Mendikbud
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi pimpin apel pagi hari pertama kerja di Kantor Gubernur.
Mendikbud Pimin Apel Hari Pertama Kerja di Kantor Gubernur Riau
Senin 03 Juli 2017, 23:15 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi pimpin apel pagi hari pertama kerja di Kantor Gubernur.
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Efendi pimpin apel pagi hari pertama kerja di Kantor Gubernur. Senin (3/7/17).
Pada kesempatan ini, Mendikbud banyak menyampaikan hal-hal berkaitan dengan penguatan karakter pendidikan anak sekolah termasuk klarifikasi soal istilah full day.
Bahkan menteri meminta para guru di Riau tak ikut-ikutan menyebut istilah full day. Karena Kementerian Pendidikan hanya ada program penguatan karakter (PPK), yakni dengan memanfaatkan pusat tiga pendidikan, mulai dari keluarga, lingkungan dan sekolah.
Didalam PPK ini, istilahkan dengan manajmen berbasis sekolah. Dimana menurut menteri lagi, program tiga pusat pendidikan tersebut harus dilaksanakan secara optimal. Semuanya tak boleh berjalan sendiri-sendiri. Tapi harus sejalan dalam membentuk karakter anak.
"Jadi saya tegaskan, Kementerian Pendidikan tak punya program full day. Guru-guru di Riau juga diminta tak ikut-ikutan menyabut istilah full day," kata Mendikbud, Senin (3/7/17).
Diakui menteri, istilah full day memang salah satu cara pendidikan membangun karakter yang dilakukan sekolah swasta lainnya seperti ketarunaan dan pesanteran.
Sekolah harus membuka dengan lebar untuk menerima lingkungan termasuk keluarga. Karena itu, Kepsek haru. Bisa mengindentifikasi, di lingkungan maupun diluar untuk dijadikan sumber belajar.
"Anak-anak tak mesti belajar di sekolah, tapi di luar juga. Anak bisa diajakan ke perpusatakan, ke mesjid bahkan ibtidaiyah untuk mendorong si anak memiliki krakater yang kuat.
"Kita tak boleh lagi punya sekolah seragam di Indonesia, tapi diseuaikan dengan karakter daerahnya. Tapi diharapkan berlomba menjadi terbaik termasuk di Riau. Silahkan memberikan terbaik. Karena itu saya minta khususnya pemprov Riau menyesuaikan program yang dibuat Kementerian Pendidikan," ujar menteri lagi.
Hadir pada kesempatan ini, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, para asisten dan pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah provinsi.(MC Riau/mtr)
Pada kesempatan ini, Mendikbud banyak menyampaikan hal-hal berkaitan dengan penguatan karakter pendidikan anak sekolah termasuk klarifikasi soal istilah full day.
Bahkan menteri meminta para guru di Riau tak ikut-ikutan menyebut istilah full day. Karena Kementerian Pendidikan hanya ada program penguatan karakter (PPK), yakni dengan memanfaatkan pusat tiga pendidikan, mulai dari keluarga, lingkungan dan sekolah.
Didalam PPK ini, istilahkan dengan manajmen berbasis sekolah. Dimana menurut menteri lagi, program tiga pusat pendidikan tersebut harus dilaksanakan secara optimal. Semuanya tak boleh berjalan sendiri-sendiri. Tapi harus sejalan dalam membentuk karakter anak.
"Jadi saya tegaskan, Kementerian Pendidikan tak punya program full day. Guru-guru di Riau juga diminta tak ikut-ikutan menyabut istilah full day," kata Mendikbud, Senin (3/7/17).
Diakui menteri, istilah full day memang salah satu cara pendidikan membangun karakter yang dilakukan sekolah swasta lainnya seperti ketarunaan dan pesanteran.
Sekolah harus membuka dengan lebar untuk menerima lingkungan termasuk keluarga. Karena itu, Kepsek haru. Bisa mengindentifikasi, di lingkungan maupun diluar untuk dijadikan sumber belajar.
"Anak-anak tak mesti belajar di sekolah, tapi di luar juga. Anak bisa diajakan ke perpusatakan, ke mesjid bahkan ibtidaiyah untuk mendorong si anak memiliki krakater yang kuat.
"Kita tak boleh lagi punya sekolah seragam di Indonesia, tapi diseuaikan dengan karakter daerahnya. Tapi diharapkan berlomba menjadi terbaik termasuk di Riau. Silahkan memberikan terbaik. Karena itu saya minta khususnya pemprov Riau menyesuaikan program yang dibuat Kementerian Pendidikan," ujar menteri lagi.
Hadir pada kesempatan ini, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Ahmad Hijazi, para asisten dan pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah provinsi.(MC Riau/mtr)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham