Rakornas Perpustakaan
Bupati Rohul, H Sukiman menghadiri Rapat
Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan di Gedung
Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).
Bupati Rohul H. Sukiman Hadiri Rakornas Perpustakaan di Jakarta‎
Senin 26 Maret 2018, 22:47 WIB
Bupati Rohul, H Sukiman menghadiri Rapat
Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan di Gedung
Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).
JAKARTA. RIAUMADANI. com - Bupati Kabupaten Rohul, H Sukiman bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (DPA) Rohul Drs Jupendri, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Perpustakaan di Gedung Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018).
Kegiatan Rakornas Bidang Perpustakaan, diprakarsai Perpusnas yang dihadiri pejabat resmi dan dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, ditandai pemencetan tombol sirene, dan peresmian Perpustakaan Digital Wapres di Gedung Layanan Perpusnas.
Dalam Rakornas tersebut, juga hadir Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan perwakilan pejabar dari seluruh daerah di Indonesia, bentuk upaya dilakukan pemerintah mendorong literasi dan minat baca nasional.
“Dimana, dalam pemerataan akses perpustakaan bagi masyarakat jadi salah satu target yang ingin dicapai Perpusnas, melalui pengembangan pustakawan bergerak," kata Kepala Perpunas Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya.
Kemudian kata M Syarif Bando, Rakornas Perpustakaan bertujuan mengidentifikasikan permasalahan dan isu-isu strategis terkait pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca. Kemudian, untuk menyelaraskan sasaran program dan pembudayaan kegemaran membaca.
"Terkait pengembangan perpustakaan dan literasi ini, erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Kepala Perpunas.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Rohul Sukiman menyatakan , bahwa dari laporan Kepala Perpusnas, diketahui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia saat ini menempati peringkat 113 dari 188 negara.
Dimana, IPM dibentuk oleh tiga indikator yakni, umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan yang memadai, dan standar hidup layak. Dalam indikator pengetahuan yang memadai terdapat penilaian terhadap kinerja membaca.
Sesuai data Central Connecticut State University, mengenai The World s Most Literate Nation pada 2016 mengatakan peringkat literasi Indonesia di posisi 60 dari 61 negara. Sedangkan riset Perpusnas pada 2017 menunjukkan frekuensi membaca orang Indonesia rata-rata 3-4 kali per minggu.
Lalu, lama waktu membaca per hari rata-rata hanya 30-59 menit. Jumlah buku dibaca per tahunnya rata-rata sekitar 5-9 buku, sehingga diperoleh rata-rata tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia 36,48 atau masih rendah.
Sehingga, Bupati Sukiman menyatakan, bahwa pembangunan sumber daya manusia atau SDM jadi prioritas pembangunan nasional, dan posisi literasi menjadi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing.
Dimana dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, penguatan literasi menjadi salah satu prioritas yang mendukung prioritas nasional pembangunan manusia melalui kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar.
Ditambahkan Sukiman, di Rakornas tahun ini juga akan digelar sesi paralel yang membahas isu-isu strategis mengenai pengembangan perpustakaan sekolah, perpustakaan pendidikan tinggi, perpustakaan umum, dan perpustakaan daerah.
"Sehingga, kita menyambut baik langkah dilakukan pemerintah pusat dalam menaikkan minat baca di masyarakat, karena membaca itu sangat penting bagi masyarakat,†kata Sukiman.(rilis
Kegiatan Rakornas Bidang Perpustakaan, diprakarsai Perpusnas yang dihadiri pejabat resmi dan dibuka Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, ditandai pemencetan tombol sirene, dan peresmian Perpustakaan Digital Wapres di Gedung Layanan Perpusnas.
Dalam Rakornas tersebut, juga hadir Ketua MPR Oesman Sapta Odang, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dan perwakilan pejabar dari seluruh daerah di Indonesia, bentuk upaya dilakukan pemerintah mendorong literasi dan minat baca nasional.
“Dimana, dalam pemerataan akses perpustakaan bagi masyarakat jadi salah satu target yang ingin dicapai Perpusnas, melalui pengembangan pustakawan bergerak," kata Kepala Perpunas Muhammad Syarif Bando dalam sambutannya.
Kemudian kata M Syarif Bando, Rakornas Perpustakaan bertujuan mengidentifikasikan permasalahan dan isu-isu strategis terkait pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca. Kemudian, untuk menyelaraskan sasaran program dan pembudayaan kegemaran membaca.
"Terkait pengembangan perpustakaan dan literasi ini, erat dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujar Kepala Perpunas.
Di sela-sela kegiatan, Bupati Rohul Sukiman menyatakan , bahwa dari laporan Kepala Perpusnas, diketahui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia saat ini menempati peringkat 113 dari 188 negara.
Dimana, IPM dibentuk oleh tiga indikator yakni, umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan yang memadai, dan standar hidup layak. Dalam indikator pengetahuan yang memadai terdapat penilaian terhadap kinerja membaca.
Sesuai data Central Connecticut State University, mengenai The World s Most Literate Nation pada 2016 mengatakan peringkat literasi Indonesia di posisi 60 dari 61 negara. Sedangkan riset Perpusnas pada 2017 menunjukkan frekuensi membaca orang Indonesia rata-rata 3-4 kali per minggu.
Lalu, lama waktu membaca per hari rata-rata hanya 30-59 menit. Jumlah buku dibaca per tahunnya rata-rata sekitar 5-9 buku, sehingga diperoleh rata-rata tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia 36,48 atau masih rendah.
Sehingga, Bupati Sukiman menyatakan, bahwa pembangunan sumber daya manusia atau SDM jadi prioritas pembangunan nasional, dan posisi literasi menjadi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan dan daya saing.
Dimana dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, penguatan literasi menjadi salah satu prioritas yang mendukung prioritas nasional pembangunan manusia melalui kemiskinan dan peningkatan pelayanan dasar.
Ditambahkan Sukiman, di Rakornas tahun ini juga akan digelar sesi paralel yang membahas isu-isu strategis mengenai pengembangan perpustakaan sekolah, perpustakaan pendidikan tinggi, perpustakaan umum, dan perpustakaan daerah.
"Sehingga, kita menyambut baik langkah dilakukan pemerintah pusat dalam menaikkan minat baca di masyarakat, karena membaca itu sangat penting bagi masyarakat,†kata Sukiman.(rilis
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Rohul |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham