Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
  • Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Setelah Dipecat Prabowo Mantan Kepala BGN dan 2 Wakilnya Ditahan Kejagung   ●   
Narkoba
Polairud Amankan 6,2 Kg Sabu dari Tersangka Narkoba di Siak
Minggu 17 Juni 2018, 23:01 WIB
Tersangka Muhammad Imran Bilfaqih (42) dan Barang Bukti

SIAK. RIAUMADANI. com – Direktur Polisi Air (Dirpolair) Korps Polisi Air dan Udara (Korpolairud) Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Brigjen Pol Lotharia Latif melalui Kasudit Patroli Air Kombes Pol Makhruzi Rahman menyatakan pihaknya telah melakukan penangkapan tersangka diduga melanggar tindak pidana narkotika.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Kamis, 14 Juni 2018, sekitar pukul 03.00 WIB. Pria bernama Muhammad Imran Bilfaqih (42) yang disebut sebagai tersangka pun segera diamankan.

Kronologi penangkapan tersangka berawal dari lidik yang dilakukan oleh KP. Baladewa – 8002. Informasi akan terjadinya transaksi narkoba di sekitar daerah Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau didapatkan pada pukul 03.00 WIB. KP. Baladewa – 8002 langsung menyelidiki informasi tersebut dan melakukan penangkapan.

Tersangka merupakan karyawan swasta yang tinggal di Jalan Meranti, Gang Panduan Nomor 21A, RT/RW 005/004, Desa Labuh Bayur Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekan Baru, Riau. Lokasi penangkapan tersangka terjadi di Jembatan Hitam, Ekowisata Mangrove, Siak, Riau.

Dalam penangkapan tersebut diamankan barang bukti berupa 6,2 kg shabu (methampethamine) dan satu unit motor Honda Beat dengan plat nomor polisi BM 6356 NP, seperti dilansir dari infosiak.

Tersangka beserta barang bukti pun dibawa ke Pulau Batam dan selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Tim NIC Direktorat Narkoba Bareskrim Polri untuk penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya tersangka melanggar Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. * Rls




Editor : Tis
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top