WAGUBRI DIDAMPINGI KAPOLDA RIAU SIDAK PASAR
Wakil Gubenur Riau, Kapolda Riau dan jajarannya serta ikut melibatkan BBPOM Pekanbaru, Dinas Perindustri dan Perdagangan dan Pertamina menyelusuri dalam pasar.
Wagubri: Stok Sembako di Riau Untuk 4 Bulan ke Depan Dipastikan Aman, Kenaikan Harga Stabil
Kamis 21 Desember 2017, 06:16 WIB
Wakil Gubenur Riau, Kapolda Riau dan jajarannya serta ikut melibatkan BBPOM Pekanbaru, Dinas Perindustri dan Perdagangan dan Pertamina menyelusuri dalam pasar.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pangan dan mengendalikan harga, jelang Natal dan Tahun Baru, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di sejumlah tempat pusat perbelanjaan, Rabu (20/12/2017) pagi. Hasilnya, kenaikan harga masih tergolong stabil.
Sidak yang digelar kali ini meliputi 3 tempat di wilayah Pekanbaru. Yakni di Pasar Sukaramai di Jalan Sudirman, Pasar Cik Puan Jalan Tuanku Tambusai, dan terakhir Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Jalan Sudirman.
Tampak di lapangan, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang sempat berbincang-bincang dengan salah seorang pedagang tempe. Pedagang itu seakan menunjukkan keluhan para pedagang yang terjadi selama ini.
"Tadi saya tanya sama pedagang, dia tidak tahu apa yang dijualnya mengandung bahan pengawet atau formalin. Katanya tidak tahu, hanya membeli barang dari tokenya lalu dijual kembali," sebut Kapolda kepada wartawan, di sela-sela sidak pasar.
Mirisnya pengetahuan pedagang tentang bahan-bahan yang membahayakan bagi pengkonsumsi sembako, membuat Kapolda risau. Bukan hal tidak mungkin jika tersandung pidana, pedagang akan ikut serta terlibat.
"Apabila pedagang ini tidak mengetahui barang yang dijualnya diduga terdapat campuran bahan pengawet atau Formalin, maka dia (pedagang,red) ikut serta terlibat dalan tindak pidananya. Untuk itu sedikit banyaknya mereka ini harus diberi pengetahuan guna antisipasi," terang Kapolda.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Gubenur Riau Wan Thamrin Hasyim, menyebutkan hasil sidak tidak menunjukkan peningkatan pada harga sembako.
"Untuk keluhan di lapangan tidak ada, harga sembako terlihat stabil, hanya kenaikan Rp 1000. Dibanding tahun lalu, sekarang ini sama saja," tambah Thamrin.
Sejauh ini, dari pantauan pemerintah daya beli masyarakat di wilayah Riau sendiri memiliki nilai tertinggi dibanding tahun lalu. Di samping itu juga, Riau saat ini mempunyai produksi sendiri di daerah Pelintung, Dumai.
"Hal pangan untuk Riau tidak perlu dikhawatirkan lagi akan kelangkaan bahan pangan berkat dukung dari adanya produksi sendiri yang telah menghasilkan. Jadi bukan mengkhawatirkan lagi, persiapan jelang Natal dan Tahun Baru telah siap," terang Thamrin.
Dari pantauan di lapangan, tampak peserta rombongan Kapolda Riau dan jajarannya serta ikut melibatkan BBPOM Pekanbaru, Wakil Gubenur Riau, Dinas Perindustri dan Perdagangan dan Pertamina menyelusuri dalam pasar.
"Sidak kali ini untuk mengendalikan harga pangan dan kelangkaan untuk kedepannya jelang Natal dan Tahun Baru. Tapi hasilnya stabil tidak ditemukan adanya kelangkaan dan penimbunan," sambung Thamrin.
Tampak rombongan menuju ke gudang Bulog di Jalan Sudirman meninjau langsung ketersediaan stok beras yang dimilikinya untuk masyarakat Riau. Hampir sama dengan tahun lalu, tidak menampakkan perbedaan yang mencolok.
"Empat bulan ke depan sampai bulan April 2018, Riau aman dari kelangkaan pangan. Jadi jangan khawatir lah kita jelang Natal dan Tahun Baru stok banyak," pungkas wagub. rls
Sidak yang digelar kali ini meliputi 3 tempat di wilayah Pekanbaru. Yakni di Pasar Sukaramai di Jalan Sudirman, Pasar Cik Puan Jalan Tuanku Tambusai, dan terakhir Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Jalan Sudirman.
Tampak di lapangan, Kapolda Riau Irjen Pol Nandang sempat berbincang-bincang dengan salah seorang pedagang tempe. Pedagang itu seakan menunjukkan keluhan para pedagang yang terjadi selama ini.
"Tadi saya tanya sama pedagang, dia tidak tahu apa yang dijualnya mengandung bahan pengawet atau formalin. Katanya tidak tahu, hanya membeli barang dari tokenya lalu dijual kembali," sebut Kapolda kepada wartawan, di sela-sela sidak pasar.
Mirisnya pengetahuan pedagang tentang bahan-bahan yang membahayakan bagi pengkonsumsi sembako, membuat Kapolda risau. Bukan hal tidak mungkin jika tersandung pidana, pedagang akan ikut serta terlibat.
"Apabila pedagang ini tidak mengetahui barang yang dijualnya diduga terdapat campuran bahan pengawet atau Formalin, maka dia (pedagang,red) ikut serta terlibat dalan tindak pidananya. Untuk itu sedikit banyaknya mereka ini harus diberi pengetahuan guna antisipasi," terang Kapolda.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Gubenur Riau Wan Thamrin Hasyim, menyebutkan hasil sidak tidak menunjukkan peningkatan pada harga sembako.
"Untuk keluhan di lapangan tidak ada, harga sembako terlihat stabil, hanya kenaikan Rp 1000. Dibanding tahun lalu, sekarang ini sama saja," tambah Thamrin.
Sejauh ini, dari pantauan pemerintah daya beli masyarakat di wilayah Riau sendiri memiliki nilai tertinggi dibanding tahun lalu. Di samping itu juga, Riau saat ini mempunyai produksi sendiri di daerah Pelintung, Dumai.
"Hal pangan untuk Riau tidak perlu dikhawatirkan lagi akan kelangkaan bahan pangan berkat dukung dari adanya produksi sendiri yang telah menghasilkan. Jadi bukan mengkhawatirkan lagi, persiapan jelang Natal dan Tahun Baru telah siap," terang Thamrin.
Dari pantauan di lapangan, tampak peserta rombongan Kapolda Riau dan jajarannya serta ikut melibatkan BBPOM Pekanbaru, Wakil Gubenur Riau, Dinas Perindustri dan Perdagangan dan Pertamina menyelusuri dalam pasar.
"Sidak kali ini untuk mengendalikan harga pangan dan kelangkaan untuk kedepannya jelang Natal dan Tahun Baru. Tapi hasilnya stabil tidak ditemukan adanya kelangkaan dan penimbunan," sambung Thamrin.
Tampak rombongan menuju ke gudang Bulog di Jalan Sudirman meninjau langsung ketersediaan stok beras yang dimilikinya untuk masyarakat Riau. Hampir sama dengan tahun lalu, tidak menampakkan perbedaan yang mencolok.
"Empat bulan ke depan sampai bulan April 2018, Riau aman dari kelangkaan pangan. Jadi jangan khawatir lah kita jelang Natal dan Tahun Baru stok banyak," pungkas wagub. rls
| Editor | : | Tis-Rls |
| Kategori | : | Ekonomi |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham