Himbauan Bupati Rohul
Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, intruksikan dinas
terkait baik Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perindustrian dan
Perdagangan (Diperindag) serta dinas terkait, lakukan pengawasan Sarden
yang terindikasi bercacing.
Bupati Rohul H.Sukiman Intruksikan Pengawasan Terhadap Sarden Bercacing
Rabu 04 April 2018, 22:40 WIB
Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, intruksikan dinas
terkait baik Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perindustrian dan
Perdagangan (Diperindag) serta dinas terkait, lakukan pengawasan Sarden
yang terindikasi bercacing.
ROKANHULU, RIAUMADANI. com - ‎Guna menjaga kesehatan masyarakat, Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, intruksikan dinas terkait baik Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindag) serta dinas terkait, lakukan pengawasan Sarden yang terindikasi bercacing.
Ditegaskan Bupati Rohul, H.Sukiman menyatakan, Senin (2/4/2018) kemarin, dinas terkait sudah lakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah swalayan di kota Pasir Pangaraian, dan petugas menemukan sarden berbagai merk yang diindikasi terdapat cacing.
“Sehingga saya mengintruksikan agar dinas terkait, lakukan pengawasan ‎dan sidak ke swalayan di 16 kecamatan se-Rohul, agar sarden yang mengandung cacing tidak dibolehkan lagi dijual di Rohul serta ditarik dan diamankan," himbau Bupati Sukiman, Rabu (4/4/2018).
Bupati berharap, dinas terkait juga harus mensosialisasikan serta memberikan himbauan ke para pengusaha swalayan, termasuk warung-warung untuk tidak lagi menjual sarden yang ada cacingnya.
Sukiman menghimbau, masyarakat harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan-makanan kaleng.Kemudian, agar memastikan dulu ke sterilannya sehingga masyarakat bisa aman mengkonsumsinya.
“Kini kita harus berhati-hati, apalagi sekarang serba instan. Kemudian pastikan dulu kandungan yang terdapat di dalam makanan makanan instan, termasuk sarden," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, bagi masyarakat yang menemukan makanan-makanan yang terdapat hal-hal yang membahayakan kesehatan tubuh segera laporkan ke dinas terkait.
“Terpenting, masyarakat dan dinas terkait harus bekerjasama agar barang-barang yang berbahaya tidak dikonsumsi oleh masyarakat kita," terangnya.
Sebelumnya, ‎ Dinkes menemukan Ratusan kaleng produk ikan kaleng atau sarden yang diduga mengandung cacing masih ditemukan beredar dan dijual di sejumlah mini market, toko kelontong, dan retail modern di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul.
Kepala Diskes Rohul, dr Bambang melaluiSeksi Farmasi Dinkes Rohul Rusdi Hidayat ‎mengakui, pihaknya saudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bersama petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rohul, Satpol PP Rohul, serta Satuan Petugas atau Satgas Pangan Polres Rohul, pada Senin (2/4/2018).
"Di sidak tersebut, puluhan personel gabungan satu persatu meneliti produk sarden berbagai ukuran, dijual di sejumlah mini market dan kedai kelontong di Kecamatan Rambah," katanya, Selasa (3/4/2018) kemarin.* (Adv/AT)
Ditegaskan Bupati Rohul, H.Sukiman menyatakan, Senin (2/4/2018) kemarin, dinas terkait sudah lakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah swalayan di kota Pasir Pangaraian, dan petugas menemukan sarden berbagai merk yang diindikasi terdapat cacing.
“Sehingga saya mengintruksikan agar dinas terkait, lakukan pengawasan ‎dan sidak ke swalayan di 16 kecamatan se-Rohul, agar sarden yang mengandung cacing tidak dibolehkan lagi dijual di Rohul serta ditarik dan diamankan," himbau Bupati Sukiman, Rabu (4/4/2018).
Bupati berharap, dinas terkait juga harus mensosialisasikan serta memberikan himbauan ke para pengusaha swalayan, termasuk warung-warung untuk tidak lagi menjual sarden yang ada cacingnya.
Sukiman menghimbau, masyarakat harus berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan-makanan kaleng.Kemudian, agar memastikan dulu ke sterilannya sehingga masyarakat bisa aman mengkonsumsinya.
“Kini kita harus berhati-hati, apalagi sekarang serba instan. Kemudian pastikan dulu kandungan yang terdapat di dalam makanan makanan instan, termasuk sarden," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakannya, bagi masyarakat yang menemukan makanan-makanan yang terdapat hal-hal yang membahayakan kesehatan tubuh segera laporkan ke dinas terkait.
“Terpenting, masyarakat dan dinas terkait harus bekerjasama agar barang-barang yang berbahaya tidak dikonsumsi oleh masyarakat kita," terangnya.
Sebelumnya, ‎ Dinkes menemukan Ratusan kaleng produk ikan kaleng atau sarden yang diduga mengandung cacing masih ditemukan beredar dan dijual di sejumlah mini market, toko kelontong, dan retail modern di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rohul.
Kepala Diskes Rohul, dr Bambang melaluiSeksi Farmasi Dinkes Rohul Rusdi Hidayat ‎mengakui, pihaknya saudah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) bersama petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Rohul, Satpol PP Rohul, serta Satuan Petugas atau Satgas Pangan Polres Rohul, pada Senin (2/4/2018).
"Di sidak tersebut, puluhan personel gabungan satu persatu meneliti produk sarden berbagai ukuran, dijual di sejumlah mini market dan kedai kelontong di Kecamatan Rambah," katanya, Selasa (3/4/2018) kemarin.* (Adv/AT)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Rohul |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham