FGD Diikuti Kades se-Kuansing
Polres Kuansing melaksanakan kegiatan Focus Group
Discussion (FGD) membahas antisipasi Penyalahgunaan Dana Desa yang
bersumber dari APBD/APBN di wilayah Kuansing Selasa, 27/2/2018
Polres Kuansing Taja Kegiatan FGD Bahas Antisipasi Penyalahgunaan Dana Desa
Selasa 27 Februari 2018, 22:41 WIB
Polres Kuansing melaksanakan kegiatan Focus Group
Discussion (FGD) membahas antisipasi Penyalahgunaan Dana Desa yang
bersumber dari APBD/APBN di wilayah Kuansing Selasa, 27/2/2018
TELUK KUANTAN. RIAUMADANI. com - Agar pengelolaan Dana Desa bisa tepat guna, tepat sasaran dan tidak berakhir dengan perkara hukum, Polres Kuansing melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) membahas antisipasi Penyalahgunaan Dana Desa yang bersumber dari APBD/APBN di wilayah Kuansing Selasa, 27/2/2018 di Mapolres Kuansing.
FGD dipimpin Wakapolres Kompol Dody Harza Kusuma dan dihadiri para kepala desa di Kuansing, Inspektur pembantu wilayah II Darwin, Kasat Binmas AKP Efrion, Kasat Reskrim diwakili Kanit Idik III IPDA Faisal Aliza, Bhabinkamtibmas dan ratusan peserta lainnya.
Waka Polres Kuansing Kompol Dody Harza Kusumah, dalam arahannya mengingatkan para Bhabin Kamtibmas tidak boleh menerima Dana Desa (DD). Bhabin Kamtibmas harus selalu berkoordinasi dengan Kepala Desa maupun perangkatnya, terkait seluruh kegiatan desa demi terciptanya Kamtibmas.
Sedangkan Kepala Inspektorat Kuansing diwakili Inspektur Pembantu Wilayah II Drs. Darwin, menyebutkan agar Kepala Desa mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran desa, agar membuat kontrak kerja penyediaan barang dan jasa, supaya perancanaan dan pelaksanaan berjalan dengan aman dan lancar.
Kemudian Kepala Desa dan perangkat desa wajib menyampaikan apa yang akan dikerjakan di desa kepada masyarakat di desa tersebut, supaya masyarakat mengetahui dan mengawasi setiap kegiatan di desa.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Kuansing yang diwakili Kanit I dik III Sat Reskrim IPDA Faisal Aliza SH, mengatakan aset dan hasil di desa agar dimasukkan di APBDES, dan asas pengelolaan Dana Desa yaitu transparan, akuntabel, partisipatif dan tertib.
"Kepala desa harus memahami tugasnya, supaya tidak terjadi penyelewengan," ujarnya. * (Rd-Mu)
FGD dipimpin Wakapolres Kompol Dody Harza Kusuma dan dihadiri para kepala desa di Kuansing, Inspektur pembantu wilayah II Darwin, Kasat Binmas AKP Efrion, Kasat Reskrim diwakili Kanit Idik III IPDA Faisal Aliza, Bhabinkamtibmas dan ratusan peserta lainnya.
Waka Polres Kuansing Kompol Dody Harza Kusumah, dalam arahannya mengingatkan para Bhabin Kamtibmas tidak boleh menerima Dana Desa (DD). Bhabin Kamtibmas harus selalu berkoordinasi dengan Kepala Desa maupun perangkatnya, terkait seluruh kegiatan desa demi terciptanya Kamtibmas.
Sedangkan Kepala Inspektorat Kuansing diwakili Inspektur Pembantu Wilayah II Drs. Darwin, menyebutkan agar Kepala Desa mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran desa, agar membuat kontrak kerja penyediaan barang dan jasa, supaya perancanaan dan pelaksanaan berjalan dengan aman dan lancar.
Kemudian Kepala Desa dan perangkat desa wajib menyampaikan apa yang akan dikerjakan di desa kepada masyarakat di desa tersebut, supaya masyarakat mengetahui dan mengawasi setiap kegiatan di desa.
Sementara, Kasat Reskrim Polres Kuansing yang diwakili Kanit I dik III Sat Reskrim IPDA Faisal Aliza SH, mengatakan aset dan hasil di desa agar dimasukkan di APBDES, dan asas pengelolaan Dana Desa yaitu transparan, akuntabel, partisipatif dan tertib.
"Kepala desa harus memahami tugasnya, supaya tidak terjadi penyelewengan," ujarnya. * (Rd-Mu)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham