OPERASI OTT POLRES ROHUL
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres
Rokan Hulu (Rohul) yakni Kepala Desa (Kades) Rantau Binuang Sakti (RBS),
Fajri Amin (32) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Sarqoni (29) di Kecamatan
Kepenuhan, resmi ditetapkan seba
Oknum Kades dan Sekdes Resmi Jadi Tersangka OTT Tim Saber Pungli Polres Rohul
Minggu 21 Januari 2018, 22:35 WIB
Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres
Rokan Hulu (Rohul) yakni Kepala Desa (Kades) Rantau Binuang Sakti (RBS),
Fajri Amin (32) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Sarqoni (29) di Kecamatan
Kepenuhan, resmi ditetapkan seba
ROKAN HULU. RIAUMADANI. com - Heboh Aparat desa yang seharusnya melaksanakan tugas melayani masyarakatnya justru tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polres Rokan Hulu (Rohul) yakni Kepala Desa (Kades) Rantau Binuang Sakti (RBS), Fajri Amin (32) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Sarqoni (29) di Kecamatan Kepenuhan, resmi ditetapkan sebagai tersangka.
Kedua oknum aparat Desa RBS , terkena OTT Tim Saber Pungli Satuan Reskrim Polres Rohul, di Pondok Ikan Bakar Sasmita Kilometer 6 Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah pada Kamis (18/1/2018) sekitar pukul 17.10 Wib.
Usai jalani pemeriksaan selama 1 kali 24 jam, pada Kamis sore, Kades RBS Fajri Amin dan Sekdesnya Sarqoni,‎telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus OTT.
Diakui Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Suheri Sitorus, Jum at (19/1/2018) malam, mengakui bahwa OTT terhadap Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya, berawal laporan Kamis sore.
Saat itu, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH, SIK,‎dapatkan informasi dari Bendahara Koperasi Serba Usaha (KSU) Rokan Jaya inisial EE (35), bahwa akan ada transaksi penyerahan uang ke Fajri dan Sarqoni, selaku Kades dan Sekdes RBS.
Kemudian, bersama Kanit Tipikor Ipda H. Panjaitan SH, serta 4 anggota Unit III, Bripka David Siregar SH, Bripka Leo Gustian SH, Bripka J Amaris Febri, dan Brigadir Zahirul Kamal, langsung bergerak ke TKP di Pondok Ikan Bakar Sasmita Kilometer 6 Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah.
Ketika sampai di TKP, Tim Saber Pungli dari Satuan Reskrim Polres Rohul‎, lakukan tangkap tangan terhadap kedua oknum aparat Desa RBS tersebut.
Dari tangan Kades Fajri ungkap Ipda Suheri, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, seperti uang tunai pecahan Rp 50 ribu sebesar Rp 50 juta, yang dibungkus plastik hitam. Juga ikut disita, 73 persil SKRPT yang sudah terisi identitas pemilik dan sudah di cap atau ditandatangi Kades Fajri Amin, terbungkus plastik kantong warna merah.‎
Kemudian, 1 rangkap kwitansi pembayaran dari pengurus KSU Rokan Jaya ke Fajri selaku Kades, untuk biaya pembuatan 102 SKT dikali Rp 2.500.000, atau total Rp 255.000.000, pada tanggal 18 Januari 2018.
“Kemudian, ikut juga diamankan 1 pena Siqno biru, 2 buah handphone milik Kades, dan 2 buah handphone milik Sekdes," sebut Ipda Suheri, Jum at malam.‎
Dari keterangan Bendahara KSU Rokan Jaya, EE, warga Desa Kepenuhan Timur Raya, Kecamatan Kepenuhan,‎ penyerahan uang ke Kades terkait biaya pengurusan penerbitan SKRPT sebanyak 102 surat tahap pertama dari 426 surat yang direncanakan milik anggota KSU Rokan Jaya.
Dimana, biaya penerbitan102 SKRPT, Kades dan Sekdes RBS ucap Suheri, mereka meminta biaya pengurusan Rp 3.500.000 per surat, namun pihak koperasi tidak sanggup dengan biaya semahal itu, hanya mampu memberikan uang terima kasih.
Kemudian, Kades dan Sekdes RBS akhirnya menurunkan penawaran hingga Rp 2.500.000 per surat, namun pengurus koperasi hanya mampu membayar Rp 1.500.000.
Karena kesepakatan tidak tercapai, tetapi ke 102 SKRPT yang sudah ditandatangani Kades dan sudah distempel 20 Desember 2017 diserahkan ke Bendahara KSU Rokan Jaya, serta meminta uang Rp 2.500.000 per suratnya dengan total biaya Rp 255.000.000.
“Pihak koperasi tidak sanggup dengan biaya sesuai permintaan Kades dan Sekdes. Dua minggu kemudian, SKRPT tersebut diambil kembali oleh Kades dan Sekdes dari Bendahara koperasi," ucap Suheri.
Sambung Ipda Suheri, kini penyidik juga sudah memeriksa saksi-saksi, melakukan penggeledahan, serta menyita barang bukti lain yang berhubungan dengan tindak pidana Pungli.**( Alfian)
Kedua oknum aparat Desa RBS , terkena OTT Tim Saber Pungli Satuan Reskrim Polres Rohul, di Pondok Ikan Bakar Sasmita Kilometer 6 Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah pada Kamis (18/1/2018) sekitar pukul 17.10 Wib.
Usai jalani pemeriksaan selama 1 kali 24 jam, pada Kamis sore, Kades RBS Fajri Amin dan Sekdesnya Sarqoni,‎telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus OTT.
Diakui Kapolres Rohul AKBP Yusup Rahmanto SIK, MH, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Suheri Sitorus, Jum at (19/1/2018) malam, mengakui bahwa OTT terhadap Kades Rantau Binuang Sakti dan Sekdesnya, berawal laporan Kamis sore.
Saat itu, Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH, SIK,‎dapatkan informasi dari Bendahara Koperasi Serba Usaha (KSU) Rokan Jaya inisial EE (35), bahwa akan ada transaksi penyerahan uang ke Fajri dan Sarqoni, selaku Kades dan Sekdes RBS.
Kemudian, bersama Kanit Tipikor Ipda H. Panjaitan SH, serta 4 anggota Unit III, Bripka David Siregar SH, Bripka Leo Gustian SH, Bripka J Amaris Febri, dan Brigadir Zahirul Kamal, langsung bergerak ke TKP di Pondok Ikan Bakar Sasmita Kilometer 6 Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah.
Ketika sampai di TKP, Tim Saber Pungli dari Satuan Reskrim Polres Rohul‎, lakukan tangkap tangan terhadap kedua oknum aparat Desa RBS tersebut.
Dari tangan Kades Fajri ungkap Ipda Suheri, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, seperti uang tunai pecahan Rp 50 ribu sebesar Rp 50 juta, yang dibungkus plastik hitam. Juga ikut disita, 73 persil SKRPT yang sudah terisi identitas pemilik dan sudah di cap atau ditandatangi Kades Fajri Amin, terbungkus plastik kantong warna merah.‎
Kemudian, 1 rangkap kwitansi pembayaran dari pengurus KSU Rokan Jaya ke Fajri selaku Kades, untuk biaya pembuatan 102 SKT dikali Rp 2.500.000, atau total Rp 255.000.000, pada tanggal 18 Januari 2018.
“Kemudian, ikut juga diamankan 1 pena Siqno biru, 2 buah handphone milik Kades, dan 2 buah handphone milik Sekdes," sebut Ipda Suheri, Jum at malam.‎
Dari keterangan Bendahara KSU Rokan Jaya, EE, warga Desa Kepenuhan Timur Raya, Kecamatan Kepenuhan,‎ penyerahan uang ke Kades terkait biaya pengurusan penerbitan SKRPT sebanyak 102 surat tahap pertama dari 426 surat yang direncanakan milik anggota KSU Rokan Jaya.
Dimana, biaya penerbitan102 SKRPT, Kades dan Sekdes RBS ucap Suheri, mereka meminta biaya pengurusan Rp 3.500.000 per surat, namun pihak koperasi tidak sanggup dengan biaya semahal itu, hanya mampu memberikan uang terima kasih.
Kemudian, Kades dan Sekdes RBS akhirnya menurunkan penawaran hingga Rp 2.500.000 per surat, namun pengurus koperasi hanya mampu membayar Rp 1.500.000.
Karena kesepakatan tidak tercapai, tetapi ke 102 SKRPT yang sudah ditandatangani Kades dan sudah distempel 20 Desember 2017 diserahkan ke Bendahara KSU Rokan Jaya, serta meminta uang Rp 2.500.000 per suratnya dengan total biaya Rp 255.000.000.
“Pihak koperasi tidak sanggup dengan biaya sesuai permintaan Kades dan Sekdes. Dua minggu kemudian, SKRPT tersebut diambil kembali oleh Kades dan Sekdes dari Bendahara koperasi," ucap Suheri.
Sambung Ipda Suheri, kini penyidik juga sudah memeriksa saksi-saksi, melakukan penggeledahan, serta menyita barang bukti lain yang berhubungan dengan tindak pidana Pungli.**( Alfian)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Rohul |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 19 Juli 2026, 15:35 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gaungkan Semangat Kebersamaan Melalui Festival Rakyat 2026