.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB dan pada tempat yang sudah ditentukan," kata Kepala Dinas LHK Kota Pekanbaru, Zulfikri, Sabtu (14/7/2018).
Dikatakan Zulfikri, Pemko Pekanbaru akan membentuk tim yustisi dan satuan tugas (Satgas) yang terdiri dari berbagai instansi terkait dan memiliki fungsi untuk memberikan sanksi kepada oknum masyarakat yang tidak patuh agar himbauan Pemko Pekanbaru.
"Karena mulai tanggal 1 Agustus 2018, tim yustisi dan satuan tugas akan melakukan operasi penegakan Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dengan tindakan tegas apabila tertangkap tangan diberi sanksi berupa pidana dan denda sebesar Rp2,5 Juta," ungkapnya.
Tidak hanya itu saja, untuk memantau oknum masyarakat yang masih melanggar Perda nomor 8 tahun 2014 tersebut, Pemko Pekanbaru akan menyebar CCTV di beberapa wilayah di Kota Pekanbaru dengan terfokus pada beberapa titik rawan tumpukan sampah.
"Untuk itu kami berharap agar informasi ini agar dapat diberitahukan kepada warga yang berdomisili di kota pekanbaru, khusunya buat keluarga, saudara, tetangga, sahabat dan lingkungan sekitar kita agar tidak membuang sampah sembarang tempat," pungkasnya.(Tis/mcr)
Hal ini menyusul akan diberlakukannya Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dimana pelaku pembuang sampah sembarangan bakal dikenai denda cukup besar.
"Selama bulan Juli ini kita akan terus mensosialisasikan kepada khalayak umum agar membuang sampah pada Jam 20.00 WIB sampai dengan 05.00 WIB dan pada tempat yang sudah ditentukan," kata Kepala Dinas LHK Kota Pekanbaru, Zulfikri, Sabtu (14/7/2018).
Dikatakan Zulfikri, Pemko Pekanbaru akan membentuk tim yustisi dan satuan tugas (Satgas) yang terdiri dari berbagai instansi terkait dan memiliki fungsi untuk memberikan sanksi kepada oknum masyarakat yang tidak patuh agar himbauan Pemko Pekanbaru.
"Karena mulai tanggal 1 Agustus 2018, tim yustisi dan satuan tugas akan melakukan operasi penegakan Peraturan Daerah Nomor 8 tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah dengan tindakan tegas apabila tertangkap tangan diberi sanksi berupa pidana dan denda sebesar Rp2,5 Juta," ungkapnya.
Tidak hanya itu saja, untuk memantau oknum masyarakat yang masih melanggar Perda nomor 8 tahun 2014 tersebut, Pemko Pekanbaru akan menyebar CCTV di beberapa wilayah di Kota Pekanbaru dengan terfokus pada beberapa titik rawan tumpukan sampah.
"Untuk itu kami berharap agar informasi ini agar dapat diberitahukan kepada warga yang berdomisili di kota pekanbaru, khusunya buat keluarga, saudara, tetangga, sahabat dan lingkungan sekitar kita agar tidak membuang sampah sembarang tempat," pungkasnya.(Tis/mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham