MASYARAKAT PENGGUNA JALAN MENGELUH
Ceceran Tanah Proyek Irigasi Di Badan Jalan Berserakan PT Waskita Tutup Mata
Minggu 21 Januari 2018, 22:55 WIB
ROKAN HULU. RIAUMADANI. com - Puluhan warga dan pengguna jalan raya, mengeluhkan ceceran tanah dampak dari pembangunan Saluran Interkoneksi D.I Osaka di Desa Sukamaju Kecamatan Rambah, yang dikerjakan perusahaan PT Waskita
Proyek tersebut, bersumber dari dana APBN 2015-2017melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumbert Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera (Dirjen SDABWSS) III, dengan nilai pagu anggaran Rp 105.865.799.000, dikerjakan secara Multi Years (tiga tahun anggaran).
Namun, perusahaan plat merah PT Waskita, tidak memperhatikan kondisi badan jalan. Karena, sejumlah warga mengeluhkan ceceran tanah merah di badan jalan dampak dari proyek yang tengah dikerjakan pihak rekanan. Parahnya , ceceran tanah tidak dilakukan penyiraman, dan hanya terlihat beberapa pekerja membuangnya dengan sekop sehingga masih banyak bekas ceceran tanah yang melekat di badan jalan.
“Saat turun hujan jalan akan becek dan licin,tak jarang pengendara sepeda motor tergelincir, bila musim kemarau jalam berdebu , "Kita heran, mengapa ceceran tanah tidak dibersihkan dengan cara disiram air, sementara itu sangat menganggu sekali,†terang seorang pengguna jalan, Adi, Minggu (21/01/2018) pagi kepada sejumlah wartawan
"Seorang warga saat ditemui menuturkan ‎" kami senang dengan adanya pembangunan di Rohul tapi seharusnya pengerjaan nya mengutamakan keamanan lah " paling tidak setiap selesai kerja di bersihkan kalau seperti ini peralatan rumah kami semua berdebu dan pakaian sekolah anak yang putih pun berubah warna apa lagi kaca jendela semuanya berdebu " tegasnya"
Namun anehnya saat awak media ingin menemui dan akan mencoba konfirmasi langsung ke pihak Managemen perusahaan pelaksana kegiatan PT Waskita, seorang karyawan saat ditanya kepada siapa bisa konfirmasi, karyawan tersebut terlihat mencari pegawai namun beberapa menit menyatakan bahwa pimpinan mereka tengah di lapangan. Saat ditanya nomor HP yang bisa dihubungi, karyawan tersebut menyatakan tidak memililki nonor HP-nya.
Sepekan sebelumnya, juga sudah pernah ditemui salah seorang karwayan yang diakui karyawan lainnya sebagai Humas Perusahaan. Mereka menyebut sesorang yang lebih dikenal bernama Ucok Namun ketika ditanya terkait keluhan pengguna jalan dan sejumlah warga yang mengeluh dengan adanya ceceran tanah di badan jalan dekat proyek pembangunan Saluran Interkoneksi D.I Osaka, Ucok menyatakan terkait hal itu dirinya tidak tahu menahu.
Dia menjelaskan “Kalau saya humas bagian jika ada masalah saja bang, untuk konfirmasi masalah ceceran tanah langsung ke pimpinan kami yang saat ini tidak berada di tempat,†kata Ucok beberapa waktu lalu." dia mengatakan nanti lah jumat bos itu datang.
Kemudian saat hari jumat didatangi kekantornya Pihak nya juga tidak berada di tempat.‎ Bahkan Hingga kini, tidak ada satupun pihak perusahaan yang bisa memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan pengguna jalan raya, di titik jalan yang menurut warga ceceran tanah itu sangat mengganggu mulai jalan raya menuju masuk ke kantor PT Waskita, hingga ke kawasan pengerjaan proyek.**( Alfian)
Proyek tersebut, bersumber dari dana APBN 2015-2017melalui Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Sumbert Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera (Dirjen SDABWSS) III, dengan nilai pagu anggaran Rp 105.865.799.000, dikerjakan secara Multi Years (tiga tahun anggaran).
Namun, perusahaan plat merah PT Waskita, tidak memperhatikan kondisi badan jalan. Karena, sejumlah warga mengeluhkan ceceran tanah merah di badan jalan dampak dari proyek yang tengah dikerjakan pihak rekanan. Parahnya , ceceran tanah tidak dilakukan penyiraman, dan hanya terlihat beberapa pekerja membuangnya dengan sekop sehingga masih banyak bekas ceceran tanah yang melekat di badan jalan.
“Saat turun hujan jalan akan becek dan licin,tak jarang pengendara sepeda motor tergelincir, bila musim kemarau jalam berdebu , "Kita heran, mengapa ceceran tanah tidak dibersihkan dengan cara disiram air, sementara itu sangat menganggu sekali,†terang seorang pengguna jalan, Adi, Minggu (21/01/2018) pagi kepada sejumlah wartawan
"Seorang warga saat ditemui menuturkan ‎" kami senang dengan adanya pembangunan di Rohul tapi seharusnya pengerjaan nya mengutamakan keamanan lah " paling tidak setiap selesai kerja di bersihkan kalau seperti ini peralatan rumah kami semua berdebu dan pakaian sekolah anak yang putih pun berubah warna apa lagi kaca jendela semuanya berdebu " tegasnya"
Namun anehnya saat awak media ingin menemui dan akan mencoba konfirmasi langsung ke pihak Managemen perusahaan pelaksana kegiatan PT Waskita, seorang karyawan saat ditanya kepada siapa bisa konfirmasi, karyawan tersebut terlihat mencari pegawai namun beberapa menit menyatakan bahwa pimpinan mereka tengah di lapangan. Saat ditanya nomor HP yang bisa dihubungi, karyawan tersebut menyatakan tidak memililki nonor HP-nya.
Sepekan sebelumnya, juga sudah pernah ditemui salah seorang karwayan yang diakui karyawan lainnya sebagai Humas Perusahaan. Mereka menyebut sesorang yang lebih dikenal bernama Ucok Namun ketika ditanya terkait keluhan pengguna jalan dan sejumlah warga yang mengeluh dengan adanya ceceran tanah di badan jalan dekat proyek pembangunan Saluran Interkoneksi D.I Osaka, Ucok menyatakan terkait hal itu dirinya tidak tahu menahu.
Dia menjelaskan “Kalau saya humas bagian jika ada masalah saja bang, untuk konfirmasi masalah ceceran tanah langsung ke pimpinan kami yang saat ini tidak berada di tempat,†kata Ucok beberapa waktu lalu." dia mengatakan nanti lah jumat bos itu datang.
Kemudian saat hari jumat didatangi kekantornya Pihak nya juga tidak berada di tempat.‎ Bahkan Hingga kini, tidak ada satupun pihak perusahaan yang bisa memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga dan pengguna jalan raya, di titik jalan yang menurut warga ceceran tanah itu sangat mengganggu mulai jalan raya menuju masuk ke kantor PT Waskita, hingga ke kawasan pengerjaan proyek.**( Alfian)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Rohul |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau