Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
HUTANG INDONESIA TERUS MENINGKAT
Woowww...Hutang Pemerintah Indonesia Kini Jadi Rp 3.779 Triliun
Senin 21 Agustus 2017, 04:17 WIB
Utang pemerintah Indonesia terus meningkat. Terhitung akhir Juli 2017, tercatat jumlah utang pemerintah mencapai Rp 3.779,98 triliun. Dalam sebulan, utang tersebut naik Rp 73,46 triliun.
JAKARTA. RIAUMADANI. com - Utang pemerintah Indonesia terus meningkat. Terhitung akhir Juli 2017, tercatat jumlah utang pemerintah mencapai Rp 3.779,98 triliun. Dalam sebulan, utang tersebut naik Rp 73,46 triliun.

Peningkatan jumlah tersebut dibandingkan jumlah dengan Juni 2017 yang sebesar Rp 3.706,52 triliun. Dalam denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah pusat di Juli 2017 adalah US$ 283,72 miliar, naik dari posisi akhir Juni 2017 yang sebesar US$ 278,29 miliar.

Sebagian besar utang pemerintah dalam bentuk surat utang atau Surat Berharga Negara (SBN). Sampai Juli 2017, nilai penerbitan SBN mencapai Rp 3.045 triliun, naik dari akhir Juni 2017 yang sebesar Rp 2.979,5 triliun. Sementara itu, pinjaman (baik bilateral maupun multilateral) tercatat Rp 734,98 triliun, naik dari Juni 2017 sebesar Rp 727,02 triliun.

Demikian dikutip fokusriau.com dari data Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan yang dilansir detikcom, Senin (21/8/2017). Berikut perkembangan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sejak tahun 2000:
2000: Rp 1.234,28 triliun (89 persen)
2001: Rp 1.273,18 triliun (77 persen)
2002: Rp 1.225,15 triliun (67 persen)
2003: Rp 1.232,5 triliun (61 persen)
2004: Rp 1.299,5 triliun (57 persen)
2005: Rp 1.313,5 triliun (47 persen)
2006: Rp 1.302,16 triliun (39 persen)
2007: Rp 1.389,41 triliun (35 persen)
2008: Rp 1.636,74 triliun (33 persen)
2009: Rp 1.590,66 triliun (28 persen)
2010: Rp 1.676,15 triliun (26 persen)
2011: Rp 1.803,49 triliun (25 persen)
2012: Rp 1.975,42 triliun (27,3 persen)
2013: Rp 2.371,39 triliun (28,7 persen)
2014: Rp 2.604,93 triliun (25,9 persen)
2015: Rp 3.098,64 triliun (26,8 persen)
2016: Rp 3.466,96 triliun (27,9 persen). tis




Editor : Tis-rls
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top