PILKADA RIAU 2018
Kampanye Dialogis Cagubri Syamsuar di hadapan masyarakat Tangkerang saat kampanye
dialogis, Senin (26/03/2018) di rumah H Fachri Yasin Jalan Kurnia
Pekanbaru.
Syamsuar Akan Perkuat Koordinasi Kepala Daerah Antar Kabupaten/Kota
Rabu 28 Maret 2018, 01:29 WIB
Kampanye Dialogis Cagubri Syamsuar di hadapan masyarakat Tangkerang saat kampanye
dialogis, Senin (26/03/2018) di rumah H Fachri Yasin Jalan Kurnia
Pekanbaru.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Calon Gubernur Riau No urut satu, H Syamsuar menekankan pentingnya koordinasi antar pemerintah kabupaten/kota demi memaksimalkan upaya mensejahterakan rakyat.
Hal ini disampaikan Syamsuar di hadapan masyarakat Tangkerang saat kampanye dialogis, Senin (26/03/2018) di rumah H Fachri Yasin Jalan Kurnia Pekanbaru.
"Itulah tugas kita sebagai pemimpin. Kemampuan manajerial harus sejalan dengan kemauan dari pemimpinnya. Kalau saya jadi gubernur, semua pemerintah kabupaten/kota akan kita rangkul, koordinasi dan sinkronisasi program harus optimal. Kepala daerah jangan dibiarkan bekerja sendiri-sendiri, nanti hasilnya tidak maksimal. Itulah tugas gubernur," kata Syamsuar.
Kampanye dialogis tersebut dihadiri mantan tokoh-tokoh masyarakat Riau antara lain Bupati Kampar Burhanuddin Husein, Ian Machyar, Ketua Lembaga Adat Kampar H Sartuni Dt Paduko dan Ketua Harian Koalisi Riau Bersatu (Karib) T. Zulmizan F. Assagaff.
Bupati Siak dua periode ini mencontohkan ada dua program antar kepala daerah yang pernah ada. Yakni, Pekan Sikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan) dan Siap Bedelaw (Siak, Pelalawan, Bengkalis, Dumai, Kepulauan Meranti).
Sayangnya, lanjut Syamsuar, dua konsep sinergitas ini berbeda dalam implementasinya.
"Saya mohon maaf saja bapak-ibu sekalian ya. Tadi ada yang bertanya kenapa program Pekan Sikawan tak terasa implementasinya di lapangan. Jawab saya, karena memang Pekan Sikawan ni tak konkrit programnya," jelas Syamsuar.
Diungkapkannya, "Kalau di Siap Bedelau, kami menindaklanjuti konsep kerja samanya sampai ke program-program yg langsung menyentuh masyarakat.
Di sektor kesehatan misalnya, orang Pakning, Lubuk Muda dan Siak Kecil itu ketika malam hari susah untuk menyeberang ke Bengkalis. Jika ada masyarakat yang sakit mereka berobatnya ke rumah sakit di Siak. Kita layani. Nanti pembayarannya kita kordinasikan dengan Pemkab Bengkalis.
Begitu juga dengan rumah sakit Pelalawan yang menerima pasien dari masyarakat Siak. Kalau ke Siak mereka jauh. Kami yang bayar ke rumah sakit Pelalawan. Kan kongkrit," sebutnya.
Syamsuar memberikan contoh lagi. Di Rupat itu tak ada rumah sakitnya. Masyarakat Rupat jika berobat mereka ke Dumai, bukan ke Bengkalis. Nanti Bengkalis yang bayar ke rumah sakit Dumai. Demikian pula masyarakat di Kepulauan Meranti yang ada di perbatasan.
Harus Konkrit untuk Masyarakat
Balik ke Pekan Sikawan, lanjut Syamsuar, dirinya menyayangkan belum ada program yang konkrit untuk masyarakat. "Ini yang saya tak suay. Makanya dulu waktu rapat-rapat saya tanya, konkritnya apa? Masyarakat kita butuh yang konkrit," kata Syamsuar.
Dulu, lanjutnya, waktu di kecamatan Kerinci Kanan yang berbatasan dengan Pelalawan belum masuk listrik. Siak bekerja sama dengan Pemkab Pelalawan. Oleh BUMD Pelalawan disuplailah listrik ke masyarakat di sana, dengan pembiayaan bantuan Pemkab Siak. Masyarakat pun jadi merasakan listrik.
Dalam kesempatan itu Fachri Yasin menambahkan, "Oleh sebab itu bapak ibu sekalian, jadikan Syamsuar jadi gubernur. Jika Allah mentakdirkan beliau jadi gubernur, pemprov akan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi antar pemerintah kabupaten dan kota demi kesejahteraan masyarakat, tukas Fachri.
Sekarang di Pekanbaru sudah ada transportasi massal Trans Metro Pekanbaru. Ke depan Fachri berharap bus Trans Metro harus melintasi daerah-daerah di Siak, Kampar, dan Pelalawan.(rls)
T.Harzuin
Hal ini disampaikan Syamsuar di hadapan masyarakat Tangkerang saat kampanye dialogis, Senin (26/03/2018) di rumah H Fachri Yasin Jalan Kurnia Pekanbaru.
"Itulah tugas kita sebagai pemimpin. Kemampuan manajerial harus sejalan dengan kemauan dari pemimpinnya. Kalau saya jadi gubernur, semua pemerintah kabupaten/kota akan kita rangkul, koordinasi dan sinkronisasi program harus optimal. Kepala daerah jangan dibiarkan bekerja sendiri-sendiri, nanti hasilnya tidak maksimal. Itulah tugas gubernur," kata Syamsuar.
Kampanye dialogis tersebut dihadiri mantan tokoh-tokoh masyarakat Riau antara lain Bupati Kampar Burhanuddin Husein, Ian Machyar, Ketua Lembaga Adat Kampar H Sartuni Dt Paduko dan Ketua Harian Koalisi Riau Bersatu (Karib) T. Zulmizan F. Assagaff.
Bupati Siak dua periode ini mencontohkan ada dua program antar kepala daerah yang pernah ada. Yakni, Pekan Sikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan) dan Siap Bedelaw (Siak, Pelalawan, Bengkalis, Dumai, Kepulauan Meranti).
Sayangnya, lanjut Syamsuar, dua konsep sinergitas ini berbeda dalam implementasinya.
"Saya mohon maaf saja bapak-ibu sekalian ya. Tadi ada yang bertanya kenapa program Pekan Sikawan tak terasa implementasinya di lapangan. Jawab saya, karena memang Pekan Sikawan ni tak konkrit programnya," jelas Syamsuar.
Diungkapkannya, "Kalau di Siap Bedelau, kami menindaklanjuti konsep kerja samanya sampai ke program-program yg langsung menyentuh masyarakat.
Di sektor kesehatan misalnya, orang Pakning, Lubuk Muda dan Siak Kecil itu ketika malam hari susah untuk menyeberang ke Bengkalis. Jika ada masyarakat yang sakit mereka berobatnya ke rumah sakit di Siak. Kita layani. Nanti pembayarannya kita kordinasikan dengan Pemkab Bengkalis.
Begitu juga dengan rumah sakit Pelalawan yang menerima pasien dari masyarakat Siak. Kalau ke Siak mereka jauh. Kami yang bayar ke rumah sakit Pelalawan. Kan kongkrit," sebutnya.
Syamsuar memberikan contoh lagi. Di Rupat itu tak ada rumah sakitnya. Masyarakat Rupat jika berobat mereka ke Dumai, bukan ke Bengkalis. Nanti Bengkalis yang bayar ke rumah sakit Dumai. Demikian pula masyarakat di Kepulauan Meranti yang ada di perbatasan.
Harus Konkrit untuk Masyarakat
Balik ke Pekan Sikawan, lanjut Syamsuar, dirinya menyayangkan belum ada program yang konkrit untuk masyarakat. "Ini yang saya tak suay. Makanya dulu waktu rapat-rapat saya tanya, konkritnya apa? Masyarakat kita butuh yang konkrit," kata Syamsuar.
Dulu, lanjutnya, waktu di kecamatan Kerinci Kanan yang berbatasan dengan Pelalawan belum masuk listrik. Siak bekerja sama dengan Pemkab Pelalawan. Oleh BUMD Pelalawan disuplailah listrik ke masyarakat di sana, dengan pembiayaan bantuan Pemkab Siak. Masyarakat pun jadi merasakan listrik.
Dalam kesempatan itu Fachri Yasin menambahkan, "Oleh sebab itu bapak ibu sekalian, jadikan Syamsuar jadi gubernur. Jika Allah mentakdirkan beliau jadi gubernur, pemprov akan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi antar pemerintah kabupaten dan kota demi kesejahteraan masyarakat, tukas Fachri.
Sekarang di Pekanbaru sudah ada transportasi massal Trans Metro Pekanbaru. Ke depan Fachri berharap bus Trans Metro harus melintasi daerah-daerah di Siak, Kampar, dan Pelalawan.(rls)
T.Harzuin
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau