Dihadang Dengan Senjata Api
Surat Laporan Adinegoro ke Pihak Kepolisian
Adi Nagoro Laporkan Kasus Penembakan Yang Terjadi Pada Mobilnya
Kamis 22 Maret 2018, 22:58 WIB
Surat Laporan Adinegoro ke Pihak Kepolisian
AIR BULUH, RIAUMADANI. com - Adi Nagoro laporkan ke Polisi tentang kasus penembakan pada mobilnya, tidak hanya itu pemukulan kaca mobil lain juga terjadi di Desa Air Buluh, Kecamatan Lubuk Jambi, Senin, 19/3/2017, sekitar pukul13:00 Wib.
Kejaidian berawal "Kami mendatangi Manejer Plasma PT. TBS, bersama 50 orang masyarakat untuk menanyakan tentang Koperasi Unit Desa yang bekerjasama dengan PT. TBS tersebut, ketika mau pulang kami di hadang oleh 7 orang, satu orang bersenjata api, dan dua bersenjata senapan angin, beserta ibu2 yang membawak air cabe, beruntung kami bisa melarikan diri, menuju Desa Pantai, "terang Adi Nagoro kepada Riaumadani. com Kamis (22/03/2018).
Sementara itu Bujang Virgo menambahkan " setelah kami berhasil melarikan diri dari hadangan orang-orang tersebut. Tidak beselang lama saya mendapat telpon dari istri bahwa keadaanya saat ini sedang berbahaya dia mendapat kabar rumah kami bakal diserang".
"Mendapat kabar seperti itu saya menyuruh anak saya Rando dan Rino untuk kerumah menemui ibunya Alhmdulillah kondisi aman-aman saja, setelah itu Rando bersama Rian kembali ke Desa Pantai , di tengah perjalanan anak saya Rando dan Rino di cegat dan terjadi pemukulan kaca mobil serta mereka mencoba merampas kunci mobil sehingga tangan Rino terluka. Untung saja Rino bisa melarikan diri dari hadangan mereka,"tambah Bujang Virgo.
Bujang Virgo menambahkan " Kejadian ini dilatar belakangi kemungkinan besar akibat kedatangan kami ke Manejer PT. TBS untuk mengusulkan pergantian Ketua KUD Unit Air Buluh, Sebab itulah M. Jen sebagai ketua Koperasi marah kepada kami, dia berserta keluarganya dan nekad melakukan pencegatan sampai-sampai nekad melakukan penembakan" papar Bujang Virgo.
Saat di tanya apa kah ada yang terkena peluru yang terjadi dalam penembakan yang dilakukan saat pencegatan pertama Adi Nagoro menjawab " Alhamdulillah pelurunya tidak menembus kaca, kaca mobil hanya menglami retak" jawabnya.
Tidak terima dengan kasus yang di anggap serupa dengan kasus pembunuhan berencana ini, Adi Nagoro mengaku kasus ini sudah di laporkan, dan sudah ditanggapi oleh Brigadir j. Bharata Dewa "muda-mudahan kasus ini cepat di selesaikan oleh pihak kepolisian" pintanya.
Adi Nagoro Bersama Bujang Virgo saat ini tidak pulang kerumah "kami takut dengan keadaan dan siatuasi saat ini belum aman , untuk sementara terpaksa kami menjauhi Desa kami," pungkasnya.
Kejaidian berawal "Kami mendatangi Manejer Plasma PT. TBS, bersama 50 orang masyarakat untuk menanyakan tentang Koperasi Unit Desa yang bekerjasama dengan PT. TBS tersebut, ketika mau pulang kami di hadang oleh 7 orang, satu orang bersenjata api, dan dua bersenjata senapan angin, beserta ibu2 yang membawak air cabe, beruntung kami bisa melarikan diri, menuju Desa Pantai, "terang Adi Nagoro kepada Riaumadani. com Kamis (22/03/2018).
Sementara itu Bujang Virgo menambahkan " setelah kami berhasil melarikan diri dari hadangan orang-orang tersebut. Tidak beselang lama saya mendapat telpon dari istri bahwa keadaanya saat ini sedang berbahaya dia mendapat kabar rumah kami bakal diserang".
"Mendapat kabar seperti itu saya menyuruh anak saya Rando dan Rino untuk kerumah menemui ibunya Alhmdulillah kondisi aman-aman saja, setelah itu Rando bersama Rian kembali ke Desa Pantai , di tengah perjalanan anak saya Rando dan Rino di cegat dan terjadi pemukulan kaca mobil serta mereka mencoba merampas kunci mobil sehingga tangan Rino terluka. Untung saja Rino bisa melarikan diri dari hadangan mereka,"tambah Bujang Virgo.
Bujang Virgo menambahkan " Kejadian ini dilatar belakangi kemungkinan besar akibat kedatangan kami ke Manejer PT. TBS untuk mengusulkan pergantian Ketua KUD Unit Air Buluh, Sebab itulah M. Jen sebagai ketua Koperasi marah kepada kami, dia berserta keluarganya dan nekad melakukan pencegatan sampai-sampai nekad melakukan penembakan" papar Bujang Virgo.
Saat di tanya apa kah ada yang terkena peluru yang terjadi dalam penembakan yang dilakukan saat pencegatan pertama Adi Nagoro menjawab " Alhamdulillah pelurunya tidak menembus kaca, kaca mobil hanya menglami retak" jawabnya.
Tidak terima dengan kasus yang di anggap serupa dengan kasus pembunuhan berencana ini, Adi Nagoro mengaku kasus ini sudah di laporkan, dan sudah ditanggapi oleh Brigadir j. Bharata Dewa "muda-mudahan kasus ini cepat di selesaikan oleh pihak kepolisian" pintanya.
Adi Nagoro Bersama Bujang Virgo saat ini tidak pulang kerumah "kami takut dengan keadaan dan siatuasi saat ini belum aman , untuk sementara terpaksa kami menjauhi Desa kami," pungkasnya.
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham