Jumat, 30 Januari 2026

Breaking News

  • Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau   ●   
  • Bupati Kasmarni Kunjungi Desa Bantan Timur, Perkuat Pendidikan Ramah Anak dan Pemberdayaan Perempuan   ●   
  • Tim 8 Pemkab Siak, Verifikasi Data Tenaga Non-ASN, Dari 3,590 Terkoreksi 631 Orang   ●   
  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
Pabrik Makanan Ikan (Pelet)
Tahun 2018, Riau Miliki Pabrik Makanan Ikan (Pelet) di Kampar
Selasa 07 November 2017, 22:47 WIB
Pelet (makanan ikan)
PEKANBARU, RIAUMADANI. com  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melakukan sharing budget dengan pemerintah pusat dalam rangka membangun pabrik pelet (makanan ikan) di Kabupaten Kampar, Riau.

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) Provinsi Riau, Herman Mahmud kepada awak media, Selasa (7/11/2017) di Pekanbaru.

Herman mengatakan, pembangunan pabrik pelet ‎tersebut direncanakan tahun 2018 mendatang. Dimana pemerintah pusat mengalokasikan anggaran melalu dana hibah sebesar Rp18 miliar.
‎Sementara Pemprov Riau sendiri akan mensupport untuk pengemasan pakan ternaknya. ‎
‎
"Kita angggarkan di APBD 2018 sebesar Rp1,2 miliar, sekarang sedang pembahasan di Dewan. Kalau disetujui dewan, maka ke depan kita bisa memproduksi kemasan pelet ikan sendiri," ujarnya.

Lebih jauh disampaikannya, untuk masalah pakan ternak ini penting untuk membantu peternak ikan di Riau. Sebab pakan ini ‎kalau tidak sesuai dengan margin yang didapat, maka peternak akan merugi.
‎
"Harga pangan (pelet) ini kan lumayan mahal. Oke lah kalau ‎misalnya di Kabupaten Kepulauan Meranti ada alat tangkap ikan untuk makan ikan lain. Sementara untuk di darat seperti di Kampar tentu harus menggunakan pakan pelet," ujarnya.

Disamping itu, ‎untuk pelet saat ini pihaknya tengah melakukan gerakan pakan mandiri di Kampar, sehingga biaya pakan ternak ikan bisa diminimalisir karena nanti perternak bisa mengolah pakan sendiri.
‎
"Jadi gerakan pakan mandiri ini terus kita dorong, agar masyarakat membuat pakan sendiri. Dengan begitu penghasilan peternak ikan lebih meningkat, sebab tidak perlu beli yang harganya lumayan mahal," pungkasnya.




Editor : Tis.
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top