Bom Molotov
Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Susanto. [Foto: Pung]
Perkembangan Penyelidikan Polres Pekanbaru, Pasca Bom Molotov Rumah Politisi Golkar
Senin 09 Oktober 2017, 22:53 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Susanto. [Foto: Pung]
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Pasca Bom Molotov di Pekanbaru, Selasa (3/10) lalu, oleh OTK (Orang Tak Dikenal) yang menimpa rumah seorang Politisi sekaligus Anggota DPRD Riau Supriati. Kasus ini membuat aparat Kepolisian bekerja ekstra untuk mendalami motif tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya rumah politisi Partai Golkar Riau, Supriati di jalan Dwikora,Kelurahan Sukamaju, Kota Pekanbaru.
Dari pengamatan di TKP (Tempat Kejadian Perkara), lemparan botol berisi bensin bersumbu api itu diduga mengenai lantai teras, pecahan botol dan isinya tersebar memanjang ke arah rumah.
Namun hanya sedikit bensin yang sampai ke dinding rumah tersebut. Tampak di TKP bekas terbakar di daun bunga dalam pot di sudut luar teras rumah hingga ke dinding.
Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Susanto, usai menghadiri acara Hari Kanker Internasional yang digelar di kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru baru-baru ini.
Ketika dimintai keterangannya terkait bom molotov di rumah Anggota DPRD Riau Supriati, Kombes (Pol) Susanto memberikan beberapa keterangan.
"Saat ini tim kami masih menjalani olah TKP selanjutnya pemeriksaan terhadap saksi-saksi nanti baru kita lihat tindak lanjut dari olah TKP," beber Susanto.
Ketika disinggung berapa orang saksi yang menjalani pemeriksaan atas kasus tersebut, Susanto mengatakan, sebanyak tiga orang saksi saat ini sedang menjalani pemeriksaan, yang jelas ada barang bukti berupa pecahan dan bahan untuk molotov.
"Nanti kita lihat bagaimana kelanjutannya," tutup Susanto di akhir stagmennya. **
Seperti diberitakan sebelumnya rumah politisi Partai Golkar Riau, Supriati di jalan Dwikora,Kelurahan Sukamaju, Kota Pekanbaru.
Dari pengamatan di TKP (Tempat Kejadian Perkara), lemparan botol berisi bensin bersumbu api itu diduga mengenai lantai teras, pecahan botol dan isinya tersebar memanjang ke arah rumah.
Namun hanya sedikit bensin yang sampai ke dinding rumah tersebut. Tampak di TKP bekas terbakar di daun bunga dalam pot di sudut luar teras rumah hingga ke dinding.
Kapolresta Pekanbaru Kombes (Pol) Susanto, usai menghadiri acara Hari Kanker Internasional yang digelar di kantor Kejaksaan Negeri Pekanbaru baru-baru ini.
Ketika dimintai keterangannya terkait bom molotov di rumah Anggota DPRD Riau Supriati, Kombes (Pol) Susanto memberikan beberapa keterangan.
"Saat ini tim kami masih menjalani olah TKP selanjutnya pemeriksaan terhadap saksi-saksi nanti baru kita lihat tindak lanjut dari olah TKP," beber Susanto.
Ketika disinggung berapa orang saksi yang menjalani pemeriksaan atas kasus tersebut, Susanto mengatakan, sebanyak tiga orang saksi saat ini sedang menjalani pemeriksaan, yang jelas ada barang bukti berupa pecahan dan bahan untuk molotov.
"Nanti kita lihat bagaimana kelanjutannya," tutup Susanto di akhir stagmennya. **
| Editor | : | Tis-rls |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham