21 Tahun PT Warna Jingga Timur (WJT) Tipu Warga
PT Warna Jingga Timur (WJT) yang merupakan Perusahaan
Kelapa Sawit yang telah beroperasi selama 21 tahun lebih dinilai telah
menipu masyarakat Baserah.
Dua Kades di Baserah Minta PT WJT Penuhi Tuntutan Warga
Jumat 16 Februari 2018, 22:58 WIB
PT Warna Jingga Timur (WJT) yang merupakan Perusahaan
Kelapa Sawit yang telah beroperasi selama 21 tahun lebih dinilai telah
menipu masyarakat Baserah.
BASERAH RIAUMADANI.com -Terkait pemberitaan sebelumnya, dimana PT Warna Jingga Timur (WJT) yang merupakan Perusahaan Kelapa Sawit yang telah beroperasi selama 21 tahun lebih dinilai telah menipu masyarakat Baserah. Kamis siang (15/2) masyarakat Kecamatan Kuantan Hilir melaksanakan rembukan bersama, di salah satu Warkop di Baserah.
Hadir Kepala Desa Gunung Melintang Hamza Harianto didampingi Ketua BPD Yonhendri sebagai perwakilan masyarakat dari wilayah operasional ring satu PT WJT. Hadir pula perwakilan masyarakat dan pemuda Baserah lainnya, seperti Tokoh Muda Azizul Bahra SE, Hendra, Rian beserta sejumlah perwakilan lainnya. Kemudian tampak hadir Kepala Desa Pulau Madinah H Masdiah beserta sejumlah peserta lainnya.
Dalam rembuk yang di gelar pada Kamis siang itu, masyarakat sepakat akan mengajak dan mengundang pihak PT WJT untuk dapat duduk bersama terkait permasalahan CSR dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat sebagaimana mestinya.
Dikatakan, menurut Kepala Desa Gunung Melintang Hamza Harianto, selama ini PT WJT yang merupakan berada didalam wilayah Desa Gunung Melintang tidak pernah ada sumbangsih nya terhadap kesejahteraan masyarakat yang seharusnya disalurkan melalui CSR.
"Tidak sekalipun PT WJT ini berbagi dan memenuhi kewajibannya sebagaimana sepatutnya sebuah perusahaan terhadap masyarakat disekitarnya. Selama ini semua kegiatan masyarakat mereka (PT WJT .red) tak pernah ikut serta dan membantu mensukseskannya," kata Hamza.
"Malahan yang ada mereka malah terang-terangan menolak untuk berpartisipasi terhadap kegiatan masyarakat, dan kepemudaan selama ini," sambung mantan Ketua Pemuda Gunung Melintang, Yonhendri.
Sementara itu, Azizul Bahra SE menegaskan, bahwa hal ini lah yang membuat dirinya bersama sejumlah pemuda Baserah lainnya merasa gerah terhadap PT WJT tersebut. "Kita sepakat, dalam waktu dekat kita akan panggil melalui undangan secara resmi pihak perusahaan itu. Kalau mereka memang ada itikat baik, tentu mereka akan hadir nantinya," kata Azizul.
"Kita berharap PT WJT ini dewasa dalam menghadapi semua ini, dan saya yakin jika mereka memang ada itikat baik terhadap kepentingan masyarakat diwilayah operasionalnya, tentu masyarakat tidak akan berkecamuk dan saya pastikan tidak akan ada yang merasa dirugikan, sebab ini murni kepentingan masyarakat banyak," kata Azizul.
"Tapi ingat, masyarakat sudah pintar dan tidak bisa dibodohi lagi seperti dulu. Jika diabaikan, tentu apa yang ditakutkan bisa saja terjadi nantinya," tegas pria yang aktif berjuang untuk masyarakat itu.**unt
Hadir Kepala Desa Gunung Melintang Hamza Harianto didampingi Ketua BPD Yonhendri sebagai perwakilan masyarakat dari wilayah operasional ring satu PT WJT. Hadir pula perwakilan masyarakat dan pemuda Baserah lainnya, seperti Tokoh Muda Azizul Bahra SE, Hendra, Rian beserta sejumlah perwakilan lainnya. Kemudian tampak hadir Kepala Desa Pulau Madinah H Masdiah beserta sejumlah peserta lainnya.
Dalam rembuk yang di gelar pada Kamis siang itu, masyarakat sepakat akan mengajak dan mengundang pihak PT WJT untuk dapat duduk bersama terkait permasalahan CSR dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat sebagaimana mestinya.
Dikatakan, menurut Kepala Desa Gunung Melintang Hamza Harianto, selama ini PT WJT yang merupakan berada didalam wilayah Desa Gunung Melintang tidak pernah ada sumbangsih nya terhadap kesejahteraan masyarakat yang seharusnya disalurkan melalui CSR.
"Tidak sekalipun PT WJT ini berbagi dan memenuhi kewajibannya sebagaimana sepatutnya sebuah perusahaan terhadap masyarakat disekitarnya. Selama ini semua kegiatan masyarakat mereka (PT WJT .red) tak pernah ikut serta dan membantu mensukseskannya," kata Hamza.
"Malahan yang ada mereka malah terang-terangan menolak untuk berpartisipasi terhadap kegiatan masyarakat, dan kepemudaan selama ini," sambung mantan Ketua Pemuda Gunung Melintang, Yonhendri.
Sementara itu, Azizul Bahra SE menegaskan, bahwa hal ini lah yang membuat dirinya bersama sejumlah pemuda Baserah lainnya merasa gerah terhadap PT WJT tersebut. "Kita sepakat, dalam waktu dekat kita akan panggil melalui undangan secara resmi pihak perusahaan itu. Kalau mereka memang ada itikat baik, tentu mereka akan hadir nantinya," kata Azizul.
"Kita berharap PT WJT ini dewasa dalam menghadapi semua ini, dan saya yakin jika mereka memang ada itikat baik terhadap kepentingan masyarakat diwilayah operasionalnya, tentu masyarakat tidak akan berkecamuk dan saya pastikan tidak akan ada yang merasa dirugikan, sebab ini murni kepentingan masyarakat banyak," kata Azizul.
"Tapi ingat, masyarakat sudah pintar dan tidak bisa dibodohi lagi seperti dulu. Jika diabaikan, tentu apa yang ditakutkan bisa saja terjadi nantinya," tegas pria yang aktif berjuang untuk masyarakat itu.**unt
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Kuansing |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham