DPRD
SPANDUK DI KANTOR WALIKOTA - Sarjoko Alias Asun dituding meraup keuntungan proyek dari APBD Pekanbaru senilai Rp80 Miliar |
Yose Saputra: Ada indikasi Kolusi Walikota Pekanbaru dan LPM senilai Rp65 Miliar
Jumat 04 Agustus 2017, 06:45 WIB
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Anggota DPRD Kota Pakanbaru dari Fraksi Golkar, Yose Saputra menilai ada indikasi Kolusi anggaran senilai Rp65 Miliar untuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pekanbaru antara Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT dengan Sarjoko alias Asun sebagai Ketua LPM Pekanbaru.
"Ada nilai Rp65 miliar yang dikucurkan melalui APBD Pekanbaru untuk LPM. Sebelumnya tidak pernah ditetapkan seperti itu di 12 Kecamatan. Peruntukkannya jelas atau tidak. Ada apa dengan LPM. Apakah ada hubungan dengan sosok Wali Kota Firdaus atau Firdaus punya hutang," kata Yose, saat dikonfirmasi, Kamis (03/08/17) siang.
Ungkapan yang disampaikannya itu pasca merebaknya spanduk yang terbentang di kantor Wali Kota Pekanbaru, Rabu (02/08/17) tentang dugaan seluruh proyek APBD Pekanbaru yang diarahkan kepada Sarjoko alias Asun senilai Rp80 Miliar.
"Kalau itu (permainan proyek,red) benar terjadi kita harapkan aparat hukum seperti polisi dan kejaksaan mengusut anggaran yang dikucurkan melalui APBD Pekanbaru itu. Banyak proses kejanggalan dan penyimpangan," ucap politisi Partai Golkar ini.
Dia menyebutkan, beberapa perusahaan atau rekanan yang ada di Pemko Pekanbaru saat ini, diduga berkolusi dengan Pemko Pekanbaru dalam hal ini Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT. Tentunya kata Yose, proses ini dapat mengganggu tatanan dan kerugian pada masyarakat.
"APBD ini untuk kesejahteraan masyarakat Pekanbaru. Polisi dan Kejaksaan harus usut. Karena kasat mata ada dugaan pelanggaran karena ada usulan Pemko Pekanbaru dalam RKA untuk anggaran LPM Rp65 miliar," cetusnya.
Menurutnya, anggaran yang begitu besar dan bernilai fantastis itu, tidak masuk akal. Tidak sebanding dengan kuciran dengan organisasi yang ada di Pemko Pekanbaru seperti KNPI dan Karang Taruna Kota Pekanbaru.
"Anggaran LPM ini yang harus diselidiki dulu. Nanti semua terkuak dengan jelas. Ada korupsi antara LPM dan Wali Kota. Karena Ketua LPM bagian dari timses dari Wali Kota," tegasnya.
Terpisah, Ketua LPM Pekanbaru, Sarjoko alias Asun saat dikonfirmasi mengenai tudingan yang dialamatkan kepada dirinya itu tidak menjawab. SMS pun tak berbalas hingg berita ini diturunkan. [bam
"Ada nilai Rp65 miliar yang dikucurkan melalui APBD Pekanbaru untuk LPM. Sebelumnya tidak pernah ditetapkan seperti itu di 12 Kecamatan. Peruntukkannya jelas atau tidak. Ada apa dengan LPM. Apakah ada hubungan dengan sosok Wali Kota Firdaus atau Firdaus punya hutang," kata Yose, saat dikonfirmasi, Kamis (03/08/17) siang.
Ungkapan yang disampaikannya itu pasca merebaknya spanduk yang terbentang di kantor Wali Kota Pekanbaru, Rabu (02/08/17) tentang dugaan seluruh proyek APBD Pekanbaru yang diarahkan kepada Sarjoko alias Asun senilai Rp80 Miliar.
"Kalau itu (permainan proyek,red) benar terjadi kita harapkan aparat hukum seperti polisi dan kejaksaan mengusut anggaran yang dikucurkan melalui APBD Pekanbaru itu. Banyak proses kejanggalan dan penyimpangan," ucap politisi Partai Golkar ini.
Dia menyebutkan, beberapa perusahaan atau rekanan yang ada di Pemko Pekanbaru saat ini, diduga berkolusi dengan Pemko Pekanbaru dalam hal ini Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT. Tentunya kata Yose, proses ini dapat mengganggu tatanan dan kerugian pada masyarakat.
"APBD ini untuk kesejahteraan masyarakat Pekanbaru. Polisi dan Kejaksaan harus usut. Karena kasat mata ada dugaan pelanggaran karena ada usulan Pemko Pekanbaru dalam RKA untuk anggaran LPM Rp65 miliar," cetusnya.
Menurutnya, anggaran yang begitu besar dan bernilai fantastis itu, tidak masuk akal. Tidak sebanding dengan kuciran dengan organisasi yang ada di Pemko Pekanbaru seperti KNPI dan Karang Taruna Kota Pekanbaru.
"Anggaran LPM ini yang harus diselidiki dulu. Nanti semua terkuak dengan jelas. Ada korupsi antara LPM dan Wali Kota. Karena Ketua LPM bagian dari timses dari Wali Kota," tegasnya.
Terpisah, Ketua LPM Pekanbaru, Sarjoko alias Asun saat dikonfirmasi mengenai tudingan yang dialamatkan kepada dirinya itu tidak menjawab. SMS pun tak berbalas hingg berita ini diturunkan. [bam
| Editor | : | TIS |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan