MUTASI PEJABAT PEMKO
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil,
Pejabat ASN Eselon III dan IV Pemko Pekanbaru cemas.
Kamis 13 Juli 2017, 14:57 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil,
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Isu pergantian pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemko Pekanbaru semakin santar berembus. Hal ini membuat beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN) cemas. Bahkan baru-baru Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta dua Kepala Bidang 'dinonjob' sementara oleh Walikota Pekanbaru, Firdaus MT.
Menangapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, mengatakan bahwa pembebas tugaskan ini dilakukan
Walikota atas permintaan mereka sendiri. Dimana yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri dan menyerahkannya langsung kepada walikota.
"Mereka sebetulnya mengundurkan diri. Bukan di-nonjob-kan. Jadi saat itu langsung berhadapan dengan walikota dengan alasan tidak sanggup melaksanakan tugas bidangnya. Sehingga Kabid yang di bawah dinaikkan menjadi Plt,"jelasnya, Kamis 13 Juli 2017.
Jamil juga membantah adanya tudingan yang mengatakan bahwa Walikota Pekanbaru, Firdaus MT memberhentikan sementara pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru karena adanya kepentingan.
"Jadi tidak benar adanya kepentingan didalam hal ini,"ujarnya.
Jamil juga menambahkan, mutasi yang akan dilakukan Walikota ini juga merupalan bentuk evaluasi kinerja bukan karena adanya kepentingan, tapi agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa bekerja secara maksimal.
"Pejabat itu juga harus menelaah apa yang diperintahkan pimpinan. Seperti salah satu contoh, investor datang ke Pekanbaru. Bagaimana bidang-bidang terkait itu bisa bekerja cepat," kata Jamil.
Menurut Jamil, dilakukannya mutasi ini juga merupakan penyegaran yang berkenaan dengan hasil evaluasi kinerja. Dimana untuk mempercepat pencapaian target walikota, maka diperlukan pegawai yang andal serta mumpuni di bidang yang dibawahi.
"Kalau pimpinan sudah instruksikan seperti itu, maka kita sebagai bawahan tentu harus patuh dan melaksanakannya,"tambahnya.
Ketika ditanya, dampak dari isu mutasi yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru ternyata sudah mulai tetlihat dengan penurunnya kinerja ASN? Jamil meminta kepada seluruh ASN untuk tetap bekerja dengan sepenuh hati dan tidak bermalas- malasan.
"Harusnya dengan adanya isu mutasi ini bisa menjadi tantangan bagi pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru untuk memperbaiki kinerjanya bukan mahal bermalas-malasan. Karena sampai saat ini pihaknya masih melakukan penilaian terhadap masing-masing OPD. Dengan kata lain belum ada nama pasti yang akan dipindahkan atau di-nonjobkan. Jika masih tetap malas, maka siap-siap saja tidak diberikan amanah lagi atau 'dipakai',"tegasnya. Riaupunya**
Menangapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil, mengatakan bahwa pembebas tugaskan ini dilakukan
Walikota atas permintaan mereka sendiri. Dimana yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri dan menyerahkannya langsung kepada walikota.
"Mereka sebetulnya mengundurkan diri. Bukan di-nonjob-kan. Jadi saat itu langsung berhadapan dengan walikota dengan alasan tidak sanggup melaksanakan tugas bidangnya. Sehingga Kabid yang di bawah dinaikkan menjadi Plt,"jelasnya, Kamis 13 Juli 2017.
Jamil juga membantah adanya tudingan yang mengatakan bahwa Walikota Pekanbaru, Firdaus MT memberhentikan sementara pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru karena adanya kepentingan.
"Jadi tidak benar adanya kepentingan didalam hal ini,"ujarnya.
Jamil juga menambahkan, mutasi yang akan dilakukan Walikota ini juga merupalan bentuk evaluasi kinerja bukan karena adanya kepentingan, tapi agar Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa bekerja secara maksimal.
"Pejabat itu juga harus menelaah apa yang diperintahkan pimpinan. Seperti salah satu contoh, investor datang ke Pekanbaru. Bagaimana bidang-bidang terkait itu bisa bekerja cepat," kata Jamil.
Menurut Jamil, dilakukannya mutasi ini juga merupakan penyegaran yang berkenaan dengan hasil evaluasi kinerja. Dimana untuk mempercepat pencapaian target walikota, maka diperlukan pegawai yang andal serta mumpuni di bidang yang dibawahi.
"Kalau pimpinan sudah instruksikan seperti itu, maka kita sebagai bawahan tentu harus patuh dan melaksanakannya,"tambahnya.
Ketika ditanya, dampak dari isu mutasi yang akan dilakukan Pemko Pekanbaru ternyata sudah mulai tetlihat dengan penurunnya kinerja ASN? Jamil meminta kepada seluruh ASN untuk tetap bekerja dengan sepenuh hati dan tidak bermalas- malasan.
"Harusnya dengan adanya isu mutasi ini bisa menjadi tantangan bagi pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru untuk memperbaiki kinerjanya bukan mahal bermalas-malasan. Karena sampai saat ini pihaknya masih melakukan penilaian terhadap masing-masing OPD. Dengan kata lain belum ada nama pasti yang akan dipindahkan atau di-nonjobkan. Jika masih tetap malas, maka siap-siap saja tidak diberikan amanah lagi atau 'dipakai',"tegasnya. Riaupunya**
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan