Jumat, 30 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
Serangan Maut di Mapolda Riau
Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) Klaim Dalang Serangan Maut di Mapolda Riau
Minggu 20 Mei 2018, 22:27 WIB
Mobil yang digunakan Para teroris yanga meyerang teror di Markas Polda Riau, Rabu (16/5/2018).
JAKARTA - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan teror di Markas Polda Riau, Rabu (16/5/2018).

Klaim itu diutarakan ISIS melalu kantor beritanya, Amaq, dalam bahasa Arab yang ditayangkan kelompok pemantau SITE di situsnya.

Laman The Straits Times, Kamis (17/5/ 2018) melaporkan ISIS tidak menyertakan bukti yang mendukung klaimnya tersebut.

"Kelompok militan ISIS, yang mengklaim bertanggung jawab atas serangkaian serangan di Provinsi Jawa Timur, mengatakan berada di belakang serangan di Pekanbaru," demikian dikutip dari The Straits Times, dilansir CNN.

Duberitakan, sekelompok teroris menyerang Mapolda Riau, Rabu pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Lima terduga teroris menerobos masuk pagar markas kepolisian dengan menggunakan mobil dan menyerang sejumlah personel serta wartawan dengan senjata tajam berupa samurai.

Insiden itu menyebabkan satu anggota polisi meninggal, serta dua personel lainnya dan seorang wartawan terluka.

Polri menyatakan aparat telah mengidentifikasi empat dari lima terduga pelaku penyerangan. Para terduga teroris disebut tergabung dalam kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang berbaiat dengan ISIS cabang Dumai.

Teror di Riau merupakan yang keempat kalinya terjadi di Indonesia selama beberapa pekan terakhir.

Klaim ISIS ini merupakan yang ketiga kalinya setelah kelompok pimpinan Abu Bakr Al-Baghdadi itu ikut mengaku bertangung jawab atas teror bom yang menyerang tiga gereja di Surabaya pada akhir pekan kemarin.

ISIS juga mengklaim berperan dalam kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada 8 Mei lalu.(*)




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top