MoU Program Kemitraan
Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si, melakukan
penandatanganan MoU Program Kemitraan Pola Bapak Angkat dalam
Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Pranap,
Bupati Meranti Drs. Irwan M.Si dan Investor Teken MoU Program Kemitraan Bapak Angkat
Sabtu 17 Maret 2018, 10:51 WIB
Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si, melakukan
penandatanganan MoU Program Kemitraan Pola Bapak Angkat dalam
Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Pranap,
TEBING TINGGI BARAT. RIAUMADANI. com - Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si, melakukan penandatanganan MoU Program Kemitraan Pola Bapak Angkat dalam Pengembangan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Pranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat antara Kelompok Tani Kenunduk Putih dengan Sugiharto Tanuwidjaya.
Penandatanganan MoU langsung dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si dan Sugiharto Tanuwidjaya serta Kepala Desa Tanjung Pranap Aswandi.
Penandatanganan kerjasama pengembangan lahan pertanian itu juga turut disaksikan oleh Camat Tebingtinggi Barat Drs. Idris Sudin, Kabag Humas dan Protokol Helfandi, Kabid Perindustrian Disperindag Rudi, Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Bonardo Purba serta rombongan investor dari Taiwan.
Dalam sambutannya, Bupati menyambut baik rencana Sugiharto Tanuwidjaya, sebagai bapak angkat dalam pengembangan lahan pertanian di Desa Tanjung Pranap. Diharapkan dengan terlaksananya program itu dapat memberdayakan lahan lahan tidur yang ada untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sekedar informasi, program bapak angkat yang akan dilaksanakan ini akan memggunakan lahan seluas 200 hektar, yang berlokasi di Desa Tanjung Pranap. Nantinya dilahan itu akan ditanami batang Jarak, biji bijian, sayur mayur, cabe, jagung dan lainnya yang dapat diserap oleh pasar dalam dan luar negeri.
Demi suksesnya program yang didukung penuh oleh Pemkab Kepulauan Meranti, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bupati Meranti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan turut memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan perkebunan yang produktif.
"Para investor luar negeri saja bersemangat dalam mengembangkan lahan perkebunan di Desa Tanjung Pranap, hendaknya semangat yang sama juga ada pada masyarakat," harap Bupati.
"Semoga program ini dapat mendorong gairah masyarakat untuk memanfaatkan dan mengelola lahan tidur di Desa Tanjung Pranap bersama bapak angkat," tambahnya.
Bupati juga berpesan, nantinya hasil perkebunan selain untuk kepentingan ekspor juga ada pembagian untuk masyarakat.
Diakui Bupati, Pemkab Kepulauan Meranti sangat serius mendukung program pengembangan pertanian di Desa Tanjung Pranap, karena menurutnya ini merupakan kegiatan produktif yang diyakini dapat mendorong taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dengan begitu angka kemiskinan yang cukup tinggi di Meranti berada diangka 29.8 persen dapat segera ditekan.
Lebih jauh dikatakan Bupati, dalam mengangkat taraf ekonomi masyarakat perlu terobosan, dan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan perkebunan produktif, ini diyakini merupakan salah satu cara yang efektif.
Kedepan dalam rangka mendukung pengembangan potensi perkebunan di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Pemkab Kepulauan Meranti akan berupaya membangun jalan akses yang dapat menghubungkan Selatpanjang - Buton.
Seperti diketahui, Pemkab Kepulauan Meranti didukung Pemprov Riau telah berupaya membangun jalan di kawasan Kampung Balak, namun karena kondisi alam yang tidak memungkinkan, proyek jalan tersebut sulit dituntaskan. Kedepan Pemkab akan mengupayakan lokasi baru sebagai alternatif, sehingga jalan tersebut dapat terhubung.
"Jika hal itu terwujud maka Desa Tanjung Pranap akan menjadi desa yang maju," ucapnya.
Dihadapan para investor dari Taiwan yang juga hadir, Bupati mengajak untuk turut memanfaatkan lahan lahan tidur yang banyak di Meranti untuk dijadikan perkebunan produktif. Seperti yang akan dilakukan di Kecamatan Pulau Merbau, dimana investor dari Taiwan akan membuka tambak udang dilahan seluas 1000 hektar.
"Saya harap investor Taiwan lainnya juga dapat memberdayakan lahan tidur yang ada di Kepulauan Meranti dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat," ungkapnya.
Sementara itu, Bapak angkat kemitraan Sugiharto Tanuwidjaya, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Tanjung Pranap dalam pengembangan sektor pertanian setempat semoga dapat mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Kepada tokoh masyarakat, Sugiharto mengaku terkesan dengan potensi kebun cabe dan jagung yang dikembangkan oleh Kades Tanjung Pranap, yang dapat tumbuh dengan subur. Hal itu mendorong para peneliti Sugiharto untuk melakukan riset yang hasilnya menyatakan lahan tidur di Desa Tanjung Pranap sangat layak dijadikan lahan perkebunan.
Sugiharto juga berharap jaminan keamanan dan kemudahan investasi kepada Pemkab Kepulauan Meranti sehingga tahap demi tahap pekerjaan yang telah disusun dapat berjalan dengan lancar sehingga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan demi membantu masyarakat khususnya Desa Tanjung Pranap.
Sugiharto akan melakukan penanaman kacang, kedelai, biji bijian serta sayuran, dan tanaman yang telah sukses dipasaran, yakni biji jarak yang akan disebarluaskan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Untuk tahap awal akan dilakukan uji coba lahan masyarakat seluas 200 hektar, jika dalam tempo 6 bulan kedepan hasil perkebunan bisa tumbuh dengan subur, maka akan dilanjutkan dengan perjanjian atau MoU berikutnya.
Menyangkut konsep pertanian yang akan dikembangkannya, adalah konsep pertanian modern berstandar internasional, sehingga hasilnya dapat di ekspor untuk mencukupi kebutuhan lokal dan negara maju di asia.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Tanjung Pranap, Aswandi, atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak angkat Sugiharto yang masih melirik Desa Tanjung Pranap.
"Terima kasih kami ucapkan karena Tanjung Pranap sebuah desa terisolir masih dilirik oleh para investor, mudah mudahan kedepan Desa Tanjung Pranap yang terkenal dengan penghasil Kayu Balak, dapat kembali jaya seperti dahulu. Yang kali ini akan dijadikan pusat perkebunan dan tanaman hortikultura," ujarnya.
Kepala Desa Tanjung Pranap juga menginformasikan, kalau wilayahnya juga mendapat bantuan dari Badan Restorasi Gambut (BRG) seluas 10 hektar yang akan ditanami tanaman jagung.
Selain itu, Desa paling ujung di Kecamatan Tebingtinggi Barat ini akan didatangi rombongan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang akan mempraktekan tanaman Tumpang Sari.
Dengan dukungan berbagai pihak itu, Kepala Desa Tanjung Pranap, Aswandi meyakini desanya akan menjadi mutiara hitam di Kabupaten Kepulauan Meranti. (Adv/humas/Tommy)
Penandatanganan MoU langsung dilakukan oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs. Irwan M.Si dan Sugiharto Tanuwidjaya serta Kepala Desa Tanjung Pranap Aswandi.
Penandatanganan kerjasama pengembangan lahan pertanian itu juga turut disaksikan oleh Camat Tebingtinggi Barat Drs. Idris Sudin, Kabag Humas dan Protokol Helfandi, Kabid Perindustrian Disperindag Rudi, Kapolsek Tebingtinggi Barat, Ipda Bonardo Purba serta rombongan investor dari Taiwan.
Dalam sambutannya, Bupati menyambut baik rencana Sugiharto Tanuwidjaya, sebagai bapak angkat dalam pengembangan lahan pertanian di Desa Tanjung Pranap. Diharapkan dengan terlaksananya program itu dapat memberdayakan lahan lahan tidur yang ada untuk meningkatkan taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sekedar informasi, program bapak angkat yang akan dilaksanakan ini akan memggunakan lahan seluas 200 hektar, yang berlokasi di Desa Tanjung Pranap. Nantinya dilahan itu akan ditanami batang Jarak, biji bijian, sayur mayur, cabe, jagung dan lainnya yang dapat diserap oleh pasar dalam dan luar negeri.
Demi suksesnya program yang didukung penuh oleh Pemkab Kepulauan Meranti, dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bupati Meranti mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan turut memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan perkebunan yang produktif.
"Para investor luar negeri saja bersemangat dalam mengembangkan lahan perkebunan di Desa Tanjung Pranap, hendaknya semangat yang sama juga ada pada masyarakat," harap Bupati.
"Semoga program ini dapat mendorong gairah masyarakat untuk memanfaatkan dan mengelola lahan tidur di Desa Tanjung Pranap bersama bapak angkat," tambahnya.
Bupati juga berpesan, nantinya hasil perkebunan selain untuk kepentingan ekspor juga ada pembagian untuk masyarakat.
Diakui Bupati, Pemkab Kepulauan Meranti sangat serius mendukung program pengembangan pertanian di Desa Tanjung Pranap, karena menurutnya ini merupakan kegiatan produktif yang diyakini dapat mendorong taraf ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, dengan begitu angka kemiskinan yang cukup tinggi di Meranti berada diangka 29.8 persen dapat segera ditekan.
Lebih jauh dikatakan Bupati, dalam mengangkat taraf ekonomi masyarakat perlu terobosan, dan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan perkebunan produktif, ini diyakini merupakan salah satu cara yang efektif.
Kedepan dalam rangka mendukung pengembangan potensi perkebunan di Kecamatan Tebingtinggi Barat, Pemkab Kepulauan Meranti akan berupaya membangun jalan akses yang dapat menghubungkan Selatpanjang - Buton.
Seperti diketahui, Pemkab Kepulauan Meranti didukung Pemprov Riau telah berupaya membangun jalan di kawasan Kampung Balak, namun karena kondisi alam yang tidak memungkinkan, proyek jalan tersebut sulit dituntaskan. Kedepan Pemkab akan mengupayakan lokasi baru sebagai alternatif, sehingga jalan tersebut dapat terhubung.
"Jika hal itu terwujud maka Desa Tanjung Pranap akan menjadi desa yang maju," ucapnya.
Dihadapan para investor dari Taiwan yang juga hadir, Bupati mengajak untuk turut memanfaatkan lahan lahan tidur yang banyak di Meranti untuk dijadikan perkebunan produktif. Seperti yang akan dilakukan di Kecamatan Pulau Merbau, dimana investor dari Taiwan akan membuka tambak udang dilahan seluas 1000 hektar.
"Saya harap investor Taiwan lainnya juga dapat memberdayakan lahan tidur yang ada di Kepulauan Meranti dalam upaya meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat," ungkapnya.
Sementara itu, Bapak angkat kemitraan Sugiharto Tanuwidjaya, mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Tanjung Pranap dalam pengembangan sektor pertanian setempat semoga dapat mendorong meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Kepada tokoh masyarakat, Sugiharto mengaku terkesan dengan potensi kebun cabe dan jagung yang dikembangkan oleh Kades Tanjung Pranap, yang dapat tumbuh dengan subur. Hal itu mendorong para peneliti Sugiharto untuk melakukan riset yang hasilnya menyatakan lahan tidur di Desa Tanjung Pranap sangat layak dijadikan lahan perkebunan.
Sugiharto juga berharap jaminan keamanan dan kemudahan investasi kepada Pemkab Kepulauan Meranti sehingga tahap demi tahap pekerjaan yang telah disusun dapat berjalan dengan lancar sehingga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan demi membantu masyarakat khususnya Desa Tanjung Pranap.
Sugiharto akan melakukan penanaman kacang, kedelai, biji bijian serta sayuran, dan tanaman yang telah sukses dipasaran, yakni biji jarak yang akan disebarluaskan di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Untuk tahap awal akan dilakukan uji coba lahan masyarakat seluas 200 hektar, jika dalam tempo 6 bulan kedepan hasil perkebunan bisa tumbuh dengan subur, maka akan dilanjutkan dengan perjanjian atau MoU berikutnya.
Menyangkut konsep pertanian yang akan dikembangkannya, adalah konsep pertanian modern berstandar internasional, sehingga hasilnya dapat di ekspor untuk mencukupi kebutuhan lokal dan negara maju di asia.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Tanjung Pranap, Aswandi, atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih kepada bapak angkat Sugiharto yang masih melirik Desa Tanjung Pranap.
"Terima kasih kami ucapkan karena Tanjung Pranap sebuah desa terisolir masih dilirik oleh para investor, mudah mudahan kedepan Desa Tanjung Pranap yang terkenal dengan penghasil Kayu Balak, dapat kembali jaya seperti dahulu. Yang kali ini akan dijadikan pusat perkebunan dan tanaman hortikultura," ujarnya.
Kepala Desa Tanjung Pranap juga menginformasikan, kalau wilayahnya juga mendapat bantuan dari Badan Restorasi Gambut (BRG) seluas 10 hektar yang akan ditanami tanaman jagung.
Selain itu, Desa paling ujung di Kecamatan Tebingtinggi Barat ini akan didatangi rombongan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang akan mempraktekan tanaman Tumpang Sari.
Dengan dukungan berbagai pihak itu, Kepala Desa Tanjung Pranap, Aswandi meyakini desanya akan menjadi mutiara hitam di Kabupaten Kepulauan Meranti. (Adv/humas/Tommy)
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Meranti |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau