Kualitas Pekerjaan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir
(Inhil), H Said Syarifuddin meminta pihak rekanan memperhatikan kualitas
hasil pekerjaan jalan
Proyek Preservasi Jalan Dilanjutkan, Sekda Inhil Minta Rekanan Perhatikan Kualitas Pekerjaan
Minggu 04 Maret 2018, 22:14 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir
(Inhil), H Said Syarifuddin meminta pihak rekanan memperhatikan kualitas
hasil pekerjaan jalan
TEMBILAHAN. RIAUMADANI. com - Proyek preservasi jalan untuk ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan kembali dilanjutkan. Oleh karenanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), H Said Syarifuddin meminta pihak rekanan memperhatikan kualitas hasil pekerjaan.
Kelanjutan pembangunan ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan dilakukan setelah pada tahun anggaran 2017, ruas jalan yang berstatus sebagai ruas jalan nasional tersebut belum seluruhnya tuntas dilaksanakan.
Atensi rekanan terhadap kualitas pembangunan, diungkapkan Sekda menjadi hal yang harus diprioritaskan, tidak hanya karena ruas jalan tersebut menjadi jalan arteri bagi masyarakat Inhil, namun juga sulitnya akses terhadap pembiayaan pembangunan.
"Kita tentunya tidak menginginkan, ruas jalan yang dibangun itu cepat hancur dikarenakan tidak terperhatikannya kualitas pembangunan. Rekanan harus teliti dalam melaksanakan pembangun jalan itu," kata Sekda saat diwawancarai, Sabtu (3/3/2018) sore.
Lebih lanjut, untuk memastikan dilaksanakannya pembangunan yang berkualitas, Sekda juga meminta kepada leading sector untuk senantiasa mengawasi berjalannya pembangunan itu.
"Awasi secara intensif, susun jadwal secara periodik untuk melakukan pemantauan di lapangan. Jangan sampai kebablasan dengan mendapat ruas jalan yang kualitasnya rendah karena tidak sesuai spesifikasi," pesan Sekda.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto Jamal menyebutkan, terdapat beberapa titik lokasi di ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan yang saat ini sedang dilaksanakan peningkatan.
"Titik lokasi tersebut dimulai dari Ujung Jalan M Boya sampai ke depan terminal. Artinya, mulai dari ujung M Boya sampai Parit 6 sudah tuntas rigid yang dilakukan dengan nilai kontrak sebesar Rp 19 milyar dari total keseluruhan alokasi anggaran Rp 28 milyar yang bersumber dari APBN," pungkas Illyanto.
Sedangkan, dari sisa anggaran senilai Rp 9 Milyar, diungkapkan Illyanto, akan dipergunakan sebagai biaya pemeliharaan, yang terdiri dari pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. "Pemeliharaan rutin itu dilakukan bagi kerusakan ringan yang terjadi. Kalau pemeliharaan berkala itu untuk kerusakan sedang," tukas Illyanto.
Selanjutnya, demi tercapainya pembangunan yang berkesinambungan, Illyanto berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat kembali mengalokasikan dana anggaran pembangunan ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan pada tahun anggaran mendatang.
"Anggaran tersebut nantinya akan dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan berupa peningkatan dari aspal menjadi rigid yang dimulai dari Sungai Salak sampai Sungai Akar," jelas Illyanto. (Diskominfops Inhil)
Kelanjutan pembangunan ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan dilakukan setelah pada tahun anggaran 2017, ruas jalan yang berstatus sebagai ruas jalan nasional tersebut belum seluruhnya tuntas dilaksanakan.
Atensi rekanan terhadap kualitas pembangunan, diungkapkan Sekda menjadi hal yang harus diprioritaskan, tidak hanya karena ruas jalan tersebut menjadi jalan arteri bagi masyarakat Inhil, namun juga sulitnya akses terhadap pembiayaan pembangunan.
"Kita tentunya tidak menginginkan, ruas jalan yang dibangun itu cepat hancur dikarenakan tidak terperhatikannya kualitas pembangunan. Rekanan harus teliti dalam melaksanakan pembangun jalan itu," kata Sekda saat diwawancarai, Sabtu (3/3/2018) sore.
Lebih lanjut, untuk memastikan dilaksanakannya pembangunan yang berkualitas, Sekda juga meminta kepada leading sector untuk senantiasa mengawasi berjalannya pembangunan itu.
"Awasi secara intensif, susun jadwal secara periodik untuk melakukan pemantauan di lapangan. Jangan sampai kebablasan dengan mendapat ruas jalan yang kualitasnya rendah karena tidak sesuai spesifikasi," pesan Sekda.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Inhil, Illyanto Jamal menyebutkan, terdapat beberapa titik lokasi di ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan yang saat ini sedang dilaksanakan peningkatan.
"Titik lokasi tersebut dimulai dari Ujung Jalan M Boya sampai ke depan terminal. Artinya, mulai dari ujung M Boya sampai Parit 6 sudah tuntas rigid yang dilakukan dengan nilai kontrak sebesar Rp 19 milyar dari total keseluruhan alokasi anggaran Rp 28 milyar yang bersumber dari APBN," pungkas Illyanto.
Sedangkan, dari sisa anggaran senilai Rp 9 Milyar, diungkapkan Illyanto, akan dipergunakan sebagai biaya pemeliharaan, yang terdiri dari pemeliharaan berkala dan pemeliharaan rutin. "Pemeliharaan rutin itu dilakukan bagi kerusakan ringan yang terjadi. Kalau pemeliharaan berkala itu untuk kerusakan sedang," tukas Illyanto.
Selanjutnya, demi tercapainya pembangunan yang berkesinambungan, Illyanto berharap kepada Pemerintah Pusat untuk dapat kembali mengalokasikan dana anggaran pembangunan ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan pada tahun anggaran mendatang.
"Anggaran tersebut nantinya akan dipergunakan untuk melanjutkan pembangunan ruas jalan Sungai Akar - Bagan Jaya - Tempuling - Tembilahan berupa peningkatan dari aspal menjadi rigid yang dimulai dari Sungai Salak sampai Sungai Akar," jelas Illyanto. (Diskominfops Inhil)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Inhil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham