TIGA PENCURI DI RINGKUS POLISI
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH didampingi
Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK saat ekspos ungkap kasus ini
menyampaikan kronologinya
Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar Ringkus 3 Pria Bersenjata Api Saat Akan Beraksi
Minggu 24 Desember 2017, 23:00 WIB
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH didampingi
Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK saat ekspos ungkap kasus ini
menyampaikan kronologinya
TAPUNG, RIAUMADANI. com – Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar melakukan penangkapan 3 tersangka kepemilikan senjata api illegal di Jalan Bencah Kelubi Kota Batak Desa Pantai Cermin Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Jum at dinihari (22/12/2017).
Para pelaku kepemilikan senjata api illegal yang diciduk aparat Kepolisian ini adalah BJ (LK 51) asal Lampung, IS (LK 37) asal Lampung dan SB (LK 43) asal Jawa Tengah, mereka ini dikenal sebagai residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang diduga akan beraksi di wilayah Kabupaten Kampar.
Dari ketiga pelaku telah diamankan barang bukti 1 pucuk senjata api jenis FN, 2 pucuk senjata api laras pendek rakitan, 14 butir amunisi tajam kaliber 9 dan 11 butir amunisi tajam kaliber 5,56.
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK saat ekspos ungkap kasus ini menyampaikan kronologinya :
Pada hari Kamis (21/12/2017) sekira pukul 23.30 wib, didapat informasi bahwa ada kelompok pelaku curas yang memasuki wilayah hukum Polres Kampar, selanjutnya Kapolres Kampar memerintahkan Kasat Reskrim untuk melakukan Patroli guna mengantisipasi masuknya kawanan bandit ini di wilayah Hukum Polres Kampar.
Kasat Reskrim bersama Tim Opsnal kemudian menuju wilayah Kec. Tapung, sekira pukul 01.30 wib Jumat dinihari (22/12/2017), tim tiba di Jalan Flamboyan wilayah Desa Pantai Cermin dan menemukan 4 (empat) orang yang dicurigai tengah mengendarai motor Honda Beat dan motor Yamaha Mio.
Selanjutnya dilakukan penghadangan, akan tetapi ada perlawanan dari para pelaku dengan menembakkan senjata api kearah petugas, dengan sigap serta tindakan tegas dan terukur akhirnya 3 pelaku dapat diamankan, namun 1 orang lainnya berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO.
Lebih lanjut disampaikan Kapolres Kampar bahwa tindakan ini sebagai bentuk *Pre-emptif Staight* yaitu upaya penangkapan pelaku kejahatan sebelum yang bersangkutan melakukan aksinya.
Para tersangka ini diduga akan melakukan tindak pidana curas di wilayah hukum Polres Kampar, namun berkat kesigapan petugas dan antisipasi awal yang baik para pelaku berhasil ditangkap sebelum melakukan aksinya.
Para pelaku ini akan dijerat dengan pasal 1 ayat 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Undang-undang lain yang mengatur tentang kepemilikan senjata api, jelas Kapolres. (man)
Para pelaku kepemilikan senjata api illegal yang diciduk aparat Kepolisian ini adalah BJ (LK 51) asal Lampung, IS (LK 37) asal Lampung dan SB (LK 43) asal Jawa Tengah, mereka ini dikenal sebagai residivis kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang diduga akan beraksi di wilayah Kabupaten Kampar.
Dari ketiga pelaku telah diamankan barang bukti 1 pucuk senjata api jenis FN, 2 pucuk senjata api laras pendek rakitan, 14 butir amunisi tajam kaliber 9 dan 11 butir amunisi tajam kaliber 5,56.
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK saat ekspos ungkap kasus ini menyampaikan kronologinya :
Pada hari Kamis (21/12/2017) sekira pukul 23.30 wib, didapat informasi bahwa ada kelompok pelaku curas yang memasuki wilayah hukum Polres Kampar, selanjutnya Kapolres Kampar memerintahkan Kasat Reskrim untuk melakukan Patroli guna mengantisipasi masuknya kawanan bandit ini di wilayah Hukum Polres Kampar.
Kasat Reskrim bersama Tim Opsnal kemudian menuju wilayah Kec. Tapung, sekira pukul 01.30 wib Jumat dinihari (22/12/2017), tim tiba di Jalan Flamboyan wilayah Desa Pantai Cermin dan menemukan 4 (empat) orang yang dicurigai tengah mengendarai motor Honda Beat dan motor Yamaha Mio.
Selanjutnya dilakukan penghadangan, akan tetapi ada perlawanan dari para pelaku dengan menembakkan senjata api kearah petugas, dengan sigap serta tindakan tegas dan terukur akhirnya 3 pelaku dapat diamankan, namun 1 orang lainnya berhasil melarikan diri dan ditetapkan sebagai DPO.
Lebih lanjut disampaikan Kapolres Kampar bahwa tindakan ini sebagai bentuk *Pre-emptif Staight* yaitu upaya penangkapan pelaku kejahatan sebelum yang bersangkutan melakukan aksinya.
Para tersangka ini diduga akan melakukan tindak pidana curas di wilayah hukum Polres Kampar, namun berkat kesigapan petugas dan antisipasi awal yang baik para pelaku berhasil ditangkap sebelum melakukan aksinya.
Para pelaku ini akan dijerat dengan pasal 1 ayat 2 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Undang-undang lain yang mengatur tentang kepemilikan senjata api, jelas Kapolres. (man)
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan