Uang Korupsi
Pemkab Rohil dari kejaksaan negeri (Kejari)
Rohil sebesar Rp1,8 miliar. diserahkan oleh Kajari Bima
Suprayoga SH kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rohil, Drs H Jamiluddin
di aula Pertemuan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Rabu (21/
Pemkab Rohil Terima Pengembalian Uang Korupsi Rp1,8 Miliar dari Kejari
Kamis 22 Februari 2018, 23:17 WIB
Pemkab Rohil dari kejaksaan negeri (Kejari)
Rohil sebesar Rp1,8 miliar. diserahkan oleh Kajari Bima
Suprayoga SH kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rohil, Drs H Jamiluddin
di aula Pertemuan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Rabu (21/
BAGANSIAPIAPI. RIAUMADANI. com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) kembali menerima pengembalian uang hasil korupsi yang ketiga kalinya dari kejaksaan negeri (Kejari) Rohil sebesar Rp1,8 miliar. Uang tersebut diserahkan oleh Kajari Bima Suprayoga SH kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rohil, Drs H Jamiluddin di aula Pertemuan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Rabu (21/2/2018) pagi.
Pengembalian uang miliaran itu turut disaksikan oleh Sekda Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Kepala BPKAD Syafrudin HS S Sos MSi, Kepala Bapenda Cicik Mawardi serta Kasi Intel Kejari Rohim Sri Odit Megonondo, Kasi Pidsus Mohtar Arifin serta jaksa lainnya.
Kajari Bima Suprayoga mengatakan, uang yang dititipkan langsung di Bank BRI merupakan hasil penyelamatan uang negara dari tindak pidana korupsi pada penyalahgunaan anggaran yang terjadi di Bappeda Rohil tahun anggaran 2008-2011 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap sebesar Rp 1.826.313.633 dari terpidana Drs Wan Amir Firdaus cs.
Di samping itu lanjut Bima, ada juga uang berupa denda pidana sebesar Rp 300 juta. Namun yang dikembalikan kepada Pemda hanya berupa uang korupsi yang berhasil diselamatkan.
"Ini merupakan hasil kerja tim yang telah mempunyai keputusan tetap. Sesuai perintah undang-undang dan putusan hakim, bahwa uang ini dikembalikan kepada negara melalui Pemda Rohil," jelas Bima.
Diungkapkan Bima, itu merupakan wujud kerja Kejari Rohil untuk bersama-sama memulihkan tindak pidana korupsi yang ada di Rohil. Dia berharap uang itu dapat bermanfaat bagi Pemda dan ke depan tidak terjadi lagi adanya tindak pidana korupsi di Rohil," tutupnya. RLS
Pengembalian uang miliaran itu turut disaksikan oleh Sekda Rohil Drs H Surya Arfan MSi, Kepala BPKAD Syafrudin HS S Sos MSi, Kepala Bapenda Cicik Mawardi serta Kasi Intel Kejari Rohim Sri Odit Megonondo, Kasi Pidsus Mohtar Arifin serta jaksa lainnya.
Kajari Bima Suprayoga mengatakan, uang yang dititipkan langsung di Bank BRI merupakan hasil penyelamatan uang negara dari tindak pidana korupsi pada penyalahgunaan anggaran yang terjadi di Bappeda Rohil tahun anggaran 2008-2011 yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap sebesar Rp 1.826.313.633 dari terpidana Drs Wan Amir Firdaus cs.
Di samping itu lanjut Bima, ada juga uang berupa denda pidana sebesar Rp 300 juta. Namun yang dikembalikan kepada Pemda hanya berupa uang korupsi yang berhasil diselamatkan.
"Ini merupakan hasil kerja tim yang telah mempunyai keputusan tetap. Sesuai perintah undang-undang dan putusan hakim, bahwa uang ini dikembalikan kepada negara melalui Pemda Rohil," jelas Bima.
Diungkapkan Bima, itu merupakan wujud kerja Kejari Rohil untuk bersama-sama memulihkan tindak pidana korupsi yang ada di Rohil. Dia berharap uang itu dapat bermanfaat bagi Pemda dan ke depan tidak terjadi lagi adanya tindak pidana korupsi di Rohil," tutupnya. RLS
| Editor | : | Tis-rls |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham