Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Dengar Pendapat
Hearing Dengan Komisi II, Pegawai BNK Minta Kejelasan Nasib Mereka
Senin 19 Maret 2018, 15:23 WIB
Komisi II DPRD Kampar menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan Pegawai Badan Narkotika Kampar (BNK) untuk membahas tentang kelangsungan serta nasib 52 pegawai BNK yang hingga kini belum jelas, Senin siang (19/3/2018).
BANGKINANG KOTA, RIAUMADANI.com - Komisi II DPRD Kampar menggelar rapat dengar pendapat (hearing) dengan Pegawai Badan Narkotika Kampar (BNK) untuk membahas tentang kelangsungan serta nasib 52 pegawai BNK yang hingga kini belum jelas, Senin siang (19/3/2018).

Hearing tersebut di pimpin langsung Ketua Komisi II Zumrotun,S.sos dan dihadiri Sekretaris Hendrayani, anggota Komisi II lannya Muhammad Arif, Diski, Hanafiah, Firman Wahyudi, H.M Kasrusyam, Sri Wahyu Setia Ningsih, Kabag Kesra Sasminedi yang mewakili Pemda Kampar, Kepala BNK Djanuarel dan para staf dan anggotanya.

Dalam penyampaiannya Firman Wahyudi sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan BNK selama ini untuk memerangi Narkoba di negeri kita ini.

"Kita berharap kepada Pemerintah Daerah agar bisa menyelesaikan tunggakan gaji atau honor yang belum dibayarkan pada BNK. Memerangi Narkoba adalah sesuatu yang urgen untuk menyelamatkan negeri ini,"tuturnya.

Komisi II sepakat meminta agar Pemkab Kampar agar mengaktifkan kembali tugas dan fungsi BNK menjelang ditetapkannya menjadi Badan Narkotika Nasional Kampar (BNNK) nantinya

Persoalan honor alias gaji sebanyak 52 orang pegawai BNK sampai kini belum dibayar, diharapkan Pemda Kampar bisa mencarikan solusinya karena ini menjadi tanggungjawab Penerintah Daerah.

Sementara itu mewakili Pemerintah Daerah Sasminedi menyampaikan," saat ini kita Pemda Kampar tengah mengevaluasi BNK serta melakukan progres untuk melaksanakan terbentuknya BNNK di daerah kita ini apa lagi kita mendapat apresiasi dari BNN,"jelasnya.

(And)





Editor : Dirman
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top