Konpercab IV PWI
Bupati Pelalawan. M.Harris
Bupati Pelalawan M.Harris, Harap Pers Lakukan Sosial Kontrol Kemajuan Pembangun
Rabu 15 Oktober 2014, 01:23 WIB
Bupati Pelalawan. M.Harris
PELALAWAN. Riaumadani. com - Bupati Pelalawan, M Harris, Selasa [14/10/2014] saat membuka pelaksanaan Konfercab IV Perwatuan Wartawan Indonesia (PWI) perwakilan daerah setempat di Hotel Grand Pangkalan Kerinci meminta agar pers menonjolkan fungsi kontrol sosial demi kemajuan pembangunan.
Turut hadir dalam pelaksanaan Konfercab tersebut Ketua PWI Propinsi Riau Deni Kurnia beserta jajaran pengurus PWI Riau, Ketua PN Pelalawan Melfi Hariyati SH MH, Ketua DPRD Pelalawan Nasaruddin SH MH, Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH, Ketua Komisi III DPRD Pelalawan Imustiar SIp, para pimpinan perusahaan dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, bahwa Pers merupakan kekuatan keempat pilar demokrasi Indonesia setelah lembaga Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif. Dan hal ini menggambarkan bahwa keempat lembaga tersebut masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan.
"Peran lembaga penyelenggara Negara tidak akan dapat tersosialisasi dengan baik tanpa keberadaan Pers, namun demikian diharapkan Pers harus tetap mempunyai karakter dengan mengedepankan fakta dan bukan opini dalam penyebaran informasi," terang Bupati Pelalawan.
Diungkapkan mantan Ketua DPRD Pelalawan dua periode ini, bahwa kerjasama antara pers dan Pemerintah, bagaimana bisa menyampaikan segala bentuk masalah untuk kemajuan negeri. Sedangkan pelaksanaan konferensi ini hampir bersamaan HUT Kabupaten Pelalawan 15 tepatnya pada 12 Oktober yang lalu.
"Untuk itu, dengan sampena HUT Pelalawan ini, kita harap semangat HUT Pelalawan menjadi semangat dari pelaksanaan konferensi PWI Kabupaten Pelalawan, sehingga bisa menjadi garda terdepan dalam mempublikasikan pembangunan dinegeri selancar ini," bebernya.
Ia menjelaskan, bahwa kedepan tugas dunia pers Indonesia akan semakin berat dalam fungsinya sebagai mitra perjuangan kemerdekaan informasi, mendidik rakyat untuk bisa menyadari akan pentingnya sebuah informasi. Disamping itu, pers juga memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam kebijakan pembangunan, salah satunya sosial control jalannya roda pemerintahan.
"Dengan adanya control dari pers, maka diharapkan bisa menjaga keseimbangan pemerintah serta menciptakan stabilitas politik dan keamanan. Untuk itu, PWI sebagai wadah berkumpulnya para insan pers diharapkan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah sebagai penyambung lidah pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat. Serta memberikan kritikan dan masukan terhadap kinerja pemerintah sebagai kontrol bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi atau perbaikan," papar Harris seraya mengatakan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Pelalawan hubungan antara pers dan Pemerintah daerah sudah terjalin dengan baik dan harmonis.
Untuk itu, sambung Bupati, melalui konferensi IV PWI perwakilan Pelalawan ini, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang bersifat membangun, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal tentunya PWI harus memperkuat dan meningkatkan SDM para wartawan. Sedangkan untuk eksternal tentunya diharapkan rekomendasi yang bersinergi terhadap Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
"Saya juga mengucapkan kepada para rekan-rekan pers dikabupaten Pelalawan ini, selamat mengikuti konferensi IV PWI Pelalawan, semoga konferensi ini berjalan sukses, aman dan lancar. Dan kepada kandidat yang mencalon diri, saya ucapkan selamat berkompetisi, siapun yang terpilih sebagai ketua PWI Pewakilan Pelalawan nantinya merupakan putra terbaik Kabupaten Pelalawan dengan konsep dan pemikiran untuk memajukan negeri seiya sekata yang kita cintai ini," ujar M Harris.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Riau Deni Kurnia mengatakan, bahwa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, profesi wartawan terbuka bagi semua kalangan. Namun, mengingat perkembangannya saat ini, maka diperlukan suatu ketentuan yang jelas agar profesi tersebut tidak disalahgunakan dan tidak tercemar oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai wartawan.
"Profesi wartawan tidak menjadikan seorang wartawan itu menjadi polisi, jaksa maupun hakim, tetapi profesi ini merupakan suatu pengabdian. Untuk itu, melalui kegiatan ini, saya mengajak insan pers yang tergabung dalam PWI untuk dapat memahami dan mematuhi undang-undang pers dan kode etik jurnalistik.
Dan ke depan PWI Pelalawan tidak hanya fokus berbuat dalam segi pemberitaan saja, tetapi juga berkomitmen pada bidang lainnya, terutama yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat dan sosial. Untuk itu, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini, saya harapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak, terutama Pemkab Pelalawan dan para anggota PWI," tutup Ketua PWI Riau. **
Turut hadir dalam pelaksanaan Konfercab tersebut Ketua PWI Propinsi Riau Deni Kurnia beserta jajaran pengurus PWI Riau, Ketua PN Pelalawan Melfi Hariyati SH MH, Ketua DPRD Pelalawan Nasaruddin SH MH, Kapolres Pelalawan AKBP Aloysius Supriyadi SIK MH, Ketua Komisi III DPRD Pelalawan Imustiar SIp, para pimpinan perusahaan dan para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan HM Harris mengatakan, bahwa Pers merupakan kekuatan keempat pilar demokrasi Indonesia setelah lembaga Legislatif, Eksekutif, dan Yudikatif. Dan hal ini menggambarkan bahwa keempat lembaga tersebut masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan.
"Peran lembaga penyelenggara Negara tidak akan dapat tersosialisasi dengan baik tanpa keberadaan Pers, namun demikian diharapkan Pers harus tetap mempunyai karakter dengan mengedepankan fakta dan bukan opini dalam penyebaran informasi," terang Bupati Pelalawan.
Diungkapkan mantan Ketua DPRD Pelalawan dua periode ini, bahwa kerjasama antara pers dan Pemerintah, bagaimana bisa menyampaikan segala bentuk masalah untuk kemajuan negeri. Sedangkan pelaksanaan konferensi ini hampir bersamaan HUT Kabupaten Pelalawan 15 tepatnya pada 12 Oktober yang lalu.
"Untuk itu, dengan sampena HUT Pelalawan ini, kita harap semangat HUT Pelalawan menjadi semangat dari pelaksanaan konferensi PWI Kabupaten Pelalawan, sehingga bisa menjadi garda terdepan dalam mempublikasikan pembangunan dinegeri selancar ini," bebernya.
Ia menjelaskan, bahwa kedepan tugas dunia pers Indonesia akan semakin berat dalam fungsinya sebagai mitra perjuangan kemerdekaan informasi, mendidik rakyat untuk bisa menyadari akan pentingnya sebuah informasi. Disamping itu, pers juga memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam kebijakan pembangunan, salah satunya sosial control jalannya roda pemerintahan.
"Dengan adanya control dari pers, maka diharapkan bisa menjaga keseimbangan pemerintah serta menciptakan stabilitas politik dan keamanan. Untuk itu, PWI sebagai wadah berkumpulnya para insan pers diharapkan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah sebagai penyambung lidah pemerintah dalam menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat. Serta memberikan kritikan dan masukan terhadap kinerja pemerintah sebagai kontrol bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi atau perbaikan," papar Harris seraya mengatakan bahwa hingga saat ini di Kabupaten Pelalawan hubungan antara pers dan Pemerintah daerah sudah terjalin dengan baik dan harmonis.
Untuk itu, sambung Bupati, melalui konferensi IV PWI perwakilan Pelalawan ini, diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi-rekomendasi yang bersifat membangun, baik secara internal maupun eksternal. Secara internal tentunya PWI harus memperkuat dan meningkatkan SDM para wartawan. Sedangkan untuk eksternal tentunya diharapkan rekomendasi yang bersinergi terhadap Pemerintah Kabupaten Pelalawan.
"Saya juga mengucapkan kepada para rekan-rekan pers dikabupaten Pelalawan ini, selamat mengikuti konferensi IV PWI Pelalawan, semoga konferensi ini berjalan sukses, aman dan lancar. Dan kepada kandidat yang mencalon diri, saya ucapkan selamat berkompetisi, siapun yang terpilih sebagai ketua PWI Pewakilan Pelalawan nantinya merupakan putra terbaik Kabupaten Pelalawan dengan konsep dan pemikiran untuk memajukan negeri seiya sekata yang kita cintai ini," ujar M Harris.
Sementara itu, Ketua PWI Provinsi Riau Deni Kurnia mengatakan, bahwa sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, profesi wartawan terbuka bagi semua kalangan. Namun, mengingat perkembangannya saat ini, maka diperlukan suatu ketentuan yang jelas agar profesi tersebut tidak disalahgunakan dan tidak tercemar oleh oknum-oknum yang mengaku sebagai wartawan.
"Profesi wartawan tidak menjadikan seorang wartawan itu menjadi polisi, jaksa maupun hakim, tetapi profesi ini merupakan suatu pengabdian. Untuk itu, melalui kegiatan ini, saya mengajak insan pers yang tergabung dalam PWI untuk dapat memahami dan mematuhi undang-undang pers dan kode etik jurnalistik.
Dan ke depan PWI Pelalawan tidak hanya fokus berbuat dalam segi pemberitaan saja, tetapi juga berkomitmen pada bidang lainnya, terutama yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat dan sosial. Untuk itu, dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ini, saya harapkan dukungan dan kerjasama dari seluruh pihak, terutama Pemkab Pelalawan dan para anggota PWI," tutup Ketua PWI Riau. **
| Editor | : | TIS/MCR |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham