Temuan Mahiswa UMRI
Daun Kalimayo
Ekstrak Daun Kalimayo Bisa Jadi Obat Antikanker
Selasa 26 Agustus 2014, 03:05 WIB
Daun Kalimayo
PEKANBARU. Riaumadani. com - Kalimayo atau Derris elliptica merupakan famili leguminoceae, tersebar di Sumatera termasuk Riau. Menurut mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, Rifai, data empiris di lapangan, tumbuhan ini, dimanfaatkan masyarakat untuk mengobati keracunan, luka, diabetes dan kanker.
Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran awal mereka tanaman ini memiliki senyawa potensial antikanker, antibakteri dan antioksidan. Apalagi selama ini, genus Derris banyak menghasilkan senyawa kimia potensial memiliki bioaktivitas. Secara etnobotani, sangat dimungkinkan Derris elliptica juga memilikinya.
Bagian dari tanaman yang memiliki khasiat tersebut adalah kulit batang. Membuktikannya, kulit batang luar dan tengah dihaluskan menjadi serbuk kering. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan metanol.
Masyarakat suku asli Melayu Petalangan, Pelalawan, tidak asing dengan tumbuhan Kalimayo. Bernama latin Derris elliptica, tumbuhan ini sering digunakan sebagai obat. Meskipun digunakan secara tradisional, tumbuhan ini ternyata memiliki kandungan antikanker, antibakteri dan antioksidan.
Kandungan tersebut diidentifikasi empat mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA [FMIPA] Universitas Muhammadiyah Riau [Umri]. Rifai Nurhidayah, Kun Maslaha, Neti Triani dan Siti Mukhlisa mengidentifikasi sebagai formula obat baru.
Berdasarkan penelitian di laboratorium, ujar Rifai, Kalimayo memiliki Golongan senyawa flavonoid. Ini tergolong folifenol yang banyak mengandung anti oksidan.
Selain itu juga terdapat golongan senyawa Terpenoid, aktif untuk antibakteri dan antikanker.
Dalam terpenoid ini terdapat senyawa lupeol.Ekstrak Derris elliptica yang digunakan mahasiswa Universitas Muhammadiyaj Riau, [Umri] Rifai dan kawan-kawan memiliki kemampuan membunuh sel kanker dengan konsentrasi 18,74 mikrogram permililiter. Angka ini memperlihatkan aktivitas antikanker yang bagus.
Mekanisme senyawa flavonoid dapat merusak sel kanker karena berfungsi sebagai penghambat proliferasi tumor atau kanker dengan menginhibisi aktivitas protesin kinase sehingga menghambat jalur tranduksi sinyal dari membran sel ke inti sel.
Sebagai antioksidan, hasil diperoleh juga sangat kuat mencapai 46,380 mikrogram permililiter. Artinya kemampuan meredam radikal bebas, konsentrasi minimal 46.380 mikrogram permililiter.
Sementara uji toksisitas, kemampuan terbaik tumbuhan ini mencapai 22,4 mikrogram permililiter. Dari hasil penelitian tersebut, tumbuhan ini digolongkan sebagai antikanker dan antioksidan yang kuat. Sementara untuk toksisitas masih kategori sedang," tambah Dosen pembimbing, Jufrizal Syahri **
Hal inilah yang menjadi dasar pemikiran awal mereka tanaman ini memiliki senyawa potensial antikanker, antibakteri dan antioksidan. Apalagi selama ini, genus Derris banyak menghasilkan senyawa kimia potensial memiliki bioaktivitas. Secara etnobotani, sangat dimungkinkan Derris elliptica juga memilikinya.
Bagian dari tanaman yang memiliki khasiat tersebut adalah kulit batang. Membuktikannya, kulit batang luar dan tengah dihaluskan menjadi serbuk kering. Sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksan, etil asetat dan metanol.
Masyarakat suku asli Melayu Petalangan, Pelalawan, tidak asing dengan tumbuhan Kalimayo. Bernama latin Derris elliptica, tumbuhan ini sering digunakan sebagai obat. Meskipun digunakan secara tradisional, tumbuhan ini ternyata memiliki kandungan antikanker, antibakteri dan antioksidan.
Kandungan tersebut diidentifikasi empat mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA [FMIPA] Universitas Muhammadiyah Riau [Umri]. Rifai Nurhidayah, Kun Maslaha, Neti Triani dan Siti Mukhlisa mengidentifikasi sebagai formula obat baru.
Berdasarkan penelitian di laboratorium, ujar Rifai, Kalimayo memiliki Golongan senyawa flavonoid. Ini tergolong folifenol yang banyak mengandung anti oksidan.
Selain itu juga terdapat golongan senyawa Terpenoid, aktif untuk antibakteri dan antikanker.
Dalam terpenoid ini terdapat senyawa lupeol.Ekstrak Derris elliptica yang digunakan mahasiswa Universitas Muhammadiyaj Riau, [Umri] Rifai dan kawan-kawan memiliki kemampuan membunuh sel kanker dengan konsentrasi 18,74 mikrogram permililiter. Angka ini memperlihatkan aktivitas antikanker yang bagus.
Mekanisme senyawa flavonoid dapat merusak sel kanker karena berfungsi sebagai penghambat proliferasi tumor atau kanker dengan menginhibisi aktivitas protesin kinase sehingga menghambat jalur tranduksi sinyal dari membran sel ke inti sel.
Sebagai antioksidan, hasil diperoleh juga sangat kuat mencapai 46,380 mikrogram permililiter. Artinya kemampuan meredam radikal bebas, konsentrasi minimal 46.380 mikrogram permililiter.
Sementara uji toksisitas, kemampuan terbaik tumbuhan ini mencapai 22,4 mikrogram permililiter. Dari hasil penelitian tersebut, tumbuhan ini digolongkan sebagai antikanker dan antioksidan yang kuat. Sementara untuk toksisitas masih kategori sedang," tambah Dosen pembimbing, Jufrizal Syahri **
| Editor | : | Amsarudin/Tp |
| Kategori | : | Pendidikan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan