Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Penggunaan ADD
Penggunaan ADD Diduga Janggal, Inspektorat Kampar Turun ke Kuntu Darussalam
Sabtu 14 Oktober 2017, 23:21 WIB
Ketua AMPD Doni Saputra dkk saat meminta konfirmasi kepada Ketua tim David di ruangan Inspektorat Kampar, terkait hasil kunjungan ke kantor Desa Kuntu Darussalam, Jumat (13/10/17).
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Sebagai buntut dari laporan Aliansi Masyarakat Peduli Desa (AMPD), Inspektorat Kabupaten Kampar turun ke desa Kuntu Darussalam Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, Rabu (11/10/17) kemarin.

Sebagaimana disampaikan via telepon oleh Ketua AMPD Kuntu Darussalam, Doni Syahputra, Jumat (13/10/17) kepada wartawan, mengaku pihaknya tengah berada di Bangkinang guna meminta konfirmasi ke Inspektorat Kampar terkait tindaklanjut hasil kunjungan ke kantor Desa Kuntu Darussalam tersebut.

Ia mengatakan, dari hasil konfirmasi yang ia peroleh dari Inspektorat Kampar yang dipimpin David dkk pada Rabu kemarin, banyak ditemukan kejanggalan dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) 2016, ujar Doni.

Oleh karenanya guna menindaklanjuti temuan tersebut, Inspektorat Kampar berencana akan kembali turun ke lapangan Senin (16/10/17) mendatang.

“Kata pak David mereka akan kembali turun ke Kuntu Darussalam Senin mendatang untuk mengechek fisik proyek dana desa tahun 2016”, ujar Doni didampingi 3 rekannya yakni, Wakil Ketua Hanif Tanjung, Sekretaris Erisan dan Toda Iwan.

Sebelumnya, AMPD berkirim surat kepada Inspektorat Daerah Provinsi Riau perihal permintaan audit ADD Kuntu Darussalam Kecamatan Kampar Kiri pada 24 Agustus 2017.

Dalam suratnya, AMPD melaporkan ketidaksesuaian hasil pembangunan drainase 2016, pembangunan base clas C, penyalahgunaan ADD (renovasi kantor desa), pembangunan yang tidak transparan dan monopoli proyek oleh kroni kroni oknum Kades Kuntu Darussalam, Maldanis.

Sementara Kades Maldanis yang dihubungi sebelumnya mengaku tudingan AMPD tersebut mengada ngada. Ia berdalih sebagai bukti bahwa dana desa yang ia kelola sudah kelola baik, Laporan Pertanggungjawaban (LPj) yang ia sampaikan ke Pemkab Kampar sudah diterima.

Dihubungi terpisah pada Kamis (12/10/17) kemarin, Inspektorat Kampar, David membenarkan bahwa dirinya bersama rekan lainnya sudah turun ke kantor Desa Kuntu Darussalam.

Namun demikian David enggan membeberkan hasil kunjungan tersebut via telepon karena dinilai kurang etis.

“Benar kami sudah ke lapangan, namun rasanya kurang etis kalau hasil kunjungan tersebut saya sampaikan via telepon. Bagusnya langsung kesini saja, saya tunggu”, ujarnya. (fin)




Editor : Tis-RLS
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top