TELUK KUANTAN,  RIAUMADANI. com,  - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (kuansing) melalui Bagian Organisasi Tata Laksana " />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
OPD Kabupaten Kuansing
Kabag Ortal Targetkan OPD Kabupaten Kuansing Nilai B dari KemenPAN
Selasa 22 Mei 2018, 22:13 WIB
Kepala Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal) Kabupaten Kuansing Yunita Tresia SH MH
TELUK KUANTAN,  RIAUMADANI. com,  - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (kuansing) melalui Bagian Organisasi Tata Laksana (Ortal)  selalu berupaya untuk membenahi dan peningkatan penilaian yang dilakukan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur  Negara dan Repormasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Hal ini diungkapkan Kabag Ortal Yunita Tresia SH MH kepada wartawan, Riaumadani. com Selasa (22/05/2018) di Telukkuantan.

KmenPAN-RB Menilai OPD melalui Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP).

Kuansing memiliki OPD sebanyak 26,  yang menjadi penilaiyan dari KemenPAN-RB ada Sepuluh yaitu Bapeda, Inspektorat, Pendidikan, Kesehatan, PUPR, Pertanian, Perikanan, UKM, Dinas CAPIL, RSUD dan Pariwisata.


"Kita berupaya untuk membenahi dokumen OPD,  agar mendapat nilai B dari Kemen PAN" ujar yunita Tresia yang kerap disapa Ita,  bertempat di ruang kerjanya,  Secretariat Pemda Kuansing, pada Selasa, 22/5/2018.

Ita membenarkan bahwa tahun lalu Kuansing memperoleh nilai C diakibatkan Dokumen yang kurang Bagus. "kemaren memang permasalahan nya pada dokumen,  Bukanya tidak Bagus namun,  masih perlu penyempurnaan-penyempurnaan untuk meraih nilai titik hijau" bebernya.

Ita Menganjurkan Kepada OPD untuk meselaraskan Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) dukumen harus ada, baru bisa pembangunan bisa dijalankan.

"Rancangan Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) harus sesuai dengan Perencanaan, yang tidak ada perencanaan tidak bisa dilakukan" tegasnya.


Ita menyampaikan kepada Riaumadani.com untuk mencapai nilai yang kita mau kita harus melakukan sosialisasi Kepada OPD melakukan peninjauan,  dan didukung Tim RB Provinsi dengan memberi Pendampingan kepada BAPEDA Kuansing.

"Untuk mencapai nilai yang baik kita melakukan upaya-upaya seperti Sosialisasi Kepada OPD- OPD melalui workshop,  tidak hanya itu kita melakukan peninjauan-peninjauan, dan kemaren tim RB Provinsi melakukan pendampingan Kepada BAPEDA kita, dan BAPEDA akan juga menyampaikan  hasil dari bimbinganya dari tim RB kepada OPD lain,"jelasnya.


Saat ditanya bagaimana pendapatnya Setelah melakukan upaya-upaya tersebut, Ita dengan bangga ia katakan

"Saya merasa setelah dilakukan upaya itu, sekarang sudah lebih jauh mengalami peningkatan" dan Alhamdulillah sesuai dengan harapan kita,"Jawapnya (Advetorial/kominfo/MU
)



Editor : Tis
Kategori : Kuansing
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top