DIALOG PEMBANGUNAN NASIONAL
Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman hadiri Dialog
Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas Bapak Prof. Dr. Bambang P. S
Brodjonegoro di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah
Pemprov Riau Taja Dialog Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas
Senin 06 November 2017, 22:22 WIB
Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman hadiri Dialog
Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas Bapak Prof. Dr. Bambang P. S
Brodjonegoro di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman hadiri Dialog Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas Bapak Prof. Dr. Bambang P. S Brodjonegoro di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah
Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman di dampingi oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas RI Bapak Prof. Dr. Bambang P. S Brodjonegoro, Deputi bidang Sarana dan Prasarana bapak Wiswana, para direktur, seluruh jajaran dari kementrian, kepala Bapeda Provinsi Riau Bapak Rahmat Rahim, selutuh kepala bapeda se provinsi riau kab/kota, asisten, staf ahli, kepala dinas dan badan.
Sambutan Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman menyampaikan terimakasih kehadiran bapak dengan jadwal padat yang hadir di pekanbaru dan alhamdulillah masih menyempatkan untuk diskusi dengan kami dan teman-teman semua kab/kota tentang masalag pembangunan di riau.
Kami berterima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat dan juga dan atas penambahan anggaran yang di berikan kepada prov riau secara keseluruhan baik itu di proyek strategis nasional yang ada di prov riau maupun melalui kementrian lembaga dan juga bantuan bantuan lainnya terhadap provinsi riau secara keselurahn dan ini memang yang kami harap kan
Semenjak 2015 provinsi di kab/kota seriau ini merasakan masih ada yg defisit jadi masih ada yang cashflownya yang terganggu dan kami terus berusaha dan Pemerintah Provinsi pun dengan sekuat tenaga melalui kegiatan dinas badan dan bantuan keuangan mencoba membantu kondisi fiskal di kab/kota namun demikian ya tentu jauh dari harapan pada kesempatan kali ini pak menteri akan menyampaikan beberapa skin baru untuk melaksanakan pembangunan yang kerjasama dengan swasta dan ini adalah salah satu cara mengatasi kekurangan pendapatan di masih masih daerah di provinsi juga mudah mudahan ini salah satu solusi yang di harapkan kedepan.
Dan kami juga berterima kasih kepada pak menteri memberi dorongan bidang olah raga, dan sore ini pak menteri akan bermain badminton bersama teman pak menteri dari luar. Kalau untuk olah raga kami punya venus yang cukup lengkap untuk kegiatan olah raga, dan mudah mudahan di ikuti oleh yang lain, dan ini juga menjadi riau khususnya pekanbaru menjadi tujuan olahraga.
Sambutan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas RI Bapak Prof. Dr. Bambang P. S Brodjonegoro menyampaikan kedatangan saya ke pekanbaru ingin berbagi kepada bapak ibu semua mengenai skema alternatif di dalam pendanaan pembangunan khususnya pembangunan daerah, sebagian besar pembangunan berasal dari ABPD dan APBD itu sendri di bayar daerah dan tegantung pada (Dana Alokasi Umum) DAU ada tergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH), dan Khusus untuk riau mungkin sebagian besar tergantung pada DBH dan sedangkan banyak provinsi lain di indonesia menggunakan DAU
Problemnya adalah kebutuhan pembangunan kita itu tidak pernah bisa di bilang sedikit atau sangat sukar bagi kita mengatakan tahapan pembagunan kita sudah cukup dengan terus bertumbuhnya penduduk dan bertumbuhnya ekonomi maka dengan sendiri nya kebutuhan akan berbagai sarana pembangunan pun juga makin meningkat sehingga terjadi kejar-kejaran di satu sisi kita mendapatkan uang lebih dan di sisi lain belum meyediakan kebutuhan pembangunan itu secara cukup.
Satu hal lagi karena APBD tergantung pada APBN, APBN sendiri menghadapi suatu tantangan yang luar biasa , saya hampir 2 tahun menjadi menteri keuangan dan yang paling berat sebagai menteri keuangan adalah bukan mengeluarkan uang tetapi mencari uang bagaimana kita mendapatkan penerimaan yang bisa memastikan pengeluaran pun nanti bisa jumlah yang di anggap cukup dan sebagai manusia sayangnya tidak pernah mengatakan uang yang kita miliki itu cukup, kita akan selalu bilang uang yang kita dapat itu kurang meskipun naik setiap tahun ini kita selalu bilang kurang, sifat kurang itu tidak hanya muncul di riau saja, tetapi muncul di semua daerah indonesia sehingga juga banyak terjadi banyak daerah lupa membangun atau terlambat membangun karena terlaku berharap adanya alokasi yang memadai baik dari APBN melalui kementrian agama maupun dari APBD.
Jadi pada kesempatan yang baik ini, saya akan menyampaikan kerjasama pemerintah dan badan usaha."pungkasnya HUMAS
Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman di dampingi oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas RI Bapak Prof. Dr. Bambang P. S Brodjonegoro, Deputi bidang Sarana dan Prasarana bapak Wiswana, para direktur, seluruh jajaran dari kementrian, kepala Bapeda Provinsi Riau Bapak Rahmat Rahim, selutuh kepala bapeda se provinsi riau kab/kota, asisten, staf ahli, kepala dinas dan badan.
Sambutan Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman menyampaikan terimakasih kehadiran bapak dengan jadwal padat yang hadir di pekanbaru dan alhamdulillah masih menyempatkan untuk diskusi dengan kami dan teman-teman semua kab/kota tentang masalag pembangunan di riau.
Kami berterima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat dan juga dan atas penambahan anggaran yang di berikan kepada prov riau secara keseluruhan baik itu di proyek strategis nasional yang ada di prov riau maupun melalui kementrian lembaga dan juga bantuan bantuan lainnya terhadap provinsi riau secara keselurahn dan ini memang yang kami harap kan
Semenjak 2015 provinsi di kab/kota seriau ini merasakan masih ada yg defisit jadi masih ada yang cashflownya yang terganggu dan kami terus berusaha dan Pemerintah Provinsi pun dengan sekuat tenaga melalui kegiatan dinas badan dan bantuan keuangan mencoba membantu kondisi fiskal di kab/kota namun demikian ya tentu jauh dari harapan pada kesempatan kali ini pak menteri akan menyampaikan beberapa skin baru untuk melaksanakan pembangunan yang kerjasama dengan swasta dan ini adalah salah satu cara mengatasi kekurangan pendapatan di masih masih daerah di provinsi juga mudah mudahan ini salah satu solusi yang di harapkan kedepan.
Dan kami juga berterima kasih kepada pak menteri memberi dorongan bidang olah raga, dan sore ini pak menteri akan bermain badminton bersama teman pak menteri dari luar. Kalau untuk olah raga kami punya venus yang cukup lengkap untuk kegiatan olah raga, dan mudah mudahan di ikuti oleh yang lain, dan ini juga menjadi riau khususnya pekanbaru menjadi tujuan olahraga.
Sambutan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bapenas RI Bapak Prof. Dr. Bambang P. S Brodjonegoro menyampaikan kedatangan saya ke pekanbaru ingin berbagi kepada bapak ibu semua mengenai skema alternatif di dalam pendanaan pembangunan khususnya pembangunan daerah, sebagian besar pembangunan berasal dari ABPD dan APBD itu sendri di bayar daerah dan tegantung pada (Dana Alokasi Umum) DAU ada tergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH), dan Khusus untuk riau mungkin sebagian besar tergantung pada DBH dan sedangkan banyak provinsi lain di indonesia menggunakan DAU
Problemnya adalah kebutuhan pembangunan kita itu tidak pernah bisa di bilang sedikit atau sangat sukar bagi kita mengatakan tahapan pembagunan kita sudah cukup dengan terus bertumbuhnya penduduk dan bertumbuhnya ekonomi maka dengan sendiri nya kebutuhan akan berbagai sarana pembangunan pun juga makin meningkat sehingga terjadi kejar-kejaran di satu sisi kita mendapatkan uang lebih dan di sisi lain belum meyediakan kebutuhan pembangunan itu secara cukup.
Satu hal lagi karena APBD tergantung pada APBN, APBN sendiri menghadapi suatu tantangan yang luar biasa , saya hampir 2 tahun menjadi menteri keuangan dan yang paling berat sebagai menteri keuangan adalah bukan mengeluarkan uang tetapi mencari uang bagaimana kita mendapatkan penerimaan yang bisa memastikan pengeluaran pun nanti bisa jumlah yang di anggap cukup dan sebagai manusia sayangnya tidak pernah mengatakan uang yang kita miliki itu cukup, kita akan selalu bilang uang yang kita dapat itu kurang meskipun naik setiap tahun ini kita selalu bilang kurang, sifat kurang itu tidak hanya muncul di riau saja, tetapi muncul di semua daerah indonesia sehingga juga banyak terjadi banyak daerah lupa membangun atau terlambat membangun karena terlaku berharap adanya alokasi yang memadai baik dari APBN melalui kementrian agama maupun dari APBD.
Jadi pada kesempatan yang baik ini, saya akan menyampaikan kerjasama pemerintah dan badan usaha."pungkasnya HUMAS
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan