Sertifikat Tanah dari Presiden
Kabupaten Bengkalis mendapat
500 sertifikat hak atas tanah program strategis nasional dari 6.000
sertifikat yang dibagikan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Riau,
Bengkalis Terima 500 Sertifikat Tanah dari Presiden Jokowi
Senin 24 Juli 2017, 03:22 WIB
Kabupaten Bengkalis mendapat
500 sertifikat hak atas tanah program strategis nasional dari 6.000
sertifikat yang dibagikan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Riau,
BENGKALIS. RIAUMADANI. com - Kabupaten Bengkalis mendapat 500 sertifikat hak atas tanah program strategis nasional dari 6.000 sertifikat yang dibagikan Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Riau, Minggu 23/7/2017
Penyerahan sertifikat diserahkan langsung Jokowi kepada perwakilan di 12 kabupaten di Riau. Serah terima secara simbolis itu dilakukan pada sebuah acara yang dipusatkan di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin berpesan agar sertifikat tersebut disimpan dengan baik dan di tempat yang aman.
Lalu, buat duplikasinya dengan cara difotokopi, sehingga jika yang asli rusak atau hilang, maka akan lebih mudah untuk mengurusnya ke Kantor Badan Pertanahan Nasional. Akan lebih mudah dicari arsipnya. Selanjutnya, dicek betul lokasinya. Begitu pula luas tanah dalam sertifikat itu.
Dan yang tidak kalah penting, imbuh Amril, sertifikat tersebut jangan dijadikan jaminan di bank untuk hal-hal yang tidak produktif. Seperti untuk membeli kendaraan dan sebagainya.
"Kalaupun harus "disekolahkan" (dijaminkan) di bank, harus untuk kegiatan yang produktif. Misalnya modal usaha. Kalau ambil pinjaman ke bank, misalnya dengan sertifikat dapat pinjaman Rp300 juta, jangan Rp200 juta buat beli mobil, tak boleh. Kalau tak bisa kembalikan, bisa susah dibuatnya," pesan Amril usai kegiatan penyerahan tersebut.
Amril juga mengingatkan warganya untuk mengkalkulasi terlebih dahulu dengan seksama antara meminjam ke bank dengan kesanggupan membayar angsurannya, sehingga sertifikat yang diberikan tidak hilang disita pihak bank karena tidak mampu bayar.
"Kalau ingin minjam uang di bank dengan menggunakan sertifikat sebagai jaminan, tolong dihitung betul-betul, dikalkulasikan dengan cermat agar nanti waktu mengangsurnya, cicilan setiap bulannya bisa dipenuhi. Kalau tidak, sertifikat disita bank," kata Amril.
Sementara berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, dari 5 juta sertifikat untuk seluruh Indonesia, Riau mendapat 140 ribu. Jumlah ini meningkat 15 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Adapun rincian daerah penerima 6.000 sertifikat yang diserahkan Presiden Joko Widodo itu adalah Kota Pekanbaru (500 sertifikat), Bengkalis (500), Indragiri Hulu (500), Indragiri Hilir (500) dan Kampar (500).
Kemudian, Dumai (400), Rokan Hulu (575), Rokan Hilir (350), Siak (800), Kuantan Singingi (400), Pelalawan (950) dan terkahir Kepulauan Meranti (25).(red)
Penyerahan sertifikat diserahkan langsung Jokowi kepada perwakilan di 12 kabupaten di Riau. Serah terima secara simbolis itu dilakukan pada sebuah acara yang dipusatkan di Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru.
Bupati Bengkalis Amril Mukminin berpesan agar sertifikat tersebut disimpan dengan baik dan di tempat yang aman.
Lalu, buat duplikasinya dengan cara difotokopi, sehingga jika yang asli rusak atau hilang, maka akan lebih mudah untuk mengurusnya ke Kantor Badan Pertanahan Nasional. Akan lebih mudah dicari arsipnya. Selanjutnya, dicek betul lokasinya. Begitu pula luas tanah dalam sertifikat itu.
Dan yang tidak kalah penting, imbuh Amril, sertifikat tersebut jangan dijadikan jaminan di bank untuk hal-hal yang tidak produktif. Seperti untuk membeli kendaraan dan sebagainya.
"Kalaupun harus "disekolahkan" (dijaminkan) di bank, harus untuk kegiatan yang produktif. Misalnya modal usaha. Kalau ambil pinjaman ke bank, misalnya dengan sertifikat dapat pinjaman Rp300 juta, jangan Rp200 juta buat beli mobil, tak boleh. Kalau tak bisa kembalikan, bisa susah dibuatnya," pesan Amril usai kegiatan penyerahan tersebut.
Amril juga mengingatkan warganya untuk mengkalkulasi terlebih dahulu dengan seksama antara meminjam ke bank dengan kesanggupan membayar angsurannya, sehingga sertifikat yang diberikan tidak hilang disita pihak bank karena tidak mampu bayar.
"Kalau ingin minjam uang di bank dengan menggunakan sertifikat sebagai jaminan, tolong dihitung betul-betul, dikalkulasikan dengan cermat agar nanti waktu mengangsurnya, cicilan setiap bulannya bisa dipenuhi. Kalau tidak, sertifikat disita bank," kata Amril.
Sementara berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, dari 5 juta sertifikat untuk seluruh Indonesia, Riau mendapat 140 ribu. Jumlah ini meningkat 15 kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Adapun rincian daerah penerima 6.000 sertifikat yang diserahkan Presiden Joko Widodo itu adalah Kota Pekanbaru (500 sertifikat), Bengkalis (500), Indragiri Hulu (500), Indragiri Hilir (500) dan Kampar (500).
Kemudian, Dumai (400), Rokan Hulu (575), Rokan Hilir (350), Siak (800), Kuantan Singingi (400), Pelalawan (950) dan terkahir Kepulauan Meranti (25).(red)
| Editor | : | TIS |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan