Bahas Keamanan Daerah
Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menggelar pertemuan
dengan Tim Mabes Polri di Ruang Kerja Plt Gubernur Riau Lantai 7 Gedung
Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Kamis (22/3).
Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim Gelar Pertemuan Dengan Tim Mabes Polri
Kamis 22 Maret 2018, 23:55 WIB
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menggelar pertemuan dengan Tim Mabes Polri di Ruang Kerja Plt Gubernur Riau Lantai 7 Gedung Menara Lancang Kuning Kantor Gubernur Riau, Kamis (22/3).
Adapun pertemuan ini adalah dalam rangka membahas tentang Kajian Daerah Rawan Kejahatan Konvensional yang Merugikan Kekayaan Negara dan yang Berimplikasi Kontijensi di Wilayah Provinsi Riau.
Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim saat menyambut Rombongan Tim Mabes Polri yang dipimpin Kepala Pengkajian Lingkungan Strategis Staf Operasi Kapolri, Kombes Pol Hariono, mengatakan bahwa dengan garis pantai Provinsi Riau sepanjang 2.076 km yang sama dengan garis pantai Pulau Jawa, perlu adanya peningkatan keamanan.
"Dengan pantai yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Riau perlu meningkatkan keamanan," ujar Wan Thamrin.
Lalu ia mengatakan bahwa dengan letak geografis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, saat ini Riau menjadi daerah rawan keamanan karena menjadi pintu masuk bagi kejahatan internasional seperti peredaran narkoba, human trafficking, pencurian ikan dan lain-lain.
Mantan Bupati Rokan Hilir periode 2001-2006 ini juga turut mengomentari terkait kasus harimau yang memasuki pemukiman warga. Menurutnya hal itu dapat terjadi karena kesalahan manusia sendiri yang tinggal di habitat harimau tersebut.
"Sudah ada 65.000 hektare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo yang menjadi perkebunan sawit, yang mana 70% penduduknya merupakan warga luar," kata Wan Thamrin.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa ada dua potensi rawan yang terjadi di Provinsi Riau, yakni permasalahan tapal batas antar Kabupaten/Kota di Riau maupun permasalahan batas daerah antara Riau dengan Provinsi tetangga, serta adanya konflik antara ninik mamak yang merupakan masyarakat asli dengan pihak perusahaan.
"Dengan komunikasi yang lancar antar instansi pemerintahan, Polda Riau, pihak LAM Riau, perusahaan, dan ninik mamak suku Sakai maka akan mengatasi permasalahan selama ini," tutup Wan Thamrin.
Turut hadir mendampingi Plt Gubernur Riau antara lain Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harofie, Kepala Satpol PP Provinsi Riau Zainal Z, Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Riau Sudarman. (Tis/mcr)
Adapun pertemuan ini adalah dalam rangka membahas tentang Kajian Daerah Rawan Kejahatan Konvensional yang Merugikan Kekayaan Negara dan yang Berimplikasi Kontijensi di Wilayah Provinsi Riau.
Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim saat menyambut Rombongan Tim Mabes Polri yang dipimpin Kepala Pengkajian Lingkungan Strategis Staf Operasi Kapolri, Kombes Pol Hariono, mengatakan bahwa dengan garis pantai Provinsi Riau sepanjang 2.076 km yang sama dengan garis pantai Pulau Jawa, perlu adanya peningkatan keamanan.
"Dengan pantai yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Riau perlu meningkatkan keamanan," ujar Wan Thamrin.
Lalu ia mengatakan bahwa dengan letak geografis yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, saat ini Riau menjadi daerah rawan keamanan karena menjadi pintu masuk bagi kejahatan internasional seperti peredaran narkoba, human trafficking, pencurian ikan dan lain-lain.
Mantan Bupati Rokan Hilir periode 2001-2006 ini juga turut mengomentari terkait kasus harimau yang memasuki pemukiman warga. Menurutnya hal itu dapat terjadi karena kesalahan manusia sendiri yang tinggal di habitat harimau tersebut.
"Sudah ada 65.000 hektare lahan di Taman Nasional Tesso Nilo yang menjadi perkebunan sawit, yang mana 70% penduduknya merupakan warga luar," kata Wan Thamrin.
Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa ada dua potensi rawan yang terjadi di Provinsi Riau, yakni permasalahan tapal batas antar Kabupaten/Kota di Riau maupun permasalahan batas daerah antara Riau dengan Provinsi tetangga, serta adanya konflik antara ninik mamak yang merupakan masyarakat asli dengan pihak perusahaan.
"Dengan komunikasi yang lancar antar instansi pemerintahan, Polda Riau, pihak LAM Riau, perusahaan, dan ninik mamak suku Sakai maka akan mengatasi permasalahan selama ini," tutup Wan Thamrin.
Turut hadir mendampingi Plt Gubernur Riau antara lain Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harofie, Kepala Satpol PP Provinsi Riau Zainal Z, Kepala Biro Tata Pemerintahan Provinsi Riau Sudarman. (Tis/mcr)
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau