Gelar Adat
Ustadz Abdul Somad (UAS) mendapat penabalan gelar adat
dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau sebagai "Datuk Seri Ulama Setia
Negara" pada Selasa (20/2/2018).
UAS, "Datuk Seri Ulama Setia Negara", Gelar Adat Pertama Dari LAM Riau Untuk Ulama
Rabu 21 Februari 2018, 01:04 WIB
Ustadz Abdul Somad (UAS) mendapat penabalan gelar adat
dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau sebagai "Datuk Seri Ulama Setia
Negara" pada Selasa (20/2/2018).
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Ustadz Abdul Somad (UAS) mendapat penabalan gelar adat dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau sebagai "Datuk Seri Ulama Setia Negara" pada Selasa (20/2/2018).
Penabalan dilakukan Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Datuk seri Al Azhar, didampingi Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar.
Prosesi penabalan atau pemberian gelar kepada Ustaz Abdul Somad, langsung dibacakan warkah oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, Datuk Seri Al Azhar, dan sekaligus pemasangankan tanjak Melayu Riau.
Dilanjutkan dengan pemasangan selempang oleh Ketua LAM Riau, Datuk seri Syahril, dan pemasangan keris di pinggang Abdul Somad oleh Gubernur Riau, yang diwakili oleh Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi.
Setelah proses penabalan selesai dijalankan, Datuk Seri Ulama Setia Negara Abdul Somad, yang menggunakan baju melayu putih di persilahkan duduk di singgasana LAM Riau, untuk ditepuk tepung tawari oleh tokoh adat dan datuk-datuk Melayu Riau yang hadir. Dan turut disaksikan langsung oleh beberapa kalangan, pejabat Forkompinda Riau, ketua DPRD Riau, Konsulat Malaysia, Bupati, Ketua beserta tokoh dari pengurus LAM Riau.

Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Al Azhar mengatakan, bahwa gelar adat bagi Ustaz Abdul Somad ini merupakan gelar adat LAM Riau pertama yang diberikan kepada seorang ulama.
Yang mana, selama ini LAMR hanya memberikan gelar adat bagi kelompok-kelompok birokrat yang dianggap menaruh perhatian dan berdedikasi tinggi terhadap kebudayaan Melayu dan agama islam.
"Ini merupakan gelar adat pertama yang diberikan kepada seorang ulama dan ulama tersebut Ustaz Abdul Somad. Ia pantas menerima gelar adat ini karena telah berperan penting dalam menyiarkan agama islam dan memegang teguh adat-istiadat Melayu. Bahkan, ia sudah mendunia dan dikenal di mana-mana membawa nama baik Riau yang identik dengan nuansa agama islam," papar Al Azhar di Balai Adat LAMR, Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi turut hadir dalam pemberian gelar adat kepada Ustad Abdul Somad yang saat ini menyandang gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara.
Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi sangat mengapresiasi gelar yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Riau kepada ulama yang telah dinilai berjasa kepada umat di Riau ini.
"Ini adalah penabalan gelar yang dilakukan oleh LAM Riau kepada seorang ulama yang dianggap memiliki jasa kepada umat. Gelar yang diberi itu adalah Datuk Seri Ulama Setia Negara. Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami mengucapkan selamat atas gelar yang diberikan tersebut," ujar Ayat.

Di samping itu, Ayat berharap gelar adat Datuk Seri Ulama Setia Negara dapat menjadi simbol penghargaan dari marwah Melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman ditengah masyarakat.
"Ustad Abdul Somad adalah ulama untuk semua umat. Bukan ulama dari kalangan politik, atau ulama dari segelintir kelompok. Selamat kepada Ustad Abdul Somad, semoga gelar yang diberikan dapat membuat beliau jadi lebih baik, dan menjadi penerang di tengah masyarakat," harapnya.
Atas pemberian gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara, ustad Abdul Somad saat ditemui usai acara berharap dapat menjaga amanah yang diberikan dan menjadi motivasi bagi ulama lainnya.
"Ini adalah penghormatan sekaligus amanah yang mesti kita jaga bersama. Amanah menjaga adat dan menjaga agama di riau. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi dai dai muda," ujarnya singkat.
Hal yang senada pun diungkapkan oleh tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus yang menyakini bahwa penabalan gelar adat bagi ulama ini akan menjadi awal atas apresiasi LAM tidak hanya diberikan kepada kelompok birokrat saja tapi juga bagi ulama.
"Ini juga akan memicu generasi muda untuk menekuni dan bersemangat menjadi dai. Sebab, Riau ini merupakan daerah yang menjunjung tinggi ajaran agama islam dan tunjuk ajar Melayu. Sebagaimana yang kami lihat, bahwa Ustaz Abdul Somad telah istiqomah menjadi ulama umat dan mengangkat harkat martabat masyarakat Riau," ungkap Azlaini Agus.
Penabalan dilakukan Ketua Majlis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Datuk seri Al Azhar, didampingi Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau Datuk Seri Syahril Abubakar.
Prosesi penabalan atau pemberian gelar kepada Ustaz Abdul Somad, langsung dibacakan warkah oleh Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, Datuk Seri Al Azhar, dan sekaligus pemasangankan tanjak Melayu Riau.
Dilanjutkan dengan pemasangan selempang oleh Ketua LAM Riau, Datuk seri Syahril, dan pemasangan keris di pinggang Abdul Somad oleh Gubernur Riau, yang diwakili oleh Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi.
Setelah proses penabalan selesai dijalankan, Datuk Seri Ulama Setia Negara Abdul Somad, yang menggunakan baju melayu putih di persilahkan duduk di singgasana LAM Riau, untuk ditepuk tepung tawari oleh tokoh adat dan datuk-datuk Melayu Riau yang hadir. Dan turut disaksikan langsung oleh beberapa kalangan, pejabat Forkompinda Riau, ketua DPRD Riau, Konsulat Malaysia, Bupati, Ketua beserta tokoh dari pengurus LAM Riau.
Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAM Riau, Al Azhar mengatakan, bahwa gelar adat bagi Ustaz Abdul Somad ini merupakan gelar adat LAM Riau pertama yang diberikan kepada seorang ulama.
Yang mana, selama ini LAMR hanya memberikan gelar adat bagi kelompok-kelompok birokrat yang dianggap menaruh perhatian dan berdedikasi tinggi terhadap kebudayaan Melayu dan agama islam.
"Ini merupakan gelar adat pertama yang diberikan kepada seorang ulama dan ulama tersebut Ustaz Abdul Somad. Ia pantas menerima gelar adat ini karena telah berperan penting dalam menyiarkan agama islam dan memegang teguh adat-istiadat Melayu. Bahkan, ia sudah mendunia dan dikenal di mana-mana membawa nama baik Riau yang identik dengan nuansa agama islam," papar Al Azhar di Balai Adat LAMR, Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Plt Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi turut hadir dalam pemberian gelar adat kepada Ustad Abdul Somad yang saat ini menyandang gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara.
Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, Ayat Cahyadi sangat mengapresiasi gelar yang diberikan oleh Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Riau kepada ulama yang telah dinilai berjasa kepada umat di Riau ini.
"Ini adalah penabalan gelar yang dilakukan oleh LAM Riau kepada seorang ulama yang dianggap memiliki jasa kepada umat. Gelar yang diberi itu adalah Datuk Seri Ulama Setia Negara. Atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru, kami mengucapkan selamat atas gelar yang diberikan tersebut," ujar Ayat.
Di samping itu, Ayat berharap gelar adat Datuk Seri Ulama Setia Negara dapat menjadi simbol penghargaan dari marwah Melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman ditengah masyarakat.
"Ustad Abdul Somad adalah ulama untuk semua umat. Bukan ulama dari kalangan politik, atau ulama dari segelintir kelompok. Selamat kepada Ustad Abdul Somad, semoga gelar yang diberikan dapat membuat beliau jadi lebih baik, dan menjadi penerang di tengah masyarakat," harapnya.
Atas pemberian gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara, ustad Abdul Somad saat ditemui usai acara berharap dapat menjaga amanah yang diberikan dan menjadi motivasi bagi ulama lainnya.
"Ini adalah penghormatan sekaligus amanah yang mesti kita jaga bersama. Amanah menjaga adat dan menjaga agama di riau. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi dai dai muda," ujarnya singkat.
Hal yang senada pun diungkapkan oleh tokoh masyarakat Riau, Azlaini Agus yang menyakini bahwa penabalan gelar adat bagi ulama ini akan menjadi awal atas apresiasi LAM tidak hanya diberikan kepada kelompok birokrat saja tapi juga bagi ulama.
"Ini juga akan memicu generasi muda untuk menekuni dan bersemangat menjadi dai. Sebab, Riau ini merupakan daerah yang menjunjung tinggi ajaran agama islam dan tunjuk ajar Melayu. Sebagaimana yang kami lihat, bahwa Ustaz Abdul Somad telah istiqomah menjadi ulama umat dan mengangkat harkat martabat masyarakat Riau," ungkap Azlaini Agus.
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham