PT SGS
Kedes Jalur Patah Teratak Mardi: Pabrik Kayu Lapis PT SGS Ingkari Janji dan Tak Punya Etika
Jumat 12 Januari 2018, 22:48 WIB
KUANSING.RIAUMADANI.Com - Pabrik kayu lapis PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) mengingkari janjinya dan tidak memiliki Etika berada di Desa Jalur Patah Teratak, Kecamatan Sentajo Raya, kabupaten Kuansing Provinsi Riau
Berasarkan Laporan yang Diterima oleh RIAUMADANI.Com dari Kepala Desa jalur patah Taratak Mardi tentang perjanjianya dengan PT SGS yang tidak pernah di realisasi atau ditepati oleh pihak perusahaan.
Mardi Mengungkapkan "Kami Telah melakukan Perjanjian dengan pihak Perusahaan PT SGS bahwa PT SGS akan memberi pekerjaan kepada warga tempatan sebagai putra Daerah supaya dapat membantu kehidupan masyarakat tempatan, Perjanjian kami sudah di setujui Dan di Tekan kontrak, tapi sampai saat ini belum juga ada panggillanya dari PT SGS ini Sedangkan orang lain masuk di terima" ungkapnya.
Untuk memastikan Kebenaran itu, biro media RIAUMADANI. Com Kuansing mencoba langsung menjumpai pihak Perusahan untuk mendapat kejelasan dari Manajer nya Aria. Saat di datangi kelokasi sekitar pukul 04.00 wib Rabu (10/11/18) petugas keamanan PT ini mengatakan "Pak Aria sudah pulang Besok pagi saja" ungkapnya.
Keesokan harinya Kamis ( 11/1/18) media RIAUMADANI.Com kembali mendatangi PT SGS sekira pukul 09.00 wib. pagi. Laporan dari petugas keamanan Bahwa " Pak Aria sedang Rapat " . media ini coba menunggu hingga jam 12.00 Wib. siang
Sampai jam istrahat ketika ada kariawan PT SGS yang keluar, Media ini coba menanyakan apakah manajer di dalam masih rapat, diluar dugaan tanggapan seorang karyawati yang gak mau disebutkan namanya. " Tidak ada rapat sama sekali dari pagi, "ujarnya tapi sekarang sudah istirahat Coba lihat di mesnya ".
Biro RIAUMADANI mencoba melusuri ke dalam mes, manajer Perusahan Aria juga tidak dijumpai , begitu juga saat di hubungi melalui telepon selulernya tidak ada jawaban, yang jelasnya PT SGS sangat tertutup kepada pupblik saat dikomfirmasi (MU).
Berasarkan Laporan yang Diterima oleh RIAUMADANI.Com dari Kepala Desa jalur patah Taratak Mardi tentang perjanjianya dengan PT SGS yang tidak pernah di realisasi atau ditepati oleh pihak perusahaan.
Mardi Mengungkapkan "Kami Telah melakukan Perjanjian dengan pihak Perusahaan PT SGS bahwa PT SGS akan memberi pekerjaan kepada warga tempatan sebagai putra Daerah supaya dapat membantu kehidupan masyarakat tempatan, Perjanjian kami sudah di setujui Dan di Tekan kontrak, tapi sampai saat ini belum juga ada panggillanya dari PT SGS ini Sedangkan orang lain masuk di terima" ungkapnya.
Untuk memastikan Kebenaran itu, biro media RIAUMADANI. Com Kuansing mencoba langsung menjumpai pihak Perusahan untuk mendapat kejelasan dari Manajer nya Aria. Saat di datangi kelokasi sekitar pukul 04.00 wib Rabu (10/11/18) petugas keamanan PT ini mengatakan "Pak Aria sudah pulang Besok pagi saja" ungkapnya.
Keesokan harinya Kamis ( 11/1/18) media RIAUMADANI.Com kembali mendatangi PT SGS sekira pukul 09.00 wib. pagi. Laporan dari petugas keamanan Bahwa " Pak Aria sedang Rapat " . media ini coba menunggu hingga jam 12.00 Wib. siang
Sampai jam istrahat ketika ada kariawan PT SGS yang keluar, Media ini coba menanyakan apakah manajer di dalam masih rapat, diluar dugaan tanggapan seorang karyawati yang gak mau disebutkan namanya. " Tidak ada rapat sama sekali dari pagi, "ujarnya tapi sekarang sudah istirahat Coba lihat di mesnya ".
Biro RIAUMADANI mencoba melusuri ke dalam mes, manajer Perusahan Aria juga tidak dijumpai , begitu juga saat di hubungi melalui telepon selulernya tidak ada jawaban, yang jelasnya PT SGS sangat tertutup kepada pupblik saat dikomfirmasi (MU).
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham