Kunker Kapolri
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, bahwa
dunia cyber dapat mengancam keutuhan suatu negara, khususnya Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Kapolri Tito Karnavian: Waspada Invasi Melalui Serangan Cyber
Jumat 20 April 2018, 22:38 WIB
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, bahwa
dunia cyber dapat mengancam keutuhan suatu negara, khususnya Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
PEKANBARU.RIAUMADANI. com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan, bahwa dunia cyber dapat mengancam keutuhan suatu negara, khususnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Pasalnya pada era modern seperti saat ini, invasi atau aksi militer angkatan bersenjata suatu negara yang ingin memasuki negara lain dengan tujuan untuk menguasai negara tersebut hanya cukup dilakukan melalui serangan cyber.
"Tidak memerlukan invasi fisik lagi, melainkan hanya cukup menyusup melalui dunia cyber. Mereka mengidentifikasi potensi konflik negara lain, seperti masalah ras, agama, dan ketidakpuasan pada pemerintah untuk dijadikan bahan memecah belah persatuan," kata Jenderal Pol Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada ribuan prajurit TNI dan polisi di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/4/2018).
Melalui dunia cyber itu juga, lanjut Tito, masyarakat dapat di-bombardir melalui pemberitaan hoax yang tujuannya untuk mempengaruhi masyarakat dan merusak rasa persatuan mereka.
"Bayangkan saja dalam media sosial seperti facebook dan instagram bisa menampung jutaan akun. Kemudian, hal itu disalahgunakan untuk membombardir berita-berita tidak benar yang dalam hitungan detik langsung bisa viral," terangnya. (mcr)
Pasalnya pada era modern seperti saat ini, invasi atau aksi militer angkatan bersenjata suatu negara yang ingin memasuki negara lain dengan tujuan untuk menguasai negara tersebut hanya cukup dilakukan melalui serangan cyber.
"Tidak memerlukan invasi fisik lagi, melainkan hanya cukup menyusup melalui dunia cyber. Mereka mengidentifikasi potensi konflik negara lain, seperti masalah ras, agama, dan ketidakpuasan pada pemerintah untuk dijadikan bahan memecah belah persatuan," kata Jenderal Pol Tito Karnavian saat memberikan pengarahan kepada ribuan prajurit TNI dan polisi di halaman Kantor Gubernur Riau, Jumat (20/4/2018).
Melalui dunia cyber itu juga, lanjut Tito, masyarakat dapat di-bombardir melalui pemberitaan hoax yang tujuannya untuk mempengaruhi masyarakat dan merusak rasa persatuan mereka.
"Bayangkan saja dalam media sosial seperti facebook dan instagram bisa menampung jutaan akun. Kemudian, hal itu disalahgunakan untuk membombardir berita-berita tidak benar yang dalam hitungan detik langsung bisa viral," terangnya. (mcr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham