KUOK .RIAUMADANI. com – Senin 7 Agustus 2017, telah terjadi peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri diareal bekas ban" />
Selasa, 21 Juli 2026

Breaking News

  • DPD Waktu Indonesia Bangkit (WIB) Kabupaten Bengkalis Resmi Terbentuk   ●   
  • Arifudin Ahalik, "Jaga Aset Negara, FPAN Surati Dinas Perhubungan Provinsi Riau"   ●   
  • Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat   ●   
  • SMA N. 01.Sungai Apit Beri Penghargaan Kepada Dua Orang Siswanya yang Lolos mengikuti Paskibraka.  ini Harapan Kepsek   ●   
  • Usai Dugaan Gudang Solar Subsidi Terungkap, Pria Bernama Kasno Datangi Awak Media   ●   
Bunuh Diri
Warga Empat Balai Kuok Ditemukan Tewas Gantung Diri
Senin 07 Agustus 2017, 07:57 WIB
Korban bunuh diri Bujang Rahmad (LK 57), warga Kebuh Tengah Desa Empat Balai Kec. Kuok Kab. Kampar. 
 

KUOK. RIAUMADANI. com – Senin 7 Agustus 2017, telah terjadi peristiwa bunuh diri dengan cara gantung diri diareal bekas bangunan Sekolah Dasar yang berada di Rt 02 Rw 07 Desa Empat Balai Kec. Kuok Kab. Kampar.
 
Korban bunuh diri ini diketahui bernama Bujang Rahmad (LK 57), warga Kebuh Tengah Desa Empat Balai Kec. Kuok Kab. Kampar.
 
Korban pertamakali ditemukan gantung diri oleh istrinya Sakdiyah (PR 49) subuh tadi Senin (7/8/2017) sekira pukul 05.30 wib.
 
Berdasarkan keterangan istrinya bahwa selepas sholat subuh korban keluar dari rumah, setelah ditunggu beberapa lama korban tidak kunjung pulang, lalu istrinya mencari disekitar areal bangunan SD yang sudah tidak terpakai lagi yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.
 
Istrinya menemukan korban dalam keadaan tergantung pada bangunan kosong tersebut dalam kondisi sudah meninggal dunia, selanjutnya ia memberitahukan kepada warga sekitar dan selanjutnya bersama warga membuka tali yang mengikat leher korban dan menurunkannya lalu mengevakuasi korban ke rumahnya.
 
Petugas Kepolisian dari Polsek Bangkinang Barat yang tiba dilokasi melakukan olah TKP dan kemudian membawa korban ke Puskesmas Kuok untuk dimintakan Visum, pihak keluarga menolak dilakukan oitopsi dengan alasan akan segera menyelenggarakan jenazahnya, selanjutnya dibuatkan Berita Acara Penolakan Otopsi yang ditandatangani pihak keluarga.
 
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SiK.MH melalui Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Daren Maysar saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek
berdasarkan keterangan saksi-saksi diketahui bahwa korban kesehariannya dikenal pribadi yang pendiam, selain itu juga didapat informasi kalau korban mengalami gangguan psikis akibat sakit diabetesnya yang tak kunjung sembuh. zul




Editor : Tis-zul
Kategori : Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top