Sengketa Lahan
Pemda Kampar menggelar rapat mediasi lanjutan antara
masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir dengan PT Sekar Bumi
Alam Lestari (SBAL) Rabu siang (14/3/2018)
Pemda Kampar Akan Cek Ulang Lahan Yang Dimiliki PT SBAL
Rabu 14 Maret 2018, 13:39 WIB
Pemda Kampar menggelar rapat mediasi lanjutan antara
masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir dengan PT Sekar Bumi
Alam Lestari (SBAL) Rabu siang (14/3/2018)BANGKINANG KOTA, RIAUMADANI. com - Menidaklanjuti rapat mediasi tanggal 6 Maret lalu, Pemda Kampar menggelar rapat mediasi lanjutan antara masyarakat Desa Koto Aman Kecamatan Tapung Hilir dengan PT Sekar Bumi Alam Lestari (SBAL) Rabu siang (14/3/2018) di ruang rapat Kantor Bupati Kampar, namun pihak Perusahaan tak tampak hadir yang pada mulanya sudah berkomitmen untuk sama - sama hadir untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
Ketidakhadiran pihak PT SBAL ini karena sebelumnya melalui kuasa hukumnya telah melayangkan surat ke Pemda Kampar pada tanggal 5 Maret 2018 yang isinya mempersilahkan kepada masyarakat Koto Aman untuk menempuh jalur hukum.
Rapat mediasi ini dipimpin langsung Sekda Drs.Yusri,MSi, Kadis Bunakkeswan Ir.Bustan beserta Sekretaris Zulia Dharma, Kaban Penda Ali Sabri, Kasatpol PP Hambali, Kabag Ops Kompol Frengki T, BPN, Camat Tapung Hilir dan perwakilan dari masyarakat
Dalam penyampaiannya Sekda Kampar Yusri mengatakan, ; dalam hal ini Pemda tetap disebelah masyarakat karena menyangkut hajat hidup orang banyak, kami selaku Pemerintah Daerah sangat bahagia dan bangga karena masyarakst memiliki dokumen yang tersimpan dengan rapi,"ucap Sekda.
"Kita persilahkan masyarakat untuk menempuh jalur hukum karena ini sudah dipersilahkan oleh pihak perusahaan dan Pemerintah Daerah akan berada ditengahnya,"tambah Sekda.
Adapun kesimpulan dari pertemuan hari ini adalah, Perusahaan diharapkan lebih persuasif, kita kan sudah membuka diri dan
Pemerintah Daerah akan mencek ulang HGU serta
kalau belum klar juga kita akan cari opsi lain bisa status Kuo atau di portal asal sesuai dengan payung hukum yang ada dan kita dari Pemda bisa gugat perusahaan dan berdampingan dengan masyarakat,"tegasnya.
Lebih lanjut Sekda mengatakan, untuk penyelesaian permasalahan ini paling lambatnya sebelum akhir Maret agar permasalahan ini tudak berlarut - larut,"tuturnya.
Sementara itu Dafson mewakili masyarakat Koto Aman menilai ada yang keliru disini, surat masuk tanggal 5 sedangkan kita rapat tanggal 6 Maret yang lalu mengapa saat itu tidak diberitahu ada surat masuk kepada kami," tanya Dafson.
Dikatakan Dafson, apa dasar hukum Perusahaan menyuruh masyarakat menempuh jalur hukum dan kami menilai pihak Perusahaan tidak menghargai keberadaan masayarakat Koto Aman serta bukti yang diminta sudah kami serahkan. Persoalan ini sudah berlangsung dari tahun 2007 yang lalu dan PT SBAL tidak pernah mengindahkankan apa yang di sarankan Pemda Kampar,"kesalnya.
Senada dengan Dafson, Sofyan Kades Koto Aman menuturkan,"sudah beberapa kali pertemuan dari 2007 belum pernah selesai dan perusahaan PT SBAL selalu berdalih sudah di ganti rugi semua, mana buktinya tolong diperlihatkan dan kalau memang ada bukti kami masyarakat siap mundur serta kami mohon dukungan dari Pemda Kampar,"pungkasnya.
(And)
| Editor | : | Dirman |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan