Pelantikan Ketua DPRD Riau
DPRD RIAU
Pimpinan DPRD Riau Devenitif Dilantik Rabu Besok
Selasa 07 Oktober 2014, 01:08 WIB
DPRD RIAU
PEKANBARU. Riaumadani. com - Sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, Rabu [08/10/2014] akan dilaksanakan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Riau dalam rangka pelantikan pimpinan devenitif, namun tidak komplit, dimana cuma dua orang yaitu ketua dan satu wakil ketua.
Seharusnya sesuai aturan yang berlaku, dengan jumlah anggota DPRD Riau 65 orang hingga 86 orang, harus dipimpin oleh satu ketua dan tiga orang wakil berdasarkan urutan partai pemenang. Pemenang pertama dari Parai Golkar dengan 14 kursi berhak menjabat Ketua. Pemenang ke dua PDI-P dengan 9 kursi sebagai Wakil, pemenang tiga Partai Demokrat dengan tujuh kursi Wakil ke dua dan PAN pemenang ke tiga dengan tujuh kursi sebagai wakil ke tiga.
Berdasarkan keterangan Ketua sementara, Suparman, pihaknya sudah menyurati Fraksi dan Partai yang bersangkutan untuk mengirim nama yang akan diangkat. Namun hanya dua yang baru mengirim yaitu dari Partai Golkar dengan nama Suparman dan PAN dengan nama Sunaryo. Karena tugas sudah mendesak, maka yang memenuhi persyaratan inilah yang dkirim ke Mendagri untuk mendapatkan SK pengangkatan Devenitif dan dijadwalkan pelantikan.
"Jadi kami tetap proses dua nama yang dikirim tersebut ke Mendagri dulu dengan catatan jika sewaktu-waktu nama dari dua partai yang belum itu masuk akan dilakukan penjadwalan ulang dalam pengumuman dan proses ke Mendagri hingga dilantik," terangnya.
Sementara itu Ketua Fraksi Partai Demokrat, Aherson saat dikonfirmasi Senin [06/10/2014] mengakui, untuk saat ini belum turun nama yang direstui dari DPP. Sehingga belum bisa ditindaklanjuti untu ikut dalam pelantikan Pimpnan Devenitif. "Belum, yang ada ajadulu. Nanti kalau turun akan dilalkukan proses seperti yang sudah," jelasnya.
Mengenai calon dari PDI-P, sebelumnya sudah diusul Ma'mun Solihin, tap diganti karena tidak mendapt restu dari DPP PDI-P. Penggantinya adalah, Manahara Manurung yang saat ini sedang proses juga ke Mendagri, hanya waktunya belakangan dari calon Partai Golkar dan PAN. **
Seharusnya sesuai aturan yang berlaku, dengan jumlah anggota DPRD Riau 65 orang hingga 86 orang, harus dipimpin oleh satu ketua dan tiga orang wakil berdasarkan urutan partai pemenang. Pemenang pertama dari Parai Golkar dengan 14 kursi berhak menjabat Ketua. Pemenang ke dua PDI-P dengan 9 kursi sebagai Wakil, pemenang tiga Partai Demokrat dengan tujuh kursi Wakil ke dua dan PAN pemenang ke tiga dengan tujuh kursi sebagai wakil ke tiga.
Berdasarkan keterangan Ketua sementara, Suparman, pihaknya sudah menyurati Fraksi dan Partai yang bersangkutan untuk mengirim nama yang akan diangkat. Namun hanya dua yang baru mengirim yaitu dari Partai Golkar dengan nama Suparman dan PAN dengan nama Sunaryo. Karena tugas sudah mendesak, maka yang memenuhi persyaratan inilah yang dkirim ke Mendagri untuk mendapatkan SK pengangkatan Devenitif dan dijadwalkan pelantikan.
"Jadi kami tetap proses dua nama yang dikirim tersebut ke Mendagri dulu dengan catatan jika sewaktu-waktu nama dari dua partai yang belum itu masuk akan dilakukan penjadwalan ulang dalam pengumuman dan proses ke Mendagri hingga dilantik," terangnya.
Sementara itu Ketua Fraksi Partai Demokrat, Aherson saat dikonfirmasi Senin [06/10/2014] mengakui, untuk saat ini belum turun nama yang direstui dari DPP. Sehingga belum bisa ditindaklanjuti untu ikut dalam pelantikan Pimpnan Devenitif. "Belum, yang ada ajadulu. Nanti kalau turun akan dilalkukan proses seperti yang sudah," jelasnya.
Mengenai calon dari PDI-P, sebelumnya sudah diusul Ma'mun Solihin, tap diganti karena tidak mendapt restu dari DPP PDI-P. Penggantinya adalah, Manahara Manurung yang saat ini sedang proses juga ke Mendagri, hanya waktunya belakangan dari calon Partai Golkar dan PAN. **
| Editor | : | TiS-MC |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham