Rabu, 28 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
DisekapTiga Hari lalu diperkosa
Siswi MTs Pekanbaru Disekap dan Diperkosa Kenalan Barunya
Kamis 18 September 2014, 01:13 WIB
Poto Ilustrasi Int

PEKANBARU. Riaumadani.com - Tragis betul nasib yang dialami Bunga [13], siswi salah satu Madrasah Tsanawiyah [MTs] di Kota Pekanbaru tidak pernah menyangka perkenalannya dengan W [15] akan berakhir duka. Bunga  disekap di rumah W selama tiga hari dan diminta untuk melayani nafsu bejatnya.T

Kasus penyekapan dan pemerkosaan ini berawal ketika W menghubungi Bunga melalui telepon seluler, Sabtu [6/9/2014] lalu. Saat itulah mereka saling berkenalan satu sama lainnya. Tidak hanya berkenalan, W meminta untuk ketemuan dengan Bunga. Mereka pun sepakat untuk bertemu di rumah P, di Jalan Paus Kecamatan Bukit Raya.

Ketika bertemu, W mencoba membujuk rayu Bunga agar mau ikut dengannya. Segala "jurus maut" dikeluarkan W untuk menaklukkan hati Bunga. Alhasil, Bunga pun mengikuti permintaan W tanpa pamit kepada orangtuanya. Bunga diajak ke rumah W yang berada di Pandau Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Disinilah Bunga disekap selama tiga hari dan selama itu pula dirinya diminta melayani nafsu bejat W.

Tiga hari tanpa kabar, membuat Mulyadi [50] ayah Bunga khawatir. Ia melaporkan kehilangan anak ke Polisi dan mencoba mencari tahu keberadaan Bunga, hingga akhirnya ia mendapatkan di Pandau.

Dalam penuturannya kepada pihak penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak [PPA] Polresta Pekanbaru, Senin [15/9/2014], Mulyadi mengaku ditelpon W dan mengatakan Bunga ada bersamanya. W tidak akan mengembalikan Bunga, jika Mulyadi tidak menyerahkan uang sebesar Rp600 ribu.

"Ia minta tebusan, sebesar Rp600 ribu," ujar Mulyadi.

Mulyadi mengiyakan permintaan W dan mengatur kapan uang itu akan diantar. Sebelum bertemu, Mulyadi terlebih dahulu sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Sehingga, W dengan mudah ditangkap.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert H Watratan, SH, S.Sos, MH melalui Kasat Reskrim Kompol Hariwiyawan Harun, SIk, MIk membenarkan tentang adanya penyekapan dan pemerkosaan terhadap Bunga.

"Pelaku sudah ditangkap dan saat ini ditahan di Mapolresta," ujar Hari.**



Editor : TIS-GR
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top